
Tiba-tiba muncul beberapa orang berbadan besar menyeret seorang perempuan.
"KAMU..!" ucap Exie dan Bella bersamaan.
perempuan buang di seret itu adalah Bella, mantan sahabat Exie sekaligus kesakitan yang harus Exie hindari.
Exie tidak menyangka jika akan di pertemukan dengan orang di masa lalu yang sangat amat tidak ingin dia lihat di sisa hidup nya.
"******... APA YANG KAMU LAKUKAN PADAKU!!! HARUSNYA KAMU MATI! " teriak Bella pada Exie sambil berontak melepaskan diri dari orang-orang berbadan besar itu yang berusaha mengikat Bella di tiang sebelah Alex.
"Apa maksudnya ini, Ed! " kata Exie melihat Edward mendekat ke arah Bella yang tengah di ikat.
"Sayang, akhirnya aku bisa bertemu lagi dengan mu! " kata Bella sok lembut pada Edward yang mendekat.
Ini kali pertama bertemu setelah kejadian enam tahun lalu semenjak Exie hilang.
PLAK
"HENTIKAN SANDIWARA BODOH MU ITU! " teriak Edward pada Bella.
PLAK
"UNTUK UMPATAN YANG KAMU TUJUKAN PADA ISTRI KU!!... SEKALI LAGI KAMU MENYEBUT ISTRIKU J A L A N G DARI MULUT KOTORMU ITU. MATI KAU! " teriak Edward lagi kemudian berbalik dan mendekati Exie yang tengah duduk.
"Ed! " kata Exie bingung.
"Lihatlah dan cernalah pertunjukan kali ini sayangku. Aku harus memiliki bukti bukan? agar kamu percaya lagi padaku?" kata Edward sambil tersenyum tipis pada Exie.
"Alex, apa ini semua ulah kamu sendiri? atau berdua dengan pemuas s e x mu itu? " tanya Edward pada Alex.
Seketika Bella menoleh dan menyadari ada Alex di sebelah nya. Bella gelapan dengan semua yang terjadi.
__ADS_1
"Oh aku tau bagaimana cara kami berkata jujur! " kata Edward kemudian 2 orang perempuan dan dua orang laki-laki berbadan besar tengah telanjang dada masuk.
"Awas kau tertarik pada dia, otot ku tetap yang paling sexy sayang!" bisik Edward pada Exie hingga membuat Exie berdecak.
Exie bahkan tidak sampai berfikiran kemana-mana, dia sibuk memikirkan kemana arah pembicaraan Edward dan juga berperang dengan masa lalu nya.
"Lakukan! " perintah Edward kemudian dia wanita itu mendekat ke arah Alex dan dua pria itu mendekat ke arah Bella.
"Apa yang kamu lakukan, Ed! " teriak Bella dan Alex hampir bersamaan.
"Eh,,, salah kalian! " kata Edward sambil menyeringai dan dua laki-laki itu oper posisi menuju Alex dan dua perempuan itu oper posisi menuju Bella.
"Apa yang akan kamu lakukan! " teriak Alex pada dua laki-laki itu yang tengah melucuti pakaian yang menempel pada tubuh Alex.
"Tidak... Tidak... Oke aku akan bicara Ed. Stop! " teriak Alex pada Edward.
"Kalian berdua stop! " titah Edward.
"Tidak... Alex jangan!!! Ahhh... Ingat Alex! " teriak Bella sambil mendesah karena dua wanita itu sudah menghisap niple nya satu-satu.
Exie bergidik jijik mendengar suara Bella dan juga kejadian di depan nya.
Edward mengerti perasaan Exie dan mengusap punggung nya pelan karena dirinya juga jijik melihat pemandangan itu.
"Iya, aku dan Bella menjadi partner ranjang sejak tujuh tahun lalu, karena Bella tidak pernah puas dengan Edward karena Edward bercinta dengan Bella hanya untuk memanasi mu Ex! " jawab Alex lantang karena tak ingin bernasib seperti Bella yang sudah dinikmati oleh dua setan penyuka sesama itu.
"Ahhh... Ahhhh... Berhenti! Aku akan jawab Ed. Ahhhh! " teriak Bela sambil dada naik turun.
"Kalian berhenti! " kata Edward membuat dua wanita itu langsung berdiri meninggalkan pepaya gantung itu tanpa permisi begitu saja.
Bella sudah tidak berbentuk karena pepaya gantung nya sudah penuh dengan bekas kegilaan dua wanita itu dengan bawah dress ketat nya yang sudah naik hampir ke pinggul.
__ADS_1
"Kau mengkhianati ku Lex, aku melakukan itu karena kamu menawarkan sebuah kesepakatan untuk menghancurkan Edward dengan anak kita! " teriak Bella tanpa memperdulikan bajunya yang sudah kemana-mana dan tidak berbentuk sambil menatap nyalang pada Alex.
"Kau yang yang binal, kau yang tidak puas dan menarik ku menuju ranjang mu! " kata Alex menyauti Bella.
"Jadi benar bukan, Rafa adalah bayi milikmu? " tanya Edward.
"Iya."
"Tidak! "
Jawab Bella dan Alex bersamaan.
"Yang benar iya atau tidak? " tanya Edward sekali lagi sambil memberikan isyarat kepada empat orang itu untuk melanjutkan aksi mereka.
Laki-laki itu melanjutkan aktifitas nya melucuti Alex.
"Bayiku... Bayiku... Aku sudah jujur! BERHENTI! " teriak Alex frustasi karena tidak menginginkan tubuhnya di jadikan santapan psikopat itu.
"Ahh... Tidak... Dia bayiku Ed!! Tidak... Bukankah Exie pergi saat aku sudah hamil! Ahhh! " jawab Bella sambil menahan suara akhirat ulah dua wanita itu.
"Lanjutkan! " titah Edward karena kesal dengan kebohongan Bella.
Kemudian salah satu wanita itu berdiri dan mengambil barang aneh yang baru di beli Edward sebagai properti.
"Tidakkk... Oke oke aku akan jujur Ed, stop jangan mendekat! "
.
.
.
__ADS_1
.
Happy reading semuanya