Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
66. Menyusun Strategi


__ADS_3

"Sejak malam ini, dan sampai Black king kehilangan nyawa nya di tangan ku dad. " jawab Edward penuh percaya diri.


Edward semakin berkeinginan untuk memperketat penjagaan kepada Exie dan ketiga anak-anaknya setelah mendengar penjelasan daddy nya.


"Ada apa ini Ed, jelaskan padan daddy! " pekik Erza karena sangat khawatir dengan anak semata wayang nya itu.


"Huh, dad tau bukan ketua klan Singa betina? " kata Edward.


"Ya, setelah lady queen meninggal lima tahun lalu dipegang oleh putri nya queen. " jawab Erza mantap karena lady queen dulu beberapa kali bertemu.


"Secantik apa lady queen dad? " tanya Edward mencari tahu latar belakang kenapa Exie yang menjadi queen yang jelas-jelas bukan anak lady queen, karena mama Exie sudah meninggal saat Exie kecil.


"Dad tidak melihat wajah nya, karena lady queen selalu menggunakan topeng saat pertemuan. Jangan bertele-tele Edward. Cepat katakan! " bentak Erza pada Edward.


"Exie adalah queen Singa betina dad. " jawab Edward singkat.


"Hahaha, Lulocon apa ini? kamu tidak sedang mabuk kan? " kekeh Erza menanggapi Edward yang dia kira sedang membual.


"Aku serius. " jawab Edward datar cenderung dingin.


"Bagaimana bisa? " tanya Erza setelah mendengar nada serius putra nya.


"Aku juga gak tau dad, dan ternyata selama ini klan Max mengincar queen sejak lama, Max sangat menginginkan Exie untuk menikah dengan nya. Max menculik putra-putri ku sudah dia kali tadi malam, sebelum nya menculik mereka bertiga 3 tahun yang lalu. " kata Edward menjeda ucapan nya.


"Lalu? " tanya Erza penasaran yang sudah mengalihkan ponsel nya mode loudspeaker.


"Aku beserta anak buahku bergabung menyelamatkan Ernest dan Ernish dan kita berhasil membekuk Max setelah menembak ku tapi di hadang oleh dan mengenai dada Exie, beruntung nya Exie menggunakan anti peluru. Namun di tengah perjalanan mobil yang membawa Max dihadang dan Max berhasil diambil. " lanjut Edward.


"Wah, Exie masih perduli dengan mu rupa nya. Kamu tidak malu di lindungi wanita? " potong Felis mendengar suara Edward.


"Lalu? jangan setengah-setengah!! " teriak Erza.

__ADS_1


"Lalu ada pin Gagak hitam di genggaman tangan salah satu jenazah anak buah ku. Kemudian aku meretas Max dan Gagak hitam dan menemukan berkas yang di tanda-tangani tiga minggu yang lalu. Berisi kesepakatan membantu melumpuhkan queen dan setelah queen ada di tangan mereka akan berada di tangan black king untuk menjadi b u d a k s e x dan di r u d a l p a k s a untuk anak buahnya, setelah hari ke sepuluh akan menjadi milik Max sepenuhnya sebagai wanita pemuas n a f s u nya, sedangkan klan Singa Betina akan di bagi 60% milik Gagak hitam dan 40% milik klan Max. " jawab Edward dengan dada naik turun dan emosi kembali mencuat.


"BRENGSEK!!! B A J I N G A N. Jangan biarkan Exie sampai di tangan black king, karena Exie akan hancur saat berada di tangan mereka. " marah Erza mendengar menantu kesayangan nya menjadi fantasi liat mereka dan akan di jadikan santapan untuk psikopat itu.


"Aku tidak akan membiarkan itu dad. Bahkan jika nyawaku sebagai penebusan nya akan aku lakukan. Aku tidak akan membiarkan wanita yang aku cintai di lecehkan dan hancurkan.


"Baiklah, setelah pertemuan daddy akan ke markas. Jangan bergerak sebelum dad datang. Jaga Exie dari jarak jauh sebanyak yang kamu bisa lakukan. " jawab Erza.


"Baik dad. " jawab Edward.


Kemudian mereka menutup ponsel nya dan diam. masing-masing. Erza diam. karena keterkejutan nya dan Edward terdiam memikirkan startegi.


Edward menyerah kan retasan pada anak buah nya untuk melanjutkan karena Edward harus ke rumah sakit untuk menjaga mereka langsung sebelum bertemu dad dan akan menyusun strategi dengan daddy nya.


Edward bergegas mandi dan menuju rumah sakit, Kira-kira membutuhkan waktu 45 menit sampai ke rumah sakit dari markas nya.


Edward sampai pukul 05.45 dini hari dan menyempatkan waktu membeli sarapan untuk keluarga kecil nya.


Edward membuka pintu ruang Ernia dengan hati-hati dan melihat ke empat malaikat hati nya sedang terlelap di kasur yang sama saling berdesakan.


"Kau ibu luar biasa dan wanita luar biasa Ex, " batin Edward mendekat dan duduk di kursi sebelah tempat tidur pasien.


Edward memandang wajah Exie, setiap inci wajah nya dan kemudian memandang wajah putra-putri nya.


"Ayma kalian pasti kuat karena ada kalian di hidup nya, daddy tidak kuat karena daddy sendirian. Tapi karena ada kalian berempat daddy akan kuat menghadapi mereka. Tidak akan pernah daddy biarkan ayma kalian masuk ke dalam rencana jahat mereka. " gumam Edward pelan sambil mengusap pipi gemuk Ernish.


"Cepat sembuh sayang. " gumam Edward sambil mengusap pipi tirus Ernia.


Edward yang belum tidur sama sekali itu pun menyederkan kepala nya di tangan Ernish yang ada di depan nya. Karena susunan tidur mereka Ernish, kemudian Ernia, di dusel Ernest dan di peluk semua oleh Exie yang ada dari ujung sana.


Lama kelamaan Edward juga tertidur sambil duduk karena sangat nyaman berada di tengah-tengah mereka.

__ADS_1


Tanpa Edward sadari matahari meninggi dan semua orang yang ada di kasur itu telah hilang dari sana. Exie yang terbangun lebih dulu kaget melihat Edward tengah tertidur sambil duduk dan memutuskan untuk mandi ke kamar mandi terlebih dahulu. Setelah mandi ternyata ketiga anak nya bangun dan tengah melihat Edward yang sedang tidur.


"Kalian kenapa? " tanya Exie saat keluar kamar mandi.


"Apa daddy tidak capek tidur sambil duduk ayma. " jawab Ernish.


"Tidak apa, Ayo kita sarapan saja. Daddy membawakan sarapan untuk kita. " kata Exie dan mereka bertiga turun dengan pelan-pelan kemudian ke kamar mandi berbaris antri.


"Anak-anak ku yang sangat patuh. " batin Exie melihat anak-anak nya antri di kamar mandi untuk gosok gigi sebelum makan. Sedangkan Exie memanaskan makanan yang di bawa Edward ke microwave.


Setelah selesai mereka makan sarapan bersama dengan bubur dan beef slice pada hitam dan juga bbq. Sangat hangat dan nikmat untuk pagi hari keluarga kecil itu.


"Terima kasih makanan nya ayma, Terima masih makanan nya daddy," kata mereka bertiga serempak dengan suara pelan takut membangun kan daddy nya.


"Eughhh."


.


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya


kita crazy up gak nih?

__ADS_1


Hehe buat kalian yang udah setia banget menemani Exie dan Edward mak akan berusaha buat crazy up malam ini untuk kalian semua😊


stay tune ya


__ADS_2