Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
68. Kau Menipuku


__ADS_3

"Ernest tau meteor jatuh? " tanya Edward.


"Iya tau. " jawab Ernest menerka.


"Seperti itu untuk kita semua. " jawab Edward lagi.


"Aku percaya padamu, dad. " kata Ernest yang tanpa sadar memanggil Edward dengan panggilan daddy yang selama ini sangat diinginkan Edward.


Deg


Diujung panggilan Edward tengan terpaku karena detak jantung nya yang berdetak kencang saat putra nya memanggil nya dengan sebutan daddy yang selama ini Edward harapkan.


"Bahkan jika hari ini daddy kehilangan nyawa daddy, daddy tidak akan menyesal nak. " batin Edward menjawab Ernest.


"Daddy tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan mu, boy." kata Edward kemudian mematikan panggilan nya dan berlari menuju mobil nya untuk bergegas ke markas nya.


#Flashback


Beberapa menit lalu saat Edward menemui dokter untuk konsultasi kondisi Ernia dan juga kondisi dirinya sendiri.


Karena Edward ingin tau apakah tubuhnya mampu untuk melakukan peperangan demi keluarga nya dengan klan yang menyeramkan itu.


Setelah Edward selesai konsultasi dan tubuhnya ada dalam resiko rendah, Edward yakin jika dia mampu melawan para biadab seperti mereka yang mengincar istri nya.


Edward kemudian beranjak menuju administrasi untuk menyelesaikan pembayaran perawatan putri tercintanya.


Kemudian Edward berjalan menuju liat kembali untuk naik ke kamar putri nya, namun ponsel nya berbunyi sesaat sebelum masuk.


"Hallo Dad? " jawab Edward sambil menerima panggilan dari daddy nya.


"Ke markas sekarang! " kata daddy Erza tegas.


"Kenapa?" jawab Edward, kemudian putar balik dan tidak melanjutkan langkah nya menuju lift.


"Mereka mulai bergerak, tidak ada waktu lagi Edward. Daddy sudah kirim orang ke rumah sakit dan menghubungi klan mereka untuk melindungi Exie dan anak-anak, sisanya bergabung dengan kita. " jawab Erza.


"Mereka percaya? " kata Edward mulai berlari.


"Daddy kirim bukti dokumen! " jawab Erza singkat.

__ADS_1


"Apa aman meninggalkan anak istriku sekarang? " tanya Edward masih khawatir meninggalkan Exie dan anak-anak sendirian dalam kondisi seperti ini.


"Tenanglah, mereka tidak akan melakukan apapun di rumah sakit. " jawab Erza sebenarnya juga tengah sangat khawatir tapi kondisinya benar-benar harus ditinggal.


"Oke dad, tunggu aku! " jawab Edward kemudian mematikan panggilan nya dan langsung menghubungi Exie agar tidak khawatir.


#Flashback Off


Edward berlari menuju mobil nya dengan cepat karena tidak ingin membuang waktu lagi setelah menghubungi Exie dan anak-anak.


Edward juga semakin bersemangat karena Edward tidak ingin mengecewakan putra nya yang baru saja memanggil daddy dan menggantungkan hidup nya pada Edward.


Edward harus berhasil, dan harus bisa di andalkan oleh anak-anak nya dan juga istri nya.


Setelah memasuki mobil nya Edward langsung memacu mobil nya dengan kecepatan yang tinggi sambil mengenakan alat komunikasi ke telinga nya dan beberapa alat untuk melindungi diri jika ada serangan mendadak.


"Tut, Tes tes king tersambung! " kata Edward mengecek alat yang terhubung dengan server di markas.


"Ganti, baik king. " jawab bagian IT markas.


"Over, big king tersambung. Edward daddy akan sambil jelaskan apa kamu bisa membagi konsentrasi dengan baik. " jawab dady Erza yang juga berada dalam ruang kendali di markas sejak tadi.


Erza memboyong Felis di markas dan di tidurkan di dalam salah satu kamar khusus tempat nya istirahat, karena Erza tidak akan pernah tenang meninggalkan istri nya.


Sedangkan Rafa tentu tidur dengan Bella di apartemen bawah. Seperti biasa Rafa hanya akan ikut dengan Felis ketika pagi sampai sore hari.


"Over, bisa dad. " jawab Edward.


"Over, tadi daddy langsung ke markas saat panggilan mu terputus karena daddy merasa tidak tenang dan Daddy yang paling banyak mengerti tentang klan gagal hitam." jawab daddy Erza.


"Over, makasih daddy. "


"Over, lalu dengan ingat daddy, daddy meretas dan melihat titik lokasi dr kamera drone transparan dan chip yang daddy tebar lewat kamera drone transparan itu. Karena malam hari daddy tidak mendeteksi apa apa karena tidak menggunakan infrared. Tapi pagi ini chip yang daddy pasang menunjukkan pergerakan mereka. " kata Erza menjelaskan panjang kali lebar.


"Over, lalu dad? " tanya Edward penasaran.


Edward tidak menyangka langkah yang di buat daddy nya sangat akurat, bahkan dirinya tidak memikirkan langkah itu karena drone transparan nya baru saja dalam tahap penelitian dengan modal milyaran, sehingga jika Edward gunakan dan gagal akan rugi besar dan tentu akan di coret dari ahli waris daddy nya.


"Mereka sudah menyusun strategi untuk menyerang mu, menyerang markas kita dan membawa mu dalam keadaan hidup agar kamu melihat istri mu di rudal paksa di depan mu dengan mata kepala nya sendiri tanpa bisa melakukan apapun! " jawab Erza dengan lugas.

__ADS_1


"BAJI NGAN!! AKU YANG AKAN MENCABIK-CABIK PARA BAJI NGAN ITU! " teriak Edward dengan memacu mobil dengan tinggi karena sudah masuk area hutan menuju markas nya perbatasan milan dengan paris.


"Over, jangan emosi karena akan membuat otak mu tidak bisa berfikir jernih. Kita harus menyerang mereka dengan cara yang licik pula. " jawab Erza.


"Huft, lalu dad? " tanya Edward lagi setelah mengheoa nafas yang berat.


"Over, Daddy merasa aneh karena mereka tahu persis susunan keluarga kita dan juga seperti apa perusahaan dan juga identitas mu. " jawab Erza.


"Over, bagaimana bisa? Edward selalu menyembunyikan identitas saat pertama kali membangun klan macan hitam yg daddy bangun dari sebelum Edward ke Paris kan, saat pertama kali daddy membuka anak perusahaan di sini. " jawab Edward sambil memarkirkan mobil di sambung markas dan masuk ke dalam matkas.


"Over, maka dari itu. Kenapa dia jelas mengerti posisi keluarga kita. Daddy rasa dad juga familiar dengan suara nya. " jawab Erza.


"Dad." kata Edward memasuki ruang kendali di markas.


"Dengarlah, menurutmu ini siapa? " tanya Erza saat Edward masuk ke dalam ruang kendali. Kemudian Edward duduk di sebelah daddy nya dan mulai mendengar kan sedangkan Erza kembali mengatik-atik mouse untuk menunjukkan pergerakan lawan.


Erza memang sangat ahli dan memiliki kecerdasan luar biasa. Kemampuan luar biasa di dunia bisnis dan penunjang untuk melindungi bisnis nya. Klan macan kumbang Erza bangun agar melindungi perusahaan dan memiliki banyak aliansi bukan untuk melakukan hal-hal ilegal.


Erza sangat fokus tanpa di sadari Edward saat ini tengah sangat emosi hingga wajah nya seperti kepiting rebus saat mendengarkan suara yang Erza tunjukkan.


Edward mengepalkan kedua tangan nya karena sangat marah dan ingin sekali menghabisi orang-orang biadab di ujung sana.


"BANGSAT!! KAU MENIPU KU! "


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya.


Maafkan othor ya baru update, tapi othor akan update banyak bab karena kemarin kemarin ada masalah sedikit.


Terima kasih sudah setia dengan Exie dan Edward.

__ADS_1


othor akan rajin update 😊🙏


__ADS_2