
بسم الله الرحمن الرحيم
.......
.......
...Selamat Membaca...
.......
.......
.......
.......
...Tetap Al-qur'an dijadikan bacaan utama....
.......
Awalnya aku merasa kaku dan gugup bukan main, namun keluarga Kak Rys begitu ramah dan terbuka, membuatku merasa nyaman berada diantara mereka. Aku mulai mengobrol hangat dengan mereka. Bahkan bibi Maggie datang dan membawa nampan berisi the dan cemilan kue kering dan kripik kentang ia letakkan di meja yang bisa diangkat sana-sini dan diletakkan ditengah-tengah kita yang masih berada disamping kasur, dengan aku yang masih duduk disamping Alardo dimana ekpresinya kali ini lebih hangat dan terlihat senang terasa lebih hidup.
“hai.. saudara!” suara seseorang mengintrupi obrolan mereka, aku hendak menatapnya ingin tau siapa yang datang, namun tanganku ditarik oleh Kak Rys, hingga wajahku tersembunyi didada bidangnya.
“eum.. Alin.. ambilkan cadar kakakmu!” suruhnya pada Alina, dia mengangguk maklum sekarang aku mengerti dia pasti lelaki non mahram yang baru saja masuk kekamar kami.
__ADS_1
“pelit amat.” cibirnya, namun Kak Rys tak menanggapinya. Aku merasakan dia menarikku bangun lalu menatapku lama, sebelum ia memakaikan cadarku membuatku mengelum senyum haru, suamiku membantuku menjaga maru’ahku.
“terimakasih” bisikku.
“kewajibanku” jawabnya yang juga berbisik.
“yaampun.. Alin pengen nikah juga abi” celetuk Alin mengintrupsi aku dan Rys yang terbuai dalam tatapan. Aku menunduk kikuk, sedangkan si es batu seperti biasa tenang dan datar, aku menemukan wajahnya tak sesahabat tadi.
“boleh asalkan calonnya ada” jawab abi tanpa beban.
“heum.. dan aku tinggal datang kepernikahanmu” ucap Ryszard.
“oke..” jawab Alina senang sepertinya dia memang ingin menikah.
“oh ya nak. Dia putra sulug ummi, namanya Alan, kakak Alardo dan Alina.” Beritahumu ummi. Lelaki bernama Alan dengan mata hitam pekat itu, namun aku memutuskan pandangan itu, matanya begitu pekat dan sedikit seram walau mata biru kak Rys juga pekat namun tak menyeramkan disana.
“eum… Hanna…” aku ragu untuk menjawab, dia membuatku tak nyaman tapi aku tidak ingin menunjukkannya dan membuat Kak Rys dan keluarganya tersinggung.
“istriku” sambung kak Rys seraya memeluk bahuku dari samping.
“aku udah tau” candanya lalu duduk disamping ummi memakan kue kering itu.
Aku merasa diawasi, sejak tadi sepanjang obrolan ini, membuatku tak nyaman dan menggenggam erat tangan kak Rys yang sepertinya mengerti perasaanku dimana dia juga menggenggam tanganku. Membuatku seakan terlindungi.
Aku memasak bersama ummi didapur menyiapkan makan malam, sesekali mendengar ceritaya tentang kak Rys tentang dimana insomnia dan bentuk kesakitannya yang merubah dirinya menjadi seperti sekarang.
__ADS_1
“maaf jika sikapnya sukar ditebak, tapi aku yakin kamu bisa akan hal itu” ucapnya dan aku mengangguk.
“ummi harap kamu mau membantunya kembali kejalan yang benar!”
“aku akan berusaha bibi, sudah menjadi kewajibanku sebagai istrinya.” Jawabku lugas.
“apakah ayah dan ibu kak Rys juga seorang muslim?” tanyaku, oh ya aku lupa, paman dan bibi beserta anak-anaknya seorang mulim.
“tidak nak.. adiknya yaitu suamiku menjadi muallaf sebelum menikah denganku, dan kitatak langsung menikah setelahnya. Karna ia tidak ingin kemualafannya dianggap hanya karna ingin menikahiku, maka dari itu dia pergi belajar agama denga bear lalu 5 bulan kemudian datang kerumahku melamarku pada ayah” ceritanya dengan wajah berseri. Membuatku terharu akan hal itu. Kisah yang manis’ batiknku.
“selain keras kepala, dia juga bodoh dalam menyampaikan perasaannya sendiri, jadi anak ummi ini harus sabar ngadepin es kutub utara itu ya” pesanmu ummi dengan bercanda, namun itu memang benar adanya. Aku tertawa karna ummi sendiri menyebutnya es kutub utara, jadi aku ada temen menyebutnya es hanya ada sebutan tentang es. Ih kenapa jadi bahas es, aku menggelengkan kepala dan mulai focus memasak lagi sebelum abi dan kakak ipar pulang dari masjid, sedangkan suamiku sedang duduk berdua dengan adiknya Alina yang lagi melepas rindu. Dimana mereka suadara sepersusuan dari Alan.
TBS
.
.
Jazakumullah khair
.......
...Jangan lupa dukungan berharga kalian ya sobat....
...With love...
__ADS_1
...Terimakasih banyak... Sudah sudi baca....