Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
91. Pergii


__ADS_3

"Ethan pasti belum memaafkan ku. " kata Edward lirih.


"Ethan pasti akan memaafkanmu, Ethan itu sebenarnya berhati lembut. " jawab Exie menyemangati Edward.


"Aku melakukan kesalahan besar, enam tahun lalu masih sangat jelas bagaimana Ethan sangat kecewa terhadapku. " jawab Edward.


"Maka berjuanglah untuk mendapatkan maaf, atau aku akan di ambil oleh Ethan. " kata Exie menggoda Edward agar tidak sedih.


"Enak saja, sampai mati aku akan memperjuangkan istri ku." jawab Edward dengan tegas dan tajam.


"Hahaha, ini baru Edward. " kekeh Exie yang melihat Edward terpancing.


"Kamu berani ya ternyata? " goda Edward..


"Hahaha tentu, kembalikan semua pada tempatnya seperti semua Ed. Setelah itu kita kembali dan urus Max, agar kita bisa hidup tenang dan bahagia setelah ini. " kekeh Exie kemudian berkata serius pada Edward.


"Iya, aku akan berjuang mengembalikan semua pada tempat nya seperti sebelum aku acak-acak. Untuk urusan Max, kamu tenang saja setelah hukuman kamar merah aku menyerahkan Max ke kantor polisi dan sekarang mendekam di sana. Aku yakinkan dia akan sadar atau mati di penjara, karena aku sudah membayar orang-orang di dalam penjara." jawab Edward.


"Kamu sadis sekali," canda Exie.


"Itu sudah sepantasnya Ex, Klan DoMax dan klan gagal hitam sudah musnah, Max akan mati. Alex juga akan mati di pulau itu. Tapi, " kata Edward terjeda.


"Kenapa? " tanya Exie.

__ADS_1


"Bagaimana dengan Rafa? apa kita akan membiarkan Rafa juga tiada. " kata Edward.


"Aku yakin, qmereka tidak akan mati di hutan itu. Aku berharap mereka menikah dan bahagia di sana, jika sudah sadar biarkan mereka hidup dengan normal lagi. " kata Exie.


"Aku tidak yakin mereka berubah, sayang. " kata Edward.


"Maka, biarkan mereka lebih lama di pulau itu. " jawab Exie menutup pembicaraan karena mereka sudah sampai di kediaman Ethan.


Mereka berdua pun keluar dari mobil dan bergandengan untuk masuk ke dalam rumah menemui kakak satu-satunya yang Exie miliki.


"Non lama sekali tidak bertemu, Den Ethan nya gak ada di rumah. " kata maid yang memang dari awal merawat keluarga itu.


"Baik, kak Sahira nya ada? " tanya Exie sambil memeluk maid nya itu.


"Ada Non, Non Sahira di belakang sedang bermain dengan aden kecil. " jawab maid itu.


Exie sebenarnya juga aneh masuk ke dalam mansion ini lagi setelah sekian tahun tidak pernah berkunjung. Kerinduan dan juga kenangan mulai memenuhi hati nya.


"Kak Sahira, hello boy. " sapa Exie mendekati kakak dan juga keponakannya itu yang tengah duduk di gazebo sebelah kolam renang.


"Loh, kamu akhirnya mau pulang dek. Apa kabar muu! " kata Sahira sambil buru-buru berdiri dan memeluk erat adik ipar tersayang nya itu.


"Iya kak, kakak sehat? " kata Exie mulai bergetar karena merasakan kakak ipar nya bergetar di pelukan nya.

__ADS_1


"Hiks, Kakak kaget sekali Ex. Hiks... kakak senang sekali. Tinggallah bersama kami disini," kata Sahira sambil memeluk erat adik tersayang nya yang malang itu.


"Aku datang ingin meminta restu kembali pada Ethan dan kakak. Aku akan tetap tinggal bersama suami ku kak. " jawab Exie pelan yang mampu membuat Sahira terkejut dan melepas pelukan nya.


Sahira menatap intens Exie sambil memegang kedua pipi nya untuk memastikan ucapan yang keluar dari bibir adik iparnya itu.


"Kamu yakin? untuk semua yang sudah terjadi? apa kamu sudah sangat yakin dek? " kata Sahira sambil beberapa kali melirik ke arah Edward.


Exie hanya mengangguk menjawab semua pertanyaan kakak iparnya itu.


"Duduk lah dulu, tunggu kakak mu pulang. Aku yakin Ethan akan berat memberi restu lagi, berjuanglah kalau begitu. Kakak cuma mau Ex bahagia. " kata Sahira kemudian menuntun Exie duduk dan dia bergegas menelpon suami nya agar segera pulang.


Ethan yang mengetahui adik satu-satunya telah pulang pun segera pulang untuk menyambut sang adik.


Namun setelah beberapa saat Ethan sampai ke mansion, Ethan melihat ada sosok laki-laki yang sangat tidak ingin dia temui.


"NGAPAIN KAMU DISINI? PERGI!!! "


.


.


.

__ADS_1


.


Happy reading semuanya


__ADS_2