BLACK PEARL

BLACK PEARL
BAB 66


__ADS_3

بسم الله الرحمن الرحيم


...Selamat membaca...


...Semoga suka...


.........


Aku dan Daniel menunggu istri kami yang masih didalam, hingga Aisyah mendekati kami dengan wajah panic. Dia celingukan kekanan dan kekiri lalu kembali menatapkami berdua bergantian.



“Hanna mana kok gak sama kalian?” tanyanya membuat kami saling pandang heran lalu kembali menatap Aisyah.



“bukannya sama kamu Syah? Tanyaku.



“ia tadi memang sama aku bahkan kami satu Shaf namun Hanna ijin kekamar mandi sebentar aku tunggu dan dia gak datang-datang, aku nyusul kedalam bahkan Tanya sama orang-orang yang ada disana tidak melihat Hanna, dan ada yang bilang sudah keluar. Aku keluar lagi aku cari lagi dan gak ada.. terus dia kemana.. gak mungkinkan pulang dulu” cerita Aisyah dengan nada panic.


Daniel memeluknya mencoba menenangkan istrinya. Sedangkan aku menelfon penjaga villa dan jawabannya Hannanya belum pulang,, bahkan penjaga yang sengaja ia bawa juga mencari dan tidak menemukan Hanan divilla.


"Ada?” Tanya Daniel yang sepertinya juga panic namun ia sembunyikan, aku menggeleng lemah.



“kalian pulanglah.. kasian Aisyah Niel.. aku akan mencari Hanna” uajrku lalu pergi dari mereka  tak ingin membuang waktu juga tidak ingin Daniel ikut karna aku tak ingin Aisyah dalam bahaya juga.



Berkeliling di kota ini bersama para pengawal yang sudah aku sebar dimana-mana agar  pencariannya cepat. Aku mlai panic dan frustasi ini sudah malam bahkan aku mencarinya lagi selesai shalat isya’ tadi. tapi nihil aku tidak menemukan istriku. Aku mulai mendesah lega saat gps hpnya menunjukkan dimana dia berada hingga aku kehilangan jejak karna gpsnya mati.



“sayang kamu dimana?” gumamku bersanda pada jok mobil dan pikiraku teringat akan kata-katanya yang indah. Tentang senja….


...SENJA,DUNIA, DAN UMUR...


...ciptaan tuhan yang begitu indah dan mampu memanjakan mata…....


...awannya yang berwalah berawarna putih tergantikan oleh warna jingga yag seakan membius kita sang pengagumnya…...


...senja terlihat begitu menawan dengan keindahan cahayanya yang berbeda dari yang lain....


...indah namun tak lama...


...sama seperti dunia, dia begitu indah, begitu memikat ...


...hingga kita terbuai dan terbawa kedalamnya hingga kita lupa, bahwa dunia tak selamanya. hingga kita lupa bahwa dunia penuh tipu daya. ...


...sama seperti umur manusia.. tak selamanya akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan terhenti disaat-saat tertentu. ...


...Begitupun dengan senja, ketiga kata yang berbeda namun memiliki waktu yang sama yap hanya  sementara. ...


...Seperti cinta… ...


...jika kita salah memaknai cinta, dia ternoda dan sinarnya akan suram dan menyakiti dan pesannya yang seharusnya berakhir indah seperti senja malah berubah pekat dan saling membenci dan dia akan sementara singgah dihati karna terlanjur disakiti. ...


...Namun jika kita pandai memaknai cintai.. ...


...itu akan berlangsung selamanya seperti cinta seorang hamba pada rabbnya. ...


...Seperti cinta ummat pada nabinya. ...

__ADS_1


...Dan seperti pengharapan cintaku padamu yang selalu kupanjatkan dalam doaku agar cintaku hingga sampai disurganya. ...


...Sama seperti makna senja, ...


...dia meninggalkan pesan jika hari ini kamu gagal matahari akan lebih bersinar esok hari jadi masih ada kesempatan untuk meraih mimpi  ...


...dan berjuang lagi dalam kehidupan ini....


Aku terdiam memahami semau makna yang dia katakana sebelumnya. Intinya semua hanya sementara, dan kini aku mulai berburuk sangka hingga aku tersadar dan segera beristigfar, masih ada waktu untuk berusaha jangan menyerah dan berburuk sangka dengan keadaan terlebih pada tuhan. Aku mulai mencari lagi dan aku tidak boleh berhenti semangat demi istriku dan anak-anakku.tunggu ayah nak.. yarab.. berikan hamba petunjuk dari masalah ini’ doaku dalam hati.


... “jauhilah kalian dari kebanyakan prasangka, sesungguhnya sebagian dari prsangka adaalh dosa” (QS. AL-HUJURAAT : 12)...


... ...


... ‘Jauhilah prasangka, karna prasangka itu adalah perkataan yang paling berdusta” (HR. BUKHARI-MUSLIM)...


...“Ibrahim berkata : Tidak ada yang berputus asa dari rahmat rabnya kecuali orang-orang yang sesat” (QS. AL-HIJR: 56)...


...“wahai anak-anakku, pergilah kalian dan carilah berita mengenai Yusuf dan suadaranya, dan janganlah kalian berputus asa dari rahmat allah. Sesungguhnya  tidaklah da yang berputus asa dari rahmat allah kecuali orang-orang kafir.” (QS. YUSUF : 87)....


Pengetahun yang kita dapat, bahwa kecurangan itu sudah ada sejak zaman nabi. Hal itu ada


Agar kita mampu menghadapinya dimasa depan dan mencari solusi untuk keluar dari sana. Darikisah nabi Yusuf yang dimusuhi saudaranya hingga dibuang kesumur dan difitnah dia meninggalkan karna dimakan hewan buas, juka kerapkali kita jumpai dimasa sekarang, pencurian manusia, permusahan antara saudara yang bahkan kita dapati dizaman nabi adam terjadi perkalahian dua anak laki-lakinya yaitu Qabil dan Habil.


Untuk apa untuk dijadikan pelajaran sebab perkelahian itu salah satu dari mereka meninggal hingga allah mengirim seekor burung yang membawa bankai burung lainnya serta menguburnya yang diikuti oleh putra nabi Adam yang menguur sudaranya yang kalah, hikmah baiknya kita diberitahukan bagaiman cara mengubur mayat yang diterapkan hingga hari ini. Dan hikmah yang tidak patut kita tiru adalah berkelahi sesame saudara yang menimbulkan rasa bersalah seumur hidup, hingga Qabil merasa bersalah akan apa yang ia lakukan pada Habil disebabkan keirian dan kedengkian hatinya.


+++++


Disebuah kamar luas dengan ranjang berisikan seorang gadis berperut buncit yang kini mengerjapkan matanya dan keningnya berkerut saat sinar matahri yang masuk dari celah jendela dengan tirau terbuka menerpa wajahnya. Ia menggeser sedikit badannya agar wajahnya tidak terkena sinar, lalu ia membuka matanya dan menilik ruangan yang sangat asing dimatanya. Ia hendak bergerak namun tangannya terika diatas besi ranjang dan kakinya juga dalam keadaan sama, ia pnik bukan karna dia terikat namun dia tidak mengerjakan shalat subuh. Hingga pintu kamar terbuka membuat Hanna siaga dan menatap orang yang mendekat itu.



“sudah bangun keponakanku tersayang…” ujar orang itu dengan senyumnya yang aneh, Hanna mengernyit, dia sama sekali tidak kenal.




“oh aku lupa memperkenalkan diri.. kenalkan namaku Benny.. putra sulung kakek Fatah lebih tepatnya anak angkatnya dan kakak dari ayahmu Raveen anak kandung tuan Fatah” jelasnya.



“aku ingat.. tapi aku ingin meminta tolong” harap Hanna.



“katakana saja” ucapnya membuat senyum Hanan cerah.



“aku belum shalat subuh.. tolong bukakan ikatannya aku butuh kekamar mandi untuk membersihkan diri..” benny terperangah akan senyum Hanna, senyuman yang sama seperti wanita yang masih merajai hatinya.



“ouh. Hannaku” ucapnya ia tersanjung dengan senyuman itu, yap cadar Hanna sudah ia buka.



“paman” panggil Hanna, dan Benny mengangguk ia membuka ikatan Hanna lalu membiarkan Hanan kekamar mandi dan dia tetap duduk dikursi samping tempat tidur Hanna tadi. Setelah Hanna keluar mukenah dan sajdahanya sudah ada disana, membuat dia tersenyum.



‘beruntung dia tidak jadi mati.. karna senyumny mengobati rinduku pada ibunya, walau aku kesal dengan wajahnya yang menjiplak Raveen, tapi biarlah.. yang penting adalah senyumnya. Selesai shalat Hanna bingung harus bagaimana, hingga Benny memanggilnya.


__ADS_1


‘kemarilah” suruh Benny tegas, Hanna tiak memuka mukenahnya dan mendakati Benny.



“duduk dan makanlah jika ingin bayimu sehat” titahnya dan Hanna mengangguk, ia memakan makanan yang diberikan Benny padanya walau ia tidak nafsu namun demi bayinya ia harus makan. Dia teringat suaminya, dia merindukan suaminya, setetes airmata jatuh dipipinya, ia berusaha menahan isakan dengan menggigit sendok ‘ bunda tau kalian ingin pulang .. sama bunda juga.. sabar ya.. tolong kuatkan bunda untuk bertahan disini agar kita aman dan pulang kembali pada ayah..’ batinnya. Hanna terkesiap saat tangan seseorang mengusap air matanya.



“jangan menangis aku tidak menyukainya… jadi jangan pernah menangis dihadapanku aku lebih suka kamu tersenyum didepanku camkan itu” ucapnya marah lalu pergi darisana, meninggalkan Hanna yang mulai mengis histeris.



Hari kedua Hanna dikurung, orang yang baru datang bersama dengan paman Benny yang ternyata memeprlakukannya dengan baik, bahkan paman benny juga selalu memberikan Hanna buah dan susu ibu hamil. Namun Hanna hanya mampu memakan dan meminumnya sedikit karna dia sanagt merindukan suaminya.



“pergilah” suruh lelaki paruh baya yang datang bersama paman benny, mereka seumuran paman Anthony.



“jangan menyakitinya, sampai hati kau lakukan itu kau yang akan kubunuh duluan” ucap  benny tegas. Lelaki itu hanya diam tak menjawab. Setelah Benni keluar lelaki itu memadanginya dengan tatapan menakutkan membuat Hanna tertunduk takut.



“ternyata kau cantik juga… tak salah Alardo menyukaimu dan melupkan segala dosanya yang telah membunuh putriku” ucapnya membuat Hanna kaget.



“suamiku bukan pembunuh” bantahnya tak percaya. Lalu lelaki itu terkekeh.



“akan aku ceritakan sebagai pengantar tidurmu mala mini” ucapnya. Dia berhenti sejenak sebelum kembali bersuara.



“singkat cerita.. putriku hamil dan bilang jika Alardo yang menghamilinya, namun Alardo tidak mau bertanggung jawab. Hingga diapartement Alardo putriku yang malang menyayat nadinya dan meregang nyawa ditempat sedangkan lelaki brengsek itu hanya diam terpaku menatap kejadian itu. Dan kamu tau aku membalaskan dedamku padanya dengan membunuh kedua orang tuanya juga dengan menyayat nadinya tepat didepannya, didepan pemuda berumur 17 tahun yang malang.. namun lebih malang mana dengan putriku, dihamili dan bunuh diri.”



“salah.. anda, putri anda semua salah tidak ada yang benar disini. Apa yang Alardo lakukan memang salah karna sudah tidak bertanggung jawab, putrimu juga salah kenapa dia mauu saat dihamili dan bunuh diriadalah dosa besar. Dan anda juga salah karna membunuh juga termasuk dosa yang besar” ucap Hanna tenang


Plak… tamparan kuat itu meninggalkan jejak merah dipipinya hingga wajahnya berpaling dari kuatnya tamparan itu.


“diam kau jangan mencoba berbicara tentang dosa disini atau mencoba menyalahkan apa yang seorang ayah lakukan demi putrinya yang begitu pedih nasibnya.” Lalu lelaki itu menatap perut Hanna, Hanna melindunginya dengan tangan namun lelaki itu menepisnya kasar dan menggantikan dia memegangi perut Hanna.



“aku akan buat dia merasakan bagaiman rasa sakit itu saat putrinya dibunuh oleh lelaki kerapata itu walau mentalnya yang ia bunuh. Heum… sekali pukul dan tendangan dia sudah mati tak bernyawa” desisnya dengan mata menakutkan membuat Hanna spontan berteriak memanggil Benny, benny datang dan menatap lelaki itu berang. Ia menarik kerah baju lelaki itu dan memojokkannya didinding.



“aku sudah bilang tidak menyakitinya Darco, itu keseakatan kita. Dia hanya kita culik untuk memancing Alardo datang kesini. Kamu bisa balas dendam dengan membunuhnya dan aku akan mendapatkan Hannaku bersamaku. Dan jika kamu melanggar lihat apa yang aku lakukan nanti.. pergi sana” usirna kasar dan mendorong Darco keluar dari sana. Benny menatap Hanna yang ketakutan dengan memeluk perutnya, ia segera mendekat dan memeluk Hannanya.



“ada paman disini, paman akan melindungimu.. sst tenang.. “ bisiknya lalu memegang dagu Hanna agar melihatnya dan matanya berkilat marah saat melihat pipi Hannaya memerah.



“kurang ajar” murkanya lalu kerluar dari sana, memukul Darco sebagai imbalan atas tamparan yang dilakukannya pada Hanna.



“kau pikir aku main-main dan hanya mengancammu ya.. kau salah jika kau berfikiran seperti itu.” Ucapnya lalu pergi dari sana meninggalkan Darco yang sudah terkapar dilantai tak berdaya.

__ADS_1


__ADS_2