Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
45. Modal Sperma


__ADS_3

"Maafkan Exie karena tidak bisa menepati janji nya pada mom, Exie tenyata tidak sekuat itu mom. Tapi aku bukan Exie Flyta Draniela itu mom, Exie yang mom cari sudah meninggal dunia enam tahun lalu! " kata Exie pada Felis.


"Sayang, mom tau kamu sakit dan kecewa. Mom juga tidak memaksamu kembali. Mom hanya merindukan anak mom! " kata Felis penuh derai air mata karena perkataan tajam Exie, Felis bisa merasakan kecewa dan sakit tiada tara. Felis memeluk kembali Exie dalam pelukan nya.


Edward dan Erza mendekat. Edward duduk di sebelah mom nya bertumpu pada dengkul nya.


"Maafkan aku Ex, maaf! " lirih Edward tak tau akan berkata apa. Susunan kata dan pidato panjang kali lebar yang dia siapkan saat bertemu Exie hilang seketika. Hanya 4 kata itu yang keluar dari mulut nya. lidah nya seakan kelu.


Exie diam seribu bahasa, Exie tidak merespon apapun hanya melirik ke arak anak anak nya. Fokus Exie saat ini adalah seluruh jagoaan dan princess princess nya.


"Aku bersalah padamu, maafkan aku. Aku brengsek Ex, aku aku aku bajingan! " ucap Edward dengan ekspresi yang tidak bisa di jelaskan karena Exie tan kunjung menjawab. Sedang dada nya sangat sakit melihat penolakan Exie juga mata Exie yang Edward lihat melirik laki-laki di ujung sana.


"Anda tidak bersalah tuan, saya yang pergi dan saya yang sadar diri! " jawab Exie dengan ekspresi dingin nya. Mendengar kalimat formal Exie, jantung Edward seperti di remas tangan raksasa. Mungkin tangan Rahwana yang mencuri dewi shinta.


"Ex, maafkan aku. Aku bersalah karena aku termakan hasutan Bella, aku menyesal. Aku mencari mu selama 6 tahun terakhir ini. Aku mencari mu ke mana-mana! " kata Edward menggebu-gebu karena sesak dada nya akibat ucapan formal Exie padanya, dada nya bergemuruh.


"Apa karena virgin yang anda kejar? hahhaa wah sayang nya saya sudah tidak virgin lagi, tuan! " sarkas Exie tanpa tedeng aling aling dengan tawa yang seolah mengejek.


"Mom ayo biarkan mereka menyelesaikan urusan mereka dahulu! " tarik Erza dan Felis mengikuti Erza kembali ke Rafa sambil memandang menantu tersayang nya itu.


Exie pun berdiri dan Edward berdiri.


"Aku mencari mu karena kamu istri ku Ex, aku menyadari seluruh kesalahan ku, dan Aku ingin menebus nya! " kata Edward meyakinkan.


"Dengan apa?" kata Exie tajam sambil berbalik.


"Dengan seluruh hidup ku, Aku sudah tidak bermain main dengan Bella atau wanita lain semenjak kamu pergi Ex! " kata Edward.


"Saya tidak butuh seluruh hidup Anda! maka jangan berusaha menebus nya. Karena saya bukan Exie yang dulu dan saya sudah bahagia dengan kehidupan saya! " kata Exie sengit dan menoleh kembali pada Exie setelah bisa menetral kan emosi nya.

__ADS_1


"Tidak! kamu masih tetap istri ku. Kita belum bercerai! tak apa kamu memiliki laki laki lain, tinggalkan dia dan kembali padaku. Aku akan memaklumi dan kita impas!" kata Edward sedikit memohon pada Exie.


"Sayang nya aku tidak bisa meninggalkan ayah dari anak anak ku, maka tinggalkan wanita jala*ng ini. Aku sudah membuka paha ku untuk siapapun saat ini, mendesa*h di bawah banyak laki laki. Ahh nikmat nya ternyata. Pantas kamu suka melakukan nya! " sarkas Exie pada Edward.


Edward langsung membawa Exie dalam pelukan nya, Exie berontak sekuat tenaga nya dan Edward terus memeluk erat.


"Lepas, atau aku akan teriak Ed! " pekik tertahan Exie karena tak bisa melepaskan diri dari Exie.


"Gak, gak. Kamu istri ku seorang. Kita akan bahagia dengan rumah tangga kita. Aku tau Ernest dan Ernis putra putri kita kan. Gak Ex, kamu hanya milik ku, jangan bicara omong kosong lagi! " racau Edward karena dada nya semakin sakit mendengar sarkas Exie.


"Putra putri kita? " kaget Exie mendengar kata yang keluar dari mulut Edward. Walau sudah Exie duga siapapun akan tau jika Edward ayah nya karena mereka kembar beda usia.


"Yah, jangan omong kosong lagi. Siapapun tau kalau mereka pasti putra putri kita! " kata Edward tetap tidak melepaskan Exie.


Exie mendorong sekuat tenaga agar bisa lepas, meronta dan akhirnya terlepas.


"Kau mau menyangkal nya, saat wajahnya begitu mirip dengan ku! " kata Edward tidak terima karena tidak di akui.


"MODAL SPER*MA SAJA! BERANI MENGAKUI ANAK MU! TAK TAU MALU! " teriak Exie dengan dada naik turun. Bayang -bayang enam tahun lalu kembali hadir, bayang- bayang yang setengah mati ingin dia lupakan seumur hidupnya. Bayang-bayang yang membuatnya gelap mata hingga hampir membunuh Ernest saat bayi.


"Bagaimana pun mereka putra putri ku Ex, keturunan Robinson. Mereka lahir di dalam pernikahan yang sah. Kamu yang pergi sehingga aku tidak bisa menguruskan dan mendampingi tumbuh kembang nya! " jawab Edward dengan hati-hati karena Edward tak pernah melihat Exie begitu meledak seperti saat ini, mata nya merah, raut muka nya menunjukkan kemarahan yang sempurna.


"Jangan gila Ed, kamu yang ingin aku pergi bukan? dan aku mengabulkan nya! " kata Exie


"Aku tidak menginginkan kamu pergi, aku menyusur Indonesia Italia seluruh penjuru nya mencari mu, mencari istri ku yang pergi dan ternyata membawa benih ku! " sarkas Edward.


"Hahahahaha, pandai nya kamu memutar balikkan fakta nya Ed. Seolah aku yang kabur membawa anak mu!" tawa miris Exie membuat jantung Edward tak karuan, bisa Edward rasakan kesedihan di balik tawa itu.


"Aku mati-matian mencari istri dan anak ku, sedangkan istriku sibuk membuat bayi haram dengan pria lain! " sarkas Edward yang emosi melihat pria di ujung sana menggendong Ernis, yang sudah Edward pastikan jika dia adalah putri raja milik nya.

__ADS_1


"TUTUP MULUT MU ED, tidak ada bayi haram di dunia. Hanya perilaku orang tua nya yang salah. Yah aku pun sampai tidak tau siapa ayah anak itu. Saling banyak nya yang memasuki ku! Ahh bentuk mereka sangat bermacam dan sexy sekali! " teriak Exie karena tidak terima menghina bayi nya, dan Exie melanjutkan dengan memancing harga diri Edward. Exie sangat geram dengan semua penghinaan Edward terhadap nya.


"Stop Ex! "


"Ahh memang sangat nikmat, jauh lebih nikmat karena aku pasrah menyerahkan diri untuk di puaskan! "


"Jangan lanjutkan lagi Ex! " desis Edward.


"Ahhh, aku jadi rindu dengan bruno ku! " lanjut Exie.


"KAU HANYA ISTRI KU, DAN HANYA BOLEH MEMUJA MILIKKU. KAMU ISTRI KU BUKAN JALA*NG EX. STOP!! "


.


.


.


.


Happy reading semua nya.


maaf ya, tidak ada adegan nangis nangis di sini.


malah yang ada berantem🤣


Terima kasih sudah sangat setia dengan Edward dan Exie.


stay tune ya☺

__ADS_1


__ADS_2