Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
94. Duar


__ADS_3

"Maka kamu mendapatkan itu! " kata Ethan singkat.


"Maksud kakak? " kata Edward dan Exie bersamaan karena terkejut dengan ucapan Ethan.


"Kakak tidak menyukai laki-laki ini, tapi melihat betapa hancur nya kamu dulu di Sisilia, dan sekarang bahagia kakak lebih memilih kebahagiaan kamu. " jawab Ethan memandang wajah Exie intens.


"Dan kamu! jika kembali lagi kau sakiti adikku maka tak akan pernah ada maaf dan kesempatan lagi Edward. Camkan baik-baik itu. " ucap Ethan dengan tegas dan penuh penekanan.


"Iya kak, aku berjanji tidak akan lagi mengecewakan mu dan juga Exie. " jawab Edward senang dan langsung memeluk Exie erat-erat.


Exie yang sama senangnya pun membalas pelukan Edward tidak kalah erat nya.


"Ehmmm... sebaiknya kalian lanjutkan di kamar saja. Menodai mata ku! " ketus Ethan yang sebenar belum sepenuhnya ikhlas akan keputusan nya sendiri.


"Hehe, baik kak. " jawab Edward kemudian berdiri dan membawa Exie menuju kamar nya.


Malam itu suasana hati Edward dan juga Exie sangat berbunga karena semua masalah sudah teratasi dan mendapat restu dari semua yang dulu berantakan.


Tinggal meminta restu pada mommy dan daddy Edward, yang sudah pasti akan di restui. Sehingga malam ini mereka sangat-sangat senang.


Edward tidak pernah menanggalkan senyuman di wajah nya, hingga suara panggilan telpon mengejutkan Edward dan Exie dan masih saling berpelukan itu.


"Siapa? " tanya Exie.


"Mommy." jawab Edward sambil melihat ponsel nya dan Kemudian Edward mengangkat panggilan telpon.


"Hallo mom. " jawab Edward.

__ADS_1


"Ka-kamu dimana? katanya akan menjemput anak-anak." jawab Felis seperti tergesa-gesa.


"Iya aku di Washington mom, ada apa? " tanya Edward.


"Ke rumah sakit tempat daddy biasa di rawat, jantung daddy mu kambuh nak, mommy tidak bisa sambil menjaga triplets. " jawab Felis.


"Oke mom, aku berangkat sekarang. " jawab Edward kemudian mematikan ponsel nya.


"Kenapa? " tanya Exie.


"Daddy di rumah sakit, mommy ingin aku menjemput triplet karena mommy mengurus daddy. Ayo! " kata Edward.


"Daddy tidak apa apa? " tanya Exie langsung khawatir.


"Tidak, pasti hanya butuh istirahat seperti biasa. Daddy sudah biasa masuk rumah sakit sayang. " jawab Edward santai.


Mereka berdua memasuki mobil dan Edward mulai menjalankan mobil nya menuju rumah sakit dengan kecepatan sedang.


"Kenapa pelan sekali? " kata Exie tidak sabaran karena dirinya khawatir dan entah kenapa perasaan nya tidak karuan saat ini.


"Keselamatan kita yang utama sayang, tidak akan ada apa-apa. Tenanglah. " jawab Edward.


"Perasaan ku tidak enak. " jawab Exie lirih.


"Hanya perasaanmu saja, kita harus tetap bertahan demi anak-anak. Kamu harus tetap sehat dan kuat demi anak-anak kita sayang. Jangan lemah dan selalu jaga anak-anak kita, kamu ibu terbaik dan istri terbaik sepanjang masa. " jawab Edward.


"Kamu bicara apa sih, malah nglantur. " kesal Exie karena ucapan Edward semakin membuat perasaan nya kacau.

__ADS_1


Edward fokus menyetir karena jalanan malam hari sangat sepi sekali dan harus hati-hati.


Hingga dari ujung jalan ada sorot lampu yang luar biasa terang di antara kegelapan mengarah pada mobil nya dengan kecepatan yang luar biasa.


BRAAAAKK


DUARRRRRR


SREEEETTT


AAAAAAAA


.


.


.


.


Happy reading semua😊


ujian hidup emang berlalu-lalang ya


Apa yang terjadi pada Ed dan Ex?


stay tune ya

__ADS_1


__ADS_2