
بيسم الله الرحمن الرحيم
..........
...Selamat membaca...
Hari senin dimana hari kelahiran rasulullah hari dimulainya segela hari. Hari dimana kita mulai lagi beraktivitas setelah dua hari libur dan beristirahat dirumah, Quetime bersama keluarga dirumah. Hari ini dua pasangan manusia sedang bersiap-siap utuk pergi kekantor. Lebih tepatnya Alardo sedangkan Hanna mengurusi keperluan suaminya. Hari ini mereka lebih pagi kara tidak sarapan.
“hari ini kamu interview?” Tanya Alardo, diangguki oleh Hanna, ya hari ini Hanna intervie bersaa sahabatnya Aisyah, untuk bekerja, dan saat Hanna meminta izin untuk kerja, awalnya si suaminya itu berat sekali mengizinkannya. Namu segala bujuk rayu Hanna lakukan akhirnya suaminya itu mengizinkan.
“mau bareng?” Tanya Alardo
“gak, aku bareng Aisyah.. dia bentar lagi juga sampai.” jawab Hanna. "oh ya nanti pengen buka puasa sama apa, sekalian nanti Hanna mampir ke pasar buat beli bahan makanan” sambungnya.
“kenapa gak di super market aja sih.?!” keluh Alardo.
“Kak.. banyak orang desa yang mengais rezekinya disana, tidak mungkin mereka berjualan disuper market. Bahan-bahan yang mereka jual juga tidak kalah kok dari yang ada disuper market.”
“aku tidak kawatir dengan hal itu Hanna, aku hanya kawatir ada preman pasar yang gangguin kalian.”
“Mr. Husband ini kayaknya lupa deh sama tugas kak Lena, dan lupa sama dua bodigat laki-laki yang suka ngawasin dari jauh.” ucap Hanna membuat Alardo sadar dan terkekeh.
“ia ya.. bisa lupa.” ucapnya.. ia kemudian pamit pergi untuk mencari nafkah.
Selang beberapa menit kemudian Aisyah datang dengan mobilnya sendiri. Merekapun pergi dengan menggunakan mobil Aisyah yang disupiri paman Saleh supir yang memang dibayar menjadi supir pribadi Hanna.
‘aku kok dek-dekan ya Han” ungkap Aisyah.
“sama aku juga, karna perusahaan ini besar Syah.. apalagi disini hanya cabangnya, walau begitu tetep tegang” ujarnya, dan Aisyah mengangguk setuju.
Hingga beberapa jam kemudian mereka sampai diperusahaan Z’ Black Croup, tempat mereka interview hari ini. Keduanya melangkah pelan mengamati interior mewah dan berkelas didalam gedung kantor yang megah ini. Dari luar saja sudah luar biasa apalagi didalam, hingga seseorang mendekati mereka, seorang wanita dengan pakaian kerjanya yang sopan.
“maaf ada keperluan apa?” tanyanya dengan ramah.
“kami melakukan interview kerja disini” jawab Aisyah.
__ADS_1
“oh perkenalkan nama saya Desi, saya salah satu panitia penyelengara interview pegawai baru hari ini. Mari saya antarkan dimana tempat kalian akan diinterview” ajaknya.
Aisyah dan Hanna berjalan dibelakang wanita yang bernama Desi itu. Rambutnya disanggul rapi, tubuhynya tinggi semampai, dengan piayawai menggunakan high heels. Hanna merasa kawatir saat ini, dia tidak tinggi, tidak bisa sama sekali menggunakan high heels.
++++++++++
Hanna sudah kembali kerumah tepat disore hari dengan segala belanjaan bahan makanan yang memang persedian dikulkas sudah habis.
“bagaimana hasilnya?” Tanya seseorang membuat dia tersentak kaget. Dan melotot sebal pada suaminya. Yang malah duduk tenang disofa dengan melipat tangan dan kaki kanan yang bertumpu pada kaki kirinya, menatap Hanna yang terkejut bukan main.
“astagfirullah Mr. suami, kaget tau…sapa dulu atau apa gitu.” ucap Hanna, Alardi malah menjungkit bahu tak acuh dan memilih membawa belanjaan Hanna yang lumayan banyak.
“gimana hasilnya?” tanyanya lagi setelah mereka didapur.
“nanti akan dihubungi lolos atau gaknya.” jawab Hanna seraya mengeluarkan belanjaan dari kantung plastic.
“sudah shalat?” Tanya Alardo dimana ia bertugas untuk meletakkannya dilemari pendingin.
“sudah.” jawab Hanna, Hanna tak perlu bertanya balik karna tentu saja suaminya itu sudah shalat.
“pengen es buah gak? Tanya Hanna “ buat takjil buka puasa nanti.
“boleh.” jawabnya. hari ini mereka sedang melaksanakan puasa senin kamis,sekalian Hanna menganti puasa ramadhan yang tidak ia kerjakan karna halangan.
“oke.. Hanna ganti baju dulu ya.. eum.. paman Anthony dan kak Daniel gak mau kesinikan?” Tanya Hanna.
“nanti setelah mendekati adzan mereka bakalan buka disini” jawab Alardo membuat senyuman cantik istrinya mengembang.
“asik bakalan rame.” ucapnya. Ia tidak jadi ganti baju memilih langsung menggunakan aprone lucu berwarna abu-abu satu set dengan milik Alardo.
“aku yang masak, kamu buat es buahnya aja” suruh Alardo dan Hanna mengangguk. Karna kalian tau suaminya ini terlihat sangat maco dan ganteng saat memasak, dan jangan bukan hanya modelnya yang keren masakannya enak.
Hingga petang tiba, Hanna tengah menyiapkan perlengkapan makan, sedangkan Alardo sedang mengaji dikamar, hingga bel berbunyi suaminya yang datang, jika masih ada Alardo dirumah Hanna tidak akan dibiarkan membuka pintu kecuali mendesak. Taulah ya dengan si posesife, dan Hanna menyukai hal itu.
“assalamu’alaikum adik kecil” sapa riang Daniel, ya lelaki kaku itu berubah 180 derajat menjadi periang namun dalam konteks, hanya didepan Hanna, Alardo dan Anthony jika dilau dia kembali ke Daniel es batu yang kaku.
“waalaikumsalam warahmah” balas Hanna tak kalah riang.
“ini aku bawain ba’wan kesukaan kamu” ucapnya membuat mata Hanna berbinar.
“tempat jualnya bersihkan Niel. Itu gorengan diobral tanpa tutup apa diletekkan di etalase?” Tanya Alardo, membuat Daniel mendengus sebal. Sedangkan Hanna dan paman Anthony tenga berbincang melepas rindu karna sudah tidak serumah.
“ckc..ck.. suamimu jadi sedikit cerewet sekarang ya”goda paman pada Hanna yang terkekeh.
__ADS_1
“he..he.. setidaknya dia tidak seirit dulu paman.. gimana hubungann paman dengan bibi Maggie? Tanya Hanna balik menggoda.
“masih dalam masa perjalanan belum kepikiran sampai kefinish.”
“yaampun cepetan halalin deh..”
“tenang aja.. nanti paman sebarin undangan kamu terkejut” keduanya tertawa hingga adzan magrib terdengar.
Hanna sudah menuangkan es buah kegelas dan para lelaki itu tinggal mengambilnya saja lalu setelah minum mereka memakan kurma 3 biji dan dilanjutkan mengerjakan shalat berjamaah terleih dahulu dengan Alardo yang menjadi imam. Selesai shalat mereka mulai berbuka dengan yang berat-berat. Hanna senang karna ia memiliki parter ibadah yaitu lelaki terhebat setelah ayah dan kakek tentunya. Walau ia sama sekali tidak mengenal ayahnya. Ia hanya mengenal lewat cerita kakek dan wajahnya dari foto jadul yang cukup buram dan berukuran kecil.
‘Segala amal perbuatan manusia pada hari senin dan kamis akan diperiksa oleh malaikat. Karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.’(HR. TIRMIDZI)
Puasa senin kamis adalah sunnah yang dianjurkan oleh rasulullah shallaahu a’alaihi wasallam.
... Manfaat puasa senin kamis sangat besar....
...Peremajaan sel-sel kulit...
...Mengencangkan kulit...
...Mengeluarkan racun dalam tubuh...
...Membrikan istirahat untuk organ pencernaan....
...Menurunkan kadar lemak...
...Mempercantik kaum wanita secara alami....
...Menenangkan jiwa dan persaan ...
...Mampu mengendalikan hawa nafsu ...
...Lebih peka terhadap lingkungan sekitar....
...Lebih banyak beramal....
...*referensi : https://Makassar.tribunnews.com...
...TBS...
...Jazakumullah khair buat kalin semua yang sudah membaca...
...Jangan lupa dukungan kalian ya sobat...
...Tekan bintang dipojok bawah dan koment....
^^^Terimakasih...^^^
__ADS_1
^^^luv kalian^^^