Birahi Terlarang Suamiku

Birahi Terlarang Suamiku
82. Ikan Asin dan Salmon


__ADS_3

"Tidakkk... Oke oke aku akan jujur Ed, stop jangan mendekat! " jawab Bella histeris setelah melihat wanita itu kembali dengan membawa sesuatu berbentuk seperti bagian bawah laki-laki dari kayu yang sudah di poles.


Edward kemudian mengangkat tangan nya dan wanita itu berhenti.


"Berbicaralah, sebelum aku memerintah mereka tanpa ampun! " kata Edward tajam.


"Iya, dia bayi milik Alex! Aku menjadikan Rafa alat untuk menjeratmu namun tidak bisa. Kamu sibuk mencari istri mu itu! " kata Bella sengit ke arah Exie.


"Kenapa tes DNA selalu 99 persen cocok dengan ku? " kata Edward.


"Itu karena Alex menukar darahmu dengan darahnya! " kata Bella.


Alex sudah pasrah daripada tubuhnya akan dinikmati psikopat di sebelah nya itu.


"Apa kamu bersekongkol membunuh Exie yang tengah hamil besar lima tahun lalu? " tanya Edward.


"Iya, karena aku ingin Exie hilang dari dunia ini dan tidak menghancurkan rencanaku! " jawab Bella.


"Apa ada yang ingin kamu tanyakan sayang? agar hati mu lega dan semuanya bisa diluruskan di sini! " tanya Edward sambil menoleh pada Exie.


"Apa boleh? " tanya Exie pada Edward.


"Tentu boleh sayang, ambil waktumu sebanyak yang kamu mau." jawab Edward.


Exie yang mendapatkan lampu hijau dari Edward pun beranjak dari duduk nya dan berjalan mendekat ke arah Bella sambil menyeringai.


"Apa tubuh mu sudah tidak cukup menarik? hingga masih terus menawarkan tubuh mu pada suami orang?" tanya Exie dengan seringai menghina dengan mata seolah jijik melihat kondisi Bella yang membuat Exie mual sedari tadi.


"Tutup mulut mu, Ex! " jawab Bella tidak terima dengan penghinaan Exie dengan nada tinggi.


Exie kemudian berbalik dan memasang wajah sedih berjalan ke arah Edward sambil menatap Edward intens. Edward yang melihat ekspresi sedih Exie sangat kesal.


"Lanjutkan! " titah Edward pada wanita yang membawa benda menjijikan itu dengan nada tegas dan dominan nya.

__ADS_1


"Oke, maaf maaf kan aku Ex. Kamu boleh berkata dan bertanya apapun... Dan aku tidak akan menggertak mu lagi... maaf maaf, please jangan biarkan wanita itu mendekat!" racau Bella ketakutan saat wanita itu mendekat ke arah nya.


"Benarkah? " kata Exie senang dan berbalik. Melihat Exie berbalik Edward mengangkat tangan nya memberi isyarat agar berhenti.


"Iya benar, aku akan menjawab semua nya! " kata Bella dengan pelan karena dirinya sudah kalah. Memang benar-benar kalah dan dia tidak ingin hancur berkeping-keping hanya dengan alat itu.


Bella yang sudah sangat ahli di dunia per-ranjangan itu tentu sangat hafal benda yang dibawa wanita itu. Alat vibrator yang sangat tinggi getaran nya. Tentu alat itu akan membuat harga dirinya lebih hancur dari saat ini, dan lagi dilihat dari ukuran vibrator yang di atas rata-rata milik laki-laki akan membuat milik nya robek sekali lagi.


"Dengan senang hati Bel. Apa tubuh mu sudah tidak menarik lagi? hingga harus mencari suami orang? " tanya ulang Exie masih dengan ekspresi merendahkan.


"Tentu saja masih sangat menarik, banyak yang masih menginginkan tubuh ku yang indah ini! " kata Bella.


"Tapi goyangan mu itu payah Bell, harusnya kau lebih buas sedikit agar ada yang menetap bukan hanya mencicip saja!" kata Exie sinis.


"Goyangan ku sangat handal, dan membuat laki-laki puas!" jawab Bella tidak terima perfoma nya di atas ranjang di kritik.


"Aku sudah sangat hafal goyangan mu, hampir satu tahun aku menonton live. Kau sangat payah! " jawab Exie sambil menyeringai.


Deg


Exie yang tidak sengaja melihat ekspresi Edward yang berubah muram pun merasa sedikit bersalah, karena bagaimana pun juga Edward sudah sangat berubah selama ini dan Exie sudah bisa merasakan ketulusan Edward akhir-akhir ini.


"Kucing ku yang dulu liar, pasti akan tergoda dengan ikan asin sepertimu daripada salmon sepertiku. Tapi, setelah merasakan nikmat nya salmon ini, tentu suamiku jijik dengan ikan asin yang dipegang orang tapi tidak di beli ini!" kata Exie sangat pedas melebihi cabe sekilo.


"Tapi, suami mu menikmati ikan asin ini selama satu tahun penuh! " jawab Bella tidak mau kalah.


"Setahun? hahaha Bella... Bella... Setahun mu kalah dengan satu kali ku. Setelah suami ku membuka bungkus salmon dan menikmati nya dengan berbagai cara, dia tidak bisa melupakan rasa salmon segar ini! " jawab Exie sambil terkekeh menghina Bella.


"Ya, kau benar sayang. Hati dan hidupku langsung terikat padamu! " batin Edward menjawab perkataan Exie sambil tersenyum tipis. Edward sudah tidak lagi sedih karena ucapan Exie seolah membela nya.


"Berarti dia tidak mencintaimu Ex, dia menginginkan tubuh mu! " jawab Bella mulai menyalakan kompor nya.


"Berarti kau mengakui tubuh ku lebih indah? hahaha wow luar biasa! " jawab Exie sambi terkekeh menjawab pernyataan Bella.

__ADS_1


"Kau hanya digunakan untuk pemuas ranjang nya! " kata Bella sekali lagi.


"Pantas saja suami ku tidak menyerah mencari ku selama enam tahun lamanya! rupanya karena tubuh ini? setahuku jika karena tubuh dia bisa membeli 100 gadis perawan dengan uangnya. Bahkan banyak wanita rela naik ke ranjang nya secara GRATIS! " jawab Exie dengan penuh penekanan.


"Selain tidak pandai goyang, iq mu juga rendah! " lanjut Exie lagi.


"Ahhh sayang, aku muak berbicara dengan j a l a n g itu. Dia tidak pintar untuk menjawab pertanyaan ku! " kata Exie berbalik, jalan ke arah Edward kemudian duduk di pangkuan Edward menghadap Edward dan mengalungkan tangan nya di leher Edward.


"Ha? " jawab Edward lingkung dengan jantung dan berdebar karena ulah Exie ini.


cup


"Apa yang harus kita lakukan padanya, sayang? " tanya Exie setelah kecupan lembut mendarat pada bibir kenyal Edward menghilangkan kewarasan Edward.


"Apapun maumu sayang! " jawab Edward fokus pada bibir Exie.


"Aku ingin mencincang nya tapi ada Rafa, kasihan dia tidak tahu apa apa. Bagaimana jika mereka bertiga di kirim ke pulau tanpa penghuni yang kamu beli itu. " kata Exie.


"Seperti maumu sayang. " jawab Edward sambil melingkar kan tangan nya di punggung Exie.


Cup


"Bagus sekali, makasih sayang! " jawab Exie setelah kembali mengecup bibir kenyal Edward tanpa permisi kemudian beranjak berdiri dan menatap Bella.


"Nikmati waktu kalian di sana sebagai keluarga yang lengkap, mantan sahabat ku! Ini satu satunya kesempatan hidup yang aku berikan pada kalian mengingat jika kita pernah dekat. Semoga bisa lolos dari kejaran singa liar maupun hewan liat lain nya di sana! " kata Exie sinis kemudian berjalan menuju pintu dan keluar dari ruangan itu.


"Laksanakan titah Queen! "


.


.


.

__ADS_1


.


Happy reading semua nya.


__ADS_2