
بسم الله الرحمن الرحيم
...Selamat membaca ...
.........
Sejak pulang dari rumah sakit, suamiku itu bertambah overprotective dan posesife, dia memperlakukanku seakan aku ini kaca yang mudah sekali pecah. Aku senang tentu saja karna dia begitu memperhatikan baby Chio kita. Satu minggu setelah izin sakit aku kembali bekerja dikantor. Dan yang membuatku tercengang adalah tindakan seluruh karyawan yang membungkuk hormat dari aku masuk sampai keruang kerjaku, dan aku merasa sangat aneh saat semua orang didevisiku berbicara formal padaku membuatku risih, bahkan Dika teman setim yang memiliki tingkat kekocakan yang pastinya mampu membuat kalian tertawa dan perut kalian sakit karna terlalu banyak tertawa, begitu kaku dan meminta maaf karna sempat menjadikan suamiku lelocon.
Dan itu membuatku heran akan kelakuan mereka aku tidak suka diperlakukan seperti itu, aku merasa jauh dari mereka teman setimku, mereka juga datang kerumah sakit menjenguk, menjenguk… dan aku sadar saat mereka menjenguk Kak Rys juga ada disana. Dan benar saja mereka pasti sudah tau. Akhirnya aku meminta Dika bercerita kenapa semua orang seperti itu padaku ternyata bukan hanya kejadian dirumah sakit tapi kak Rys yang mengumumkan pernikahan kami sendiri diruang rapat karna dia tidak terima anaknya sendiri dikatai anak diluar nikah yah.. jadi semuanya sudah tau, dan aku meminta teman devisiku tidak memperlakukan begitu dan mereka setuju.
Dan saat ini aku sedang duduk disofa ruang keluarga, sedang asik ngemil buah kesukaan babys yaitu salad buah strawberry dan blue berry. Ditemani segelas smoothies kesukaan baby dari almond \+ alpukat \+ madu. Diblender hingga lembut dan jadi. Ya aku hanya duduk dirumah sejak suamiku situan pemaksa sudah membuatkan surat resign sejak perutku tambah melambung tinggi diusia mencecah 7 bulan ini. Ya kalian tau bagaimana susahnya aku bangun jika sudah duduk seperti ini, susahnya memasang kaos kaki sendiri hingga berpeluh seakan lari marathon, apalagi saat duduk tahyat, perut naik keatas dan membuatku sedikit susah bernafas. Maka dari itu suamiku yang begitu pengertian memecat istrinya sendiri secara tersirat.
... “nah kalian sudah kenyang belum?” tanyaku, ya selain itu aku sering makan akhir-akhir ini dan dokter Tari bilang bbku normal tidak berlebihan jadi aku harus mempertahankan cemilan sehat dan smoothiesnya untuk babys. ...
Aku terkikik saat aku merasakan tendangan kompak dari dalam sana, diperut saja sudah sekompak ini apalagi nanti. yap mereka semkain lincah apalagi saat malam hari membuat bundanya ini sering bolak balik kamar mandi dan diajak begadang. Alhasil ayahnya juga ikutan begadang sambil elusin dan bacaian surah hingga mereka tenang bersamaan dengan ayah dan bundanya yang tepar.. hihi… moment yang tidak akan pernah aku lupakan.
“kalian mau main sama bunda?” tanyaku, lalu menakup perutku dengan kedua tangan, mereka merespon dengan memberikan gelombang cinta.
“okey sambil nunggu ayah pulang ya?” tanyaku, saat menyebut nama ayah saja mereka sudah menendang kuat terbukti dari tonjolan bergantian diperutku, ck sepertinya akan jadi anak ayah.
Aku tak peduli dengan kak Lena dan bibi Maggie yang sedang berkreasi didapur, yap sejak hamil aku jarang beraktivitas disana lagi karna apa si calon ayah itu melarang, karna takut istrinya kelelahan sedangkan aku seharian hanya duduk. Oke jadi bagi ibu hamil duduk juga pekerjaan.
__ADS_1
Aku menekan perutku disisi kiri mereka menendang dibagian itu, lalu menekan lembut disisi kanan mereka mulai meninju aku merasakannya dan itu agak lama tercetak jelas diperutku.
“masyaallah mau salim bunda ya…” ucapku haru, menyentuh permukaan yang menonjol itu dengan sayang, seakan berebutan didalam sana untuk kusentuh membuatku tak kuasa menahan tawa, mereka menggemaskan sekali.
“oke sekarang kita bermain dengan buah.” ujarku, ku sandarkan punggung kesofa hingga aku setengah berbaring, tanganku sudah memegang 3 buah strawberry yang ukurannya besar dan merah menggoda. Meletakkan diatas permukaan perutku dengan berjarak. Yaallah dan aku takjub akan kelakuan mereka yang menonjolkan permukaan perutku tepat pada buah yang aku letakkan. Aku terkikik dengan tangis haru, hingga aku merasakan ciuman lama dipucuk kepalaku. Saat aku hendak bangun tangan kekar itu menahan bahuku, dia beralih duduk disampingku dia tersenyum geli melihat kelakuanku.
“assalamu’alaikum…” salamnya membuatku tersenyum. Perutku telanjang karna kan kalian tau aku bermain, maksudnya kaos yang panjangnya selutut memang khusus ibu hamil aku tekuk, bawahnya aku mengenakan celana ibu hamil.
“dari tadi loh aku ucapin salam.. dan akhirnya aku tau kenapa baru dijawab ternyata lagi asyik ngajakin babys Chio main.” ujarnya membuatku tersenyum konyol, yah maaf kan gak sengaja Mr. suami’ batinku.
“ayah cemburu loh.” ucapnya namun wajahnya berseri saat dia melihat tonjolan diperutku. Tangannya bergetar saat menyentuh permukaan itu.
__ADS_1
“baby’s Chio selalu peka kalo ayahnya pulang langsung disapa.. gemes deh bunda.” ucapku tak kuasa menahan gemas aku melampiaskannya dengan mecengkram lengan ototnya yang aku yakin remasanku gak akan terasa. Kami asik bermain dengan baby’s Chio didalam. Sesekali kami tertawa saat mereka merespon, hingga akhirnya mereka tidak merespon lagi mungkin mereka lelah, aku merasakan perutku juga tenang artinya mereka tidur.
... Disepertiga malam, selesai berdoa. Seperti biasa Kak Rys akan berbalik menghadapku lalu tangannya membelai pelutku dengan lembut salah satu tangannya ia tengadahkan dan membacakan surah Al – Imran, dimana saat itu Nabi Imram alaihisalam, berdoa kepada allah agar diberikan seorang anak yang shaleh dan solehah sebagai penerusnya berjuang dijalan allah subhanahu wata’ala....
... ...
...“Yatuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada egkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shaleh dan berkhidmat kerena itu terimalah (nazar) itu daripadaku. Sesungguhnya engkaulah yang maha mengetahui dan aku mohon perlindungan untuknya dan keturunannya kepada (pemeliharaan) engkau dari setan yang terkutuk.” (QS AL- IMRAN : 35 – 36)...
... “Yaallah berikanlah kepadaku dari sisimu keturunan yang baik. Sesungguhnya engakau adalah perndengar permohonan (doa). (QS AL –IMRAN : 38)...
... “Yatuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Yatuhan kami perkenankanlah doaku.”(QS. IBRAHIM : 40)...
... Istri mana yang tidak akan menangis jika suaminya mendoakan kebaikan anak-anaknya. Ini adalah hal romantic lebih dari apapun. Dan sentuhan terakhir dia mencium lembut perutku menimbulkan gelombang cinta dari sana....
... “kalian perempuan atau laki-laki nanti.. ayah hanya meminta pada allah kalian terlahir sehat dan lengkap.. serta menjadikan mujahid terhebat ummat rasulullah yang sejati.” Bisiknya sebelum menjauh dari perutku. Dan saatnya kita sebagai orang tua mengenalkan firman-firman allah dalam kitabnya suci ini. Kami murajaah surah Ibrahim.. entah kenapa aku menyukai surah ini dan satu lagi surah Muhammad. Itu selalu aku bacakan setiap kali Quetime dengan bayi diperut ini. Jika sang ayah lagi sibuk mencari nafkah. Saat belum hamil dan dia sudah berhijrah setiap akan tidur dia akan selalu membacakan aku surah-surah al-qur’an sebelum tidur, dan sekarang personil mendengarkan suara merduanya dalam melafalkan ayat-ayat allah ini bertambah tiga....
... ‘soleh nak’ batinku dengan do’a yang memang menjadi harapan terbesarku....
...Jangan lupa dukungan kalian ya sobat......
...Jazakallah khairan......
...Terimakasih juga yang udah mau baca... Juga uwuw.. Love kalian banyak banyak......
__ADS_1