Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
38. Keputusan


__ADS_3

Kerinduan Edward sudah ada di ujung nya, kehadiran Exie yang menemani satu tahun nya di Paris sangat membekas, hingga hati nya tergores luka dengan kepergian dan kerinduan itu.


"Harus kemana aku mencari mu Ex, kamu dimana? " racau Edward di pantry sambil menumpukan dahi nya di meja.


Felis yang keluar kamar akan mengambil makan malam diluar karena ojek online sudah tiba pun berhenti di tempat melihat dan mendengar racau an putra nya yang terlihat sangat merana.


"Kau baru sadar jika kau mencintai Exie, Ed. Kau membiarkan dirimu sendiri kesakitan. Mom sudah pernah memperingati mu! " batin Felis kemudian berlalu menuju pintu dan mengambil makan malam mereka.


Felis berjalan menuju meja di dekat pantry.


"Kamu sudah lapar, hingga menunggu makan malam di sini! " ketus Felis pada Edward.


"Mom! " kata Edward lesu sambil mengangkat kepala nya. Felis pun menoleh pada Edward dan memandang wajah putra nya seperti tidak memiliki darah di kepala nya, sangat pucat.


"Tidurlah di kamar mu, mom akan antar makanan ke kamar! " kata Felis melunak.


"Aku tidak mau di kamar mom, kamar itu membuat aku gila. Mataku tidak bisa memejam di kamar itu mom! " keluh Edward menyenderkan kepala nya kembali ke meja.


"Lalu! "


"Bawa Exie pulang mom, agar dia tidak menghantui Edward, Edward bisa gila jika Ex memenuhi pandangan Ed, Edward menggunakan aliran hitam! " racau Edward tidak jelas.


plak


"Kau memang gila, itu rasa bersalah mu yang menghantui mu berwujud Exie, gadis cantik ku tidak mungkin seperti itu! " pekik Felis sambil memukul pundak Edward kasar.


"Mom, kenapa rumah ini seperti rumah kosong tidak ada Exie disini.! " racau Edward lagi dengan dua bulir air mata luruh dan buru- buru langsung di usap nya.


Felis bisa menangkap setetes air mata itu, Felis juga nampak sedih. Felis paham jika Edward kesakitan saat ini, pastilah penyesalan dan rasa bersalah menghantui nya tapi ini buah dari hasil perbuatan nya.


"Karena nyawa rumah ini telah pergi! " jawab Felis sambil menata makanan di meja dengan mata berkaca kaca.


"Bagaimana kabar pencarian daddy mom? " tanya Edward.


"Nihil! " jawab Felis dengan pelan juga.


Sungguh Felis sangat khawatir dengan Exie saat ini, tentu nya sakit hati nya sudah terlampau dalam hingga meninggalkan rumah ini. Setahun terakhir setiap hari berkabar Exie selalu terlihat bahagia dan baik baik saja, nyatanya adalah topeng untung menutupi bejat kelakuan suami nya.

__ADS_1


Felis sangat menyayangi Exie, sedalam lubuk hatinya.


Daddy tiba dan duduk di sebelah Felis.


"Bagaimana keputusan mu! " kata Erza pada Edward dengan nada tegas.


"Aku tidak akan pernah menceraikan Exie dad, aku akan melakukan tes DNA dari janin yang di kandung Bella! " jawab Edward dengan penuh percaya diri.


"Kau tidak tau jika tes DNA di dalam kandungan bisa membahayakan janin nya? bagaimana kalau itu benar janin milik mu? " kata Felis.


"Apa begitu mom? " tanya Edward baru tahu jika tes DNA di dalam kandungan bisa mengakibatkan keguguran, tadi Edward hanya mencari apakah bisa dilakukan tes DNA di dalam kandungan tanpa mencari apakah aman atau tidak.


"Iya betul! " jawab Erza menjawab pertanyaan Edward.


"Ya sudah, tunggu bayi itu lahir dan aku akan melakukan tes DNA. Jika dia bayi milik ku maka aku akan merawat bayi itu dan biarkan Bella pergi. Jika tidak makan biarkan Bella dan bayi nya pergi! " karta Edward santai.


"Kau ini kurang ajar, kau salah tapi tak mau bertanggung jawab! " teriak Erza marah "Kamu tidak memikirkan nasib anak mu! " kata Erza.


"Belum tentu dia anak ku dad! " jawab Edward menyangkal keberadaan bayi itu.


"Lalu bagaimana kalau iya? kamu membiarkan anak kamu lahir tanpa surat yang jelas! " pekik Erza.


Erza dan Felis dalam hati juga senang dan sedih, senang putra nya mencintai Exie dan sedih karena putra nya sudah sangat menyakiti Exie. Bagaimana jika Exie tidak ingin kembali. Putra nya pasti akan menderita.


"Nikahi dia diam diam di sini, tidak ada publik yang tahu. Jadi Exie tidak tahu. Jika sudah ketemu atau pulang kamu bisa meminta maaf dan menjelaskan jika pernikahan ini demi satu nyawa yang akan lahir! " kata Erza mengutarakan pendapat nya.


"No dad, Ed gak mau nikah dengan Bella. Sampai kapan pun istri Ed hanya Exie. Titik! " kata Edward penuh penekanan dengan dada gemuruh.


Edward tidak ingin menggantikan sosok Exie, Edward akan mencari Exie sampai ketemu. Sampai ke ujung dunia sekalipun.


"LALU KAMU MAU MENGORBANKAN ANAK MU! " teriak Erza pada Edward.


"Cukup kamu menjadi suami dan laki laki brengsek Ed, jangan menjadi daddy yang brengsek juga untuk anak mu! " lanjut Erza.


"Aku akan jadi daddy terbaik setelah anak itu terbukti anak ku! " kata Edward kemudian berdiri dan kembali ke kamar.


Keputusan Edward telah final untuk mempertahankan posisi Exie dan tidak akan menggeser sedikit pun dari tempat nya.

__ADS_1


...*****...


Sedang di unit apartemen di bawah apartemen Edward, yaitu apartemen Bella tengah penuh dengan suara desa*han dan erang*an.


Dua sejoli yang telah bergelud di balik selimut tanpa kenal lelah dari dua jam yang lalu.


"Ahhh, nikmat sayang! " des*ah Bella saat kaki-laki di atas nya tengah mengaduk-aduk yang di bawah sana.


Kamar itu sudah seperti kamar pecah karena tingkah hewan mereka, Yah Bella tetaplah Bella si gadih hipersex yang sangat binal dan haus belaian. Tidak bisa sehari saja bagian bawah nya berdiam diri di kandang.


"Arggghh! " erang*an panjang Bella menandakan telah sampai di tujuan akhir pertarungan nya.


Bella tengah mengatur nafas nya yang naik turun, tapi pria yang ada di atas nya memeluk dengan erat.


"Bagaimana keadaan bayi kita! " kata pria itu.


"Ish, Bayi kita. Ini bayi Edward Alex, kamu harus membiasakan itu! " kata Bella menimpali pria bernama Alex itu.


Ya Alex, Alex adalah asisten pribadi Edward yang Erza kirim untuk menjaga Edward. Asisten yang mengurus semua hal tentang Edward baik pekerjaan maupun apapun yang diperintahkan pada nya.


Alex mengkhianati Edward dan bersekongkol dengan Bella dengan simbiosis mutualisme di atas ranjang. Alex dan Bella memiliki tujuan yang sama.


Hingga hampir setahun Bella bersama dengan Alex dan Edward, Bella lebih puas bertarung dengan Alex karena Edward hanya mau bermain sekali saja dan tentu Bella belum puas dengan itu, dan Alex datang menawarkan barang nya untuk Bella nikmati.


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya


Bagaimana? Bella sangat membagongkan bukan? cinta dan ambisi nya pada Edward nyata hanya pada batang dan uang Edward saja.

__ADS_1


Kasihan sekali kau Edward masuk dalam jerat rubah hitam


__ADS_2