Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
41. Bunga Dandelion


__ADS_3

"Bisa jadi mom, yasudah daddy kembali ke kamar ya! melanjutkan pekerjaan yang tertunda! " pamit Erza pada Felis.


"Bagaimana Exie dad? " tanya Felis.


"Italia! anak buah dad sedang menyusur di Italia! " kata Daddy Erza menjawab pertanyaan mom Felis.


"Apa mungkin sampai sejauh itu dad, Exie tidak mungkin pergi sejauh itu sendirian. Bukan nya ponsel Exie di temukan di bandara Soekarno-hatta Indonesia ya! kenapa tidak daddy susur saja seluruh kawasan Indonesia! " kata Mom Felis.


"Tidak mungkin di Indonesia mom, exie gadis yang sangat cerdas, terbukti dia menyelesaikan magister nya dalam satu tahun dan kita bahkan Edward kecolongan. Exie kabur setelah menyelesaikan magister nya. Sudah pasti exie memikirkan masa depan nya dan pergi tanpa fasilitas Robinson bukan? jadi tujuan Exie tentu negara atau kota kiblat nya design dunia mom, sedangkan Indonesia negara berkembang yang jelas bukan tujuan Exie! " kata Deddy menjelaskan panjang kali lebar pemikiran nya.


Karena itulah, selama setahun ini orang Edward menyusur Indonesia dan orang Erza malah menyusur perancis dan seluruh eropa, karena sudah pasti tujuan Exie adalah negara maju bukan negara berkembang.


Dan lagi tidak pernah ada penerbangan atas nama Exie Flyta Draniela di penerbangan kemanapun, jadi bisa Erza simpulkan Exie pergi dengan kereta atau busway agar tidak ada catatan kepergian. Erza mengakui kecerdikan menantu nya itu.


"Oh iya ya dad, kok mom gak berfikir ke sana! " kata Felis tersenyum mengakui cara berfikir suami jya yang luar biasa.


"Kucing mu itu sudah menjadi singa mom. Kucing yang terus menerus tersakiti dan tertekan itu kini menjadi singa yang sangat cerdik! " gumam Erza menerawang sambil tersenyum membayangkan gadis lugu yang biasanya ada di meja makan bersamanya dengan senyum manis dan tulus melayani Edward.


"Iya, begitulah wanita dad! " gumam mom Felis mengenang Exie pula.


Kemudian Erza kembali ke kamar untuk melanjutkan pekerjaan nya dan juga mengurusi orang-orang nya yang mencari menantu nya sekarang.


Sedangkan Edward yang baru saja tiba di perusahaan nya masuk dan duduk di kursi kebesaran nya, Kemudian masuk Alex dan Mery seperti biasanya untuk membacakan jadwal juga memberikan secangkir kopi luwak yang tida kembung di perut yang dia beli dari Indonesia, sehingga rasa nya masih autentik dan menenangkan.


Edward menyesap kopi sambil membayangkan Exie, namun rasa nya tidak berubah seperti buatan Exie. Sudah ribuan kali Edward meminta mery, sekretaris nya untuk membuatkan kopi dengan berbagai cara dan resep namun hasil nya berbeda, tidak sama dengan buatan Exie. Edward begitu rindu dengan Exie hingga minum kopi saja teringat kopi buatan Exie.


"Tuan! " kata Alex memanggil Edward.


"Hmm! " jawab Edward setelah kembali dari lamunan nya tentang sang istri.


"Hari ini jadwal anda meeting dengan direktur

__ADS_1


perusahaan fashion dari Italia, dia beberapa hari lalu menjadi tranding saat membuka fashion show karnaval tuan. Sesuai perintah tuan kemarin beliau datang ke mari dengan beberapa design yang akan tua pilih dengan manager design grafis untuk peluncuran produk musim panas tuan. Setelah Itu pertemuan dengan beberapa pemegang saham. Rapat dengan direktur dari PT BIZ dengan manager bahan untuk menentukan suplai dan deal budgeting tuan! " kata Alex panjang kali lebar kali tinggi, Alex adalah asisten yang mumpuni dalam berbagai hal tapi sangat disayangkan dia adalah singa berbulu domba, yang walaupun bulu nya di cukur tetap terlihat domba padahal dia singa, eh maksud nya serigala.


"Hanya itu saja? " tanya Edward pada Alex.


"Iya tuan, itu sudah menghabiskan 12 jam, mungkin anda akan pulang saat matahari terbenam karena harus menandatangani beberapa deadline itu tuan! " kata Alex sambil menunjuk setumpuk map untuk di tanda tangani.


"Besok, padat kan lagi jadwal ku. Tambah satu atau dua lagi rapat! " kata Edward santai.


"Tapi tuan! " jawab Alex


"Kamu membangkang perintah ku Alex? " tanya Edward sengit dan dingin karena Alex sangat kurang ajar mengatur nya.


"tidak tuan! " kata Alex mengalah, Alex sangat kesal dengan padat nya jadwal yang Edward inginkan enam bulan terakhir ini, karena otomatis dia juga ikut padat dan lembur.


Walau gaji yang dibayarkan jauh dari cukup bahkan meluap lupa, tapi Bella akan marah jika tidak diolahragai sehari saja, apalagi sudah tidak olahraga dengan Edward lagi, jadi kebutuhan libido Bella sepenuh nya di penuhi oleh Alex. Walaupun Alex kewalahan dan tenaga terkuras karena jadwal pekerjaan yang padat dan jadwal kunjungan lubang padat juga.


Alex sempat malas dengan birahi Bella karena sangat kelelahan dan bosan tentu nya, dan juga emosi Bella yang meledak- ledak itu, tapi tidak ada jalan lain selain menggunakan Bella dan Rafa untuk menjatuhkan Edward.


Setelah semua berkas dan dokumen siap, Edward keluar dan berjalan menuju mobil nya di loby, dengan diikuti 2 asisten pribadi dan sekertaris nya itu.


Perjalanan sekitar 30 menit, akhirnya sampai di restoran tua legendaris di sana dengan sebuah ruangan VIP sudah Alex pesan untuk membahas bisnis dengan kolega nya.


Tidak menunggu lama ternyata mereka juga telah sampai sesuai kesepakatan. Mereka pun masuk ke dalam ruangan VIP itu dan mulai lanjut berasa basi terlebih dahulu dan memakan jamuan yang pihak Edward berikan. Setelah itu kemudian mereka langsung membahas kerja sama.


Perusahaan Edward bukan tidak memiliki designer.


Banyak designer yang di pekerja kan Edward namun Edward meminta tahun ini mencoba mengambil design dari luar untuk peluncuran produk musim panas. karena selain ingin suatu gebrakan dari kolaborasi dia perusahaan yang cukup berpengaruh dengan perusahaan mode di Italia, Edward juga ingin menggaet konsumen dari tanah Italia dengan Bisnis ini. Ini adalah salah satu trik memperluas pasar produk Edward.


Kemudian perwakilan dari divisi design Italia mengeluarkan beberapa design dan semua Edward tidak terlalu suka karena sudah sangat pasaran pun dengan direktur dari perusahaan model Italia itu pun sependapat dengan Edward.


Direktur itu pun juga melihat beberapa design yang kita nya sesuai di kolaborasi kan dan sesuai dengan perusahaan nya.

__ADS_1


"Apa tidak ada design yang lain? " tanya Direktur dari Italia itu.


"Ada tuan, tapi itu tabungan design untuk musim semi tuan! " kata perwakilan divisi design itu.


"Keluarkan, siapa tau tuan Edward menyukai design itu! " kata Direktur itu.


Direktur dari Perusahaan mode di Italia itu membutuhkan banyak kucuran dana dari Edward sehingga sangat berharap dengan pertemuan ini.


Kemudian satu map design dengan tulisan musim semi dia keluarkan dan diberikan pada direktur nya.


"Coba tuan Edward lihat, siapa tau cocok dengan design ini! "


Edward yang dingin itu membuka map yang di berikan kepada nya dan tertegun melihat design dengan aksen bunga dandelion itu.


"Exie! "


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya


wah bagaimana ini? apakah design itu milik Exie? Apakah Exie akan bisa ditemukan oleh Edward karena bunga dandelion itu.


stay tune ya.

__ADS_1


jangan tinggalkan Exie sendirian.


__ADS_2