Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
53. Flashback


__ADS_3

Dan jaringan yang tersalur dan terhubung ke anak markas di Sisilia berhenti.


"BERANI NYA MAXIMILAN MENYERANG MARKAS KU! " kesal Exie saat sambungan nya terputus dari anak markas nya yang ada di Sisilia.


"Max masih mengincar Anda nona, dia masih menginginkan Anda untuk menjadi Istri nya nona! " jawab B yang saat ini sambil menghubungi dan mencari bala bantuan dari markas utama.


"BERANI NYA DIA!!! APA HARUS AKU POTONG-POTONG DULU CACING NYA BARU DIA AKAN BERHENTI!! " teriak Exie yang teramat emosi dengan Maximilan.


Domek Maximilan adalah pimpinan dari kelompok mafia Domax di bagian Sisilia barat yang sangat terkenal namanya sangat kejam dan menghalalkan segala cara untuk memperoleh keinginan nya atau saat melakukan misi.


Banyak dari kelompok mafia takut dengan kekuatan bawah tanah dari Domax, karena kekuatan dan kekuasaan nya memang tidak bisa di ragukan lagi.


Akan tetapi Exie tidak berkeinginan menikah dengan raja mafia kejam, karena tidak ingin mengorbankan anak-anaknya dengan masuk ke kandang singa.


Ditambah lagi, Domax ada mafia yang menjual obat terlarang, barang terselubung dan perdagangan manusia ke Amerika, Eropa dan Asia. Koneksi nya tidak bisa di ragukan lagi.


Exie hanya mau bisnis bawah tanah nya yaitu senjata dan Exie tidak pernah menyalahi prosedur saat menjual senjata api. Koneksi dan kekuasaan Exie jangan di ragukan lagi karena lima tahun terkahir dia sudah berkecimpung di dunia hitam ini.


"Nona sadis sekali, kalau tidak punya cacing siapa yang akan meneruskan Domax? " jawab B dengan hati-hati sambil mencairkan suasana karena Exie saat ini benar-benar sedang marah.


"Lanjutkan kerjaan mu! " jawab Exie ketus dan kembali ke kursi nya untuk melanjutkan pekerjaan menemukan titik temu di kejadian lima tahun lalu yang menjadi alasan Exie masuk ke dunia hitam ini.


"Dia bersama perempuan nona di hotel itu! " kata B sambil menunjukkan CCTV Lift yang sedang naik ke atas dan menampilkan Alex dengan Bella yang tengah melakukan perang bibir dengan e r o t i s.


"Rubah buruk rupa ini rupanya main gila dengan asisten pribadi Edward. Langsung ke apartemen di unit bawah apartemen ku. Pasti ada CCTV di sana! " kata Exie memberi perintah pada B.


Exie meruntut semua kejadian dari kejadian lalu, agar menemukan kebenaran dari tanda tanya di kepala nya. Sudah lima tahun lamanya bertanya-tanya kenapa Edward melakukan hal itu.


Tapi melihat kejadian kemarin Exie semakin tidak percaya jika Edward yang berusaha membunuh nya dan putra putri nya lima tahun lalu.


Masih sangat jelas di pikiran nya jika saat itu, Exie yang tengah hamil tua dengan perut yang sangat besar karena membawa tiga nyawa sekaligus harus pergi dari Sisilia menuju Roma. Sebenarnya Exie sering bolak-balik Roma Sisilia karena setiap satu bulan harus menyerahkan desain di sebuah perusahaan ternama di Roma, karena Exie dan Mrs Schiller ingin melihat pasar desain saat itu.


Namun setelah tiga bulan sudah Exie tidak melakukan itu karena sudah pamitan untuk cuti melahirkan. Jadi, Exie dan mrs Schiller ke Roma untuk persalinan bayi yang ada di perut Exie yang tentu rumah sakit lebih lengkap dan lebih terjamin keselamatan Exie dan anak-anaknya.


karena semua dokter menyarankan operasi karena takut ibunya atau Exie tidak kuat m e n g e j a n sampai ketiga bayi nya lahir. Sehingga mrs Schiller sudah booking operasi di sana.


Namun naas, mobil mereka di hadang di tengah jalan yang sebelah kanan nya pembatas laut dan sebelah kiri nya hutan. Jalanan dari Sisilia menuju Roma memang hutan belantara.


Exie yang saat itu hanya berdua dengan mrs Schiller sangat takut dan terkejut. Kemudian mrs Schiller mengeluarkan dia pistol kecil tapi sangat berat saat itu menurut Exie.


"Simpan untuk menjaga dirimu, aku sudah menghubungi para anak buah ku di markas. Kamu harus selamat Ex, ingat anak-anakmu, ibu titip alika ya Ex. Ibu percayakan Alika pada mu! " kata mrs Schiller saat itu dan kemudian keluar dari pintu mobil menangani mobil yang menghadang mereka.

__ADS_1


Dan Exie begitu terkejut saat melihat Alex keluar bersama antek antek nya yaitu 2 orang berbadan besar dengan jas hitam di tubuh nya.


Adh jotos antara mrs Schiller dengan Alex dan antek antek nya berjalan sangat menegangkan karena mrs Schiller yang sangat lihat dalam menangkis pukulan.


Kemudian Alex Berjalan menuju mobil saat dia orang itu sedang baku hantam dengan mrs Schiller. Exie yang saat itu panik dia pun membuka pintu yang bersebrangan dengan Alex. Exie bertujuan menutupi perut buncit nya itu.


"Nyonyaku yang lama hilang, tuan ku menginginkan bayi nya dan anda ke neraka sekarang juga, apa anda bersedia? " kata Alex membuat bulu kudu Exie yang saat itu masih terlalu naif dan polos merinding.


"Apa mau mu Alex, pergi dari sini! " teriak Exie yang saat itu tiba-tiba perut nya sangat sakit, entah karena kontraksi atau karena saat ini Exie tengah stress dengan keadaan yang terjepit.


Exie menodongkan pistol nya ke arah Alex dan mulai berjalan mundur hingga Exie melihat beberapa mobil datang yang dia yakini adalah anak buat mrs Schiller.


Kemudian orang-orang itu turun dan mulai membantu mrs Schiller, dan karena Exie terlalu senang karena datang bantuan, Exie lengah dan membiarkan dirinya tertangkap oleh Alex.


"MATI KAMU! " teriah Alex di telinga Exie yang sudah dikunci lehernya dengan siku nya Ale.


"AAAA, gak mau. LEPASKAN ALEX! " teriak Exie sambil kesakitan menahan perut nya karena sakit dan tanpa sadar paha Exie sudah penuh cairan merah dan bening.


"Aku akan melepaskan nyonya di neraka habis ini!" jawab Alex sambil mengencangkan cengkeraman nya.


Mrs Schiller kemudian dengan tiba-tiba menarik Exie saat Alex lengah memasukkan ponsel nya, dan detik berikut nya.


DOORR


Sedangkan Exie yang berada di belakang mrs Schiller, terpental ke belakang akibat tembakan yang menembus jantung mrs Schiller.


Exie pun terseret di aspal saat bokongnya mendarat.


"Aaaaaaaa. Sakit! " teriak Exie yang merasakan sakit liat biasa di perutnya hingga Exie.


Pada anak buah mrs langsung membekuk Alex dan antek antek nya di bawa ke markas, sedang sebagian nya membawa Mrs Schiller dan satu lagi membawa Exie menuju rumah sakit terdekat yang jaraknya sekitar 3 jam untuk keluar dari tengah hutan ini, atau markas sekitar 5 menit tapi anak buah nya mrs Schiller tidak merani mengambil resiko.


Hati Exie hancur melihat ekspresi terkahir mrs Schiller dan juga sakit perut nya yang luar biasa membuat dia berteriak-teriak di dalam mobil seorang diri tanpa siapapun selain supir yang hanya fokus menyetir keluar dari kawasan hutan ini.


"Aaaaaaaa sakit pak, cepetan!!!! Aaaaaaaa" teriak Exie sambil berpegangan pada penyangga jog dan membiarkan p a h a nya terbuka lebar.


Exie yang tidak pernah melakukan kelas yoga, yang tidak pernah senam hamil dengan suami, yang selama ini hanya menggambar desain pun bermodalkan naluri diri sendiri membuka c e l a n a d a l a m dengan susah payah seorang diri dengan menahan sakit yang teramat sangat.


"Aaaaaaaa!!!!! Sakit!! Aaaaaaaaaa! " teriak Exie sambil mengejan karena sakit yang mendera perut nya luar biasa.


"Sayang, bantu mamah nak. Aaaaaaa. Edward aku akan membalas mu!!!!! " teriak Exie lagi. Rasa sakit luar biasanya yang dirasakan saat ini berkali lipat karena hatinya juga terluka akibat kenyataan yang ternyata Edward tahu kehamilan nya dan menyuruh Alex melenyapkan dirinya beserta benih nya.

__ADS_1


"Aaaaaaaaaa!!!!!!! hosh hosh hosh Aaaaaaaaa!! " terak Exie sambil m e n g e j a n.


"Pak, arahkan kaca nya ke atas. Jangan menoleh ahh. Aaaaa! " ucap Exie dengan lirih pada supir yang gatau siapa namanya itu.


"Baik bu! " jawab supir itu mengarahkan kaca ke atas dan juga bertekad mengendarai mobil dengan serius dan cepat agar segera sampai.


"Aaaaaaaaaa! " teriak Exie lagi mengangkat kaki nya ke atas jog dan membuka p a h a nya lebar karena merasakan akan ada yang keluar.


"Aaaaaaaaaaaaaa!!!!! Egggggggggggg! " teriak Exie menggelegar sambil m e n g e r a n g karena merasakan sesuatu keluar dari inti tubuh nya dan Exie menangkap menarik bayi itu ke pelukan nya.


oek oek oek


"Hosh hosh hosh, sayang ini mamah nak. hosh hosh hosh! " ucap Exie lemah dengan memeluk bayi laki laki yang keluar.


Dan Exie menaruh bayi laki-laki nya di sebelah karena merasakan sakit lagi di perut nya dan Exie kembali mengejan berjuang seorang diri untuk mengeluarkan bayi nya ke dunia ini.


Teriakan bersahutan dengan suara baby yang sudah di jog memenuhi mobil itu. dua baby Exie sudah keluar dan baby ketiga pun dimulai lagi.


Hingga saat mobil itu sampai di rumah sakit, Ketiga baby Exie sudah terlahir dan di peluk semua oleh Exie dengan keadaan Exie yang sudah terpejam dan ketiga bayi itu menangis.


Exie kemudian langsung mendapat kan tindakan pasca melahirkan dan pembersihan rahim nya juga bayi-bayi nya yang keriput karena dingin tidak di balut kain apapun oleh Exie.


Setelah penanganan selesai, Exie tidak sadarkan diri selama dua hari dan saat dia bangun dia melihat putra pertama nya sangat mirip dengan Edward, benar-benar mirip seperti pinang di belah dua.


Exie hampir saja membunuh Ernest kecil karena sangat mirip dengan daddy nya, beberapa kali justru berusaha membunuh dan sadar dengan sendiri nya karena Exie mengalami baby blues pasca melahirkan yang luar biasa tidak akan pernah terlupakan.


#Flasback Off


"AKU AKAN MEMBALAS DENDAM INI! "


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya

__ADS_1


adudududu kasihan nya Exie🄺


__ADS_2