Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
65. Black King


__ADS_3

"Oke, mari kita lihat sampai dimana kemampuan daddy kalian! " jawab Exie sambil tersenyum penuh hari dan juga senang.


Kemudian Ernest hanya tersenyum senang melihat senyum dan kegelisahan hati ayma nya hilang.


"Ayo, tidur sebelah Ernest ma! " ajar Ernest sambil mendusel ke arah adik nya agar Exie bisa ikut tidur di kasir pasien yang super besar itu.


Exie pun mengikuti keinginan putra nya dan memeluk ketiga anak nya dalam satu tangan. Exie pun memejamkan mata dan menyusul mereka bertiga tidur.


...***,,, ***...


Sedangkan di markas klan Macan kumbang Edward tengah meretas sistem keamanan nya Domax dan juga klan Gagak hitam.


Setahu Edward Klan Domax dan juga klan Gagak hitam bermusuhan selama ini, jadi sangat mencurigakan jika klan Gagak hitam menyelamatkan Max.


Edward sedang memutar otak dan seluruh kemampuan nya menyerang sistem pertahanan klan Gagak hitam sambil meminta para anak buah nya untuk melakukan penghormatan terakhir untuk para rekan mereka yang kehilangan nyawa pada malam ini.


Edward tidak mengira jika urusan nya dengan Max akan serumit ini, sampai harus melibatkan klan Gagak hitam yang sama di perdagangan manusia dan juga miras.


Edward tidak tahu jika selama ini, Max melakukan perdagangan manusia dan juga narkoba. Setahu Edward, Max melakukan perdagangan senjata maka dari itu selalu mengincar queen dari klan Singa betina.


Edward hanya fokus meretas untuk mengetahui titik dan juga informasi yang bisa mengetahui keberadaan Max, karena jika Max berhasil kabur dan sehat berarti nyata ketiga putra-putri dan juga istri nya dalam bahaya yang besar.


Keinginan dan h a s r at yang dari awal ada di mata Max berubah menjadi dendam karena kejadian barusan.


Setelah sekitar 3 jam, waktu sudah menunjukkan pukul 04.00 dini hari Edward bisa meretas keamanan Max dan mendapati beberapa riwayat, data dan juga berkas.


"B A J I N G A N!!! KAU BRENGSEK MAX. AKAN KUTEMUKAN DAN KU HANCURKAN BERKEPING-KEPING TUBUH MU SAMPAI KAU MEMOHON UNTUK MATI!! " teriak Edward penuh emosi yang membara. Edward sampai membanting gelas kopi yang bisa dia jangkau.


"Bos." kata para anak buah nya setelah mendengar teriak an Edward dengan mata dan muka yang merah padam.


"Gagak hitam terlihat dan aku berhasil membobol nya, segera cari titik lokasi dan perhatikan pergerakan nya mulai dari hari ini. Sekarang mereka tidak mungkin bertindak karena Max terluka cukup parah. Fokus ke tempat atau markas paling dekat dengan sini dan Serbu besok setelah tau kelemahan dan titik lokasi asli nya. " titah Edward.


Edward kembali memutar kursi nya ke depan komputer nya dan mulai membobol yang lain nya.


"Apa yang bos temukan? " tanya Xion mendekat dan pelan.

__ADS_1


"Lihatlah, dokumen yang di tanda tangani tiga minggu yang lalu ini. Bangsat! " pekik Edward masih dengan emosi yang naik turun. Xion pun mengikuti arahan Edward dan membaca berkas itu.


"B A J I N G A N!! Biadab. " pekik Xion ikut tersulut membaca surat perjanjian itu.


"Bagaimana bisa dua klan besar merencanakan tindakan kotor dan menyerang satu klan dengan pemimpin perempuan. " lanjut Xion dengan menggebu-gebu.


Bagaimana Edward dan Xion tidak marah, jika isi perjanjian itu adalah upaya penculikan putra-putri pemimpin klan Singa yang tidak lain adalah Exie untuk memancing dan mendapatkan Exie.


Mereka akan melepaskan anak-anak dan Rada setelah Exie masuk ke dalam dekapan mereka. Klan Gagak di pimpin oleh Black king yang notabene melakukan perdagangan manusia akan mengambil Exie sebagai budak S e x nya dan akan di r u d a l p a k s a nantinya oleh black king sepuasnya dalam kurun waktu kurang dari 10 hari setelahnya akan di serahkan sebagai budak s e x milik Max. Dan klan Singa akan jatuh ke tangan mereka berdua dengan pembagian 60% Black king dan 40% Max karena mendapatkan Queen sepenuhnya.


Akan tetapi Gagak hitam harus merecovery segala kerusakan dan membantu segala usaha melumpuhkan queen dengan seluruh orang nya.


"Bagaimana dua hewan ini berfikir akan m e r u d a l p a k s a istri dari King Cobra." geram Xion pada dua pemimpin klan yang besar di Italia itu.


"Mereka akan menerima balasan atas ini, dan aku pastikan mereka yang akan di r u d a l p a k s a oleh para tante girang yang tidak pernah mereka bayangkan. " kata Edward penuh dengan aura iblis yang mencekam.


"Saya yang akan melanjutkan nya jika Bos gugur di tkp nanti, jadi tenanglah bos! " jawab Xion.


"Kau berdoa aku mati! " pekik Edward kesal dengan ucapan tangan kanan nya itu.


"Bedebah! pergi kau! " teriak Edward mengusir Xion karena ke sablengannya sudah mulai kambuh. Dan itu hanya akan membuat Edward pusing otak dan gila menghadapi Xion.


"Baik bos. " jawab Xion kemudian pergi.


Edward melanjutkan peretasan nya sambil menelpon anak buah nya untuk mempererat penjagaan terhadap Exie.


Dan juga Edward menelpon daddy nya.


"Daddy! " kata Edward saat panggil baru saja terhubung.


"Ya! " jawab Erza setengah sadar karena memang baru saja tertidur setelah pulang dari rumah sakit dan bertempur sebentar dengan Felis.


"Daddy, bangun dulu. Ini urusan nyawa anak menantu dan cucu-cucumu! " kata Edward pelan.


"Ha? Ada apa? " kata Erza langsung terduduk membuat Felis yang tengah terlelap ikut bangun.

__ADS_1


"Ada apa dad? " terdengar suara pelan Felis di ujung telpon sama oleh Edward. Erza hanya memberi isyarat untuk diam karena Erza penasaran apa yang terjadi kenapa urusan nyawa.


"Klan Gagak hitam sudah pindah tangan ya dad? " tanya Edward.


"Hmm, seperti itu. Kenapa? " tanya Erza.


"Apa dia tua? apa dia kejam? ceritakan tentang Black King pada ku dad. " kata Edward penasaran juga.


"Black king seperti psikopat, kata black kingdom yang dulu sebelum meninggal, katanya anak nya suka membunuh anjing dan merobek-robek kulit nya dengan pulpen sehingga terkoyak begitu saat masih kecil. Kemudian dia h i p e r s e x saat remaja, suka menyakiti wanita yang di pakai nya, dan melakukan itu semua di depan para anak buah nya, karena suka dilihat orang saat melakukan hal keji itu. Ayah nya ingin mengurungnya atau bahkan melenyapkan nya tapi tidak memiliki pewaris lain Ed. Berhati-hatilah jangan berurusan kerja sama dengan klan Gagak Hitam! " jawab Erza menjelaskan dengan rinci pada anak nya.


"Aku sudah terlanjur berurusan dengan dia dad. " jawab Edward dengan suara pelan.


"Sejak kapan? kok bisa? bukankah daddy sudah pernah memperingati?" pekik Erza karena mendengar suara pelan putra nya yang menandakan masalahnya cukup berat.


"Sejak malam ini, dan sampai Black king kehilangan nyawa nya di tangan ku."


.


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya


Kalian masih antusias gak sih sama cerita receh, remahan peyek ini?


Tinggalkan jejak dong.


Kalau like dan komen kalian sampai di angka 10 besok mak othor akan crazy up buat kalian.

__ADS_1


Stay tune yok


__ADS_2