BRIDESMAID

BRIDESMAID
KEJUTAN DANTE UNTUK LAURA


__ADS_3

"Sayang aku takut tenggelam, aku tidak lihai berenang", ucap Laura yang terlihat mengap-mengap berusaha menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.


Jantungnya berdebar kencang. Saat ini ia dan Dante sedang berenang di tengah lautan di dekat sebuah pulau. Dante mengajak istrinya menikmati bulan madu mereka di pulau Bali, Indonesia.


Hari ini Dante mengajak nya berlayar dengan yard mewah ketengah laut. Dan pada akhirnya mengajak Laura berenang. Tentu saja awalnya Laura menolak tegas ajakan suami nya. Karena ia bukanlah perenang handal. Laura takut tenggelam meskipun ada Dante di dekatnya.


Sehari setelah menikah tiba-tiba Dante meminta Laura mempersiapkan pakaian dan beberapa perlengkapan mereka. Dante memberikan kejutan pada istrinya itu, mengajaknya honeymoon ke pulau yang sangat terkenal akan keindahan alamnya dan keramahan penduduk nya. Pulau Dewata.


Tentu saja Laura sangat kaget mendapatkan kejutan dari suaminya. Bagaimana tidak, sebelumnya sama sekali Dante tidak mengatakan sesuatu padanya tentang perjalanan yang pastinya sangat romantis dan in*im itu.


Yang ada di pikiran Laura tentang honeymoon pastinya romantis dan bercinta yang intens, namun siapa sangka honeymoon versi Dante malah mengajak Laura berpetualang ketengah laut begini. Bukannya romantis tapi membuat Laura sangat ketakutan.


Awal mengetahui Dante mengajak nya honeymoon Laura sangat bahagia, ternyata Dante benar-benar menginginkannya sepenuh hati. Namun saat tadi Dante malah mengajak nya berenang ketengah laut perasaan Laura langsung ciut. "Uhh lebih baik tidak usah honeymoon saja kalau waktunya di habiskan di tengah lautan begini", batin Laura takut melihat lautan luas.


Berkali-kali laki-laki itu memberikan kejutan padanya yang membahagiakan Laura. Berawal mendatangkan ayahnya dari Australia ketika mommy nya meninggal, kemudian melamarnya di hadapan sang ayah. Selang tak lama menikahi nya. Sekarang lagi-lagi Dante memberikan kejutan mengajaknya honeymoon. Tak henti Laura bersyukur. Dan ia berjanji pada dirinya sendiri akan selalu menjadi istri yang baik untuk Dante, melahirkan anak-anak untuk laki-laki yang sangat di cintainya itu.


"Aku memegang mu sayang jangan takut. Setelah kau tidak takut lagi aku akan mengajak mu menikmati pemandangan bawah laut", ujar Dante sambil memeluk tubuh istrinya yang masih gemetaran meskipun berenang nya sudah semakin baik.


Ayo sekarang kita istirahat. Nanti kita lanjutkan lagi latihannya", ujar Dante menarik tangan Laura berenang menuju ke yard yang Dante sewa selama berada di Bali.


Dante mengangkat tubuh istrinya duduk di tepi yard. Dengan tubuh basah kuyup Laura duduk. Kedua kakinya masih berada di dalam air. Sementara tubuh Dante masih berada di dalam air hanya kedua tangannya saja bersandar ditepi yard sambil menatap lekat Laura yang masih mengatur nafasnya. Laura sangat seksi memakai bikini two piece berwarna biru terang menutupi bagian penting tubuhnya.


"Bagaimana perasaan mu, hem?", tanya Dante sambil mengusap lembut wajah istrinya yang masih terlihat ketakutan dengan bibir bergetar. Entah karena ketakutan teramat sangat atau karena kedinginan. Yang pasti tubuh Laura bergetar.


"Aku takut Dante. Aku takut tenggelam kalau berenang di lautan lepas seperti ini. Aku bisa berenang tetapi kedalaman airnya tidak boleh melebihi tubuh ku", jawab Laura dengan tubuh bergidik membayangkan jika ia tenggelam.


Dante tersenyum mendengar perkataan Laura. "Kan ada aku, aku tidak akan membiarkan mu tenggelam Laura", ucap Dante sambil menyentil ujung hidung istrinya itu.

__ADS_1


"Bagaimana kalau kau lengah? Aku akan tenggelam Dante. Lautan ini sangat luas, kalau aku tenggelam kau pasti tidak akan menemukan aku. Aku bisa mati Dante", cicit Laura.


"Kau pasti akan kawin lagi, begitu aku mati", ucap Laura mencebikkan bibirnya.


Dante tidak tahan melihat istrinya itu sangat menggemaskan. Bibir merah muda Laura terus berceloteh tak karuan, menghipnotis nya. Tangan Dante segera menarik tengkuk Laura me*umat bibir yang sedang mengeluarkan kata-kata yang membuatnya ketakutan sendiri dengan khayalan nya sendiri.


Mendapatkan lu*atan di bibirnya membuat Laura terdiam hanya ada suaranya yang berdesis keluar dari mulutnya.


Dante mencium bibir Laura sangat liar. Laura hanya kaget sesaat saja setelah itu membalas ciuman suaminya.


Dante menaiki yard dan menarik tangan Laura untuk berdiri. Keduanya berciuman mesra menuju ruangan tertutup. "Kita lanjutkan di dalam", bisik Dante menggoda Laura.


Saat tiba di ruangan yang terdapat meja, tempat tidur dan sofa, Dante memilih mendudukkan tubuh Laura di atas meja berukuran kecil. Keduanya saling bertatapan mesra kemudian serang dengan liar. Saling membalas ciuman, saling membelit lidah hingga menjelajahi rongga mulut.


"Akh..."


Jemari lentik Laura mengusap-usap sekujur tubuh suaminya. "Ahh sayang, aku menyukai tubuh mu. Tubuh mu sangat sempurna Dante", bisik Laura dengan suara terdengar sangat seksi di telinga Dante.


Dante menghisap kuat leher jenjang Laura meninggalkan jejak merah di sana. Sementara kedua tangannya meremas dan mencubit puncak gunung kembar Laura. Membuat Laura mengeluarkan suara lenguhan. "Akh Dante ahh..."


Tidak sampai di situ saja, bibir Dante semakin turun hingga ke inti Laura, menyibakkan kedua paha istri. Tanpa jedah Dante membenamkan wajahnya di sana. Menjilati milik Laura dengan lidahnya bergantian dengan jari tengahnya menggelitik milik istrinya.


Laura memejamkan matanya sambil menggigit bibir bawahnya kuat-kuat, sementara kakinya berada di pundak suaminya yang masih asyik bermain-main di intinya menggelitik kli*orisnya.


"Ahh D-Dante... Akh--"


De*ahan dan erangan silih berganti keluar dari mulut Laura. Dante sangat pandai menggoda tubuh nya. Tubuh Laura mengelijang sementara tangannya menekan kepala Dante yang masih bermain-main di pusat tubuhnya.

__ADS_1


Entah sudah seperti apa keadaan Laura sekarang, semakin kacau. Wajah merah dengan tatapan sayu seperti sedang menahan sesuatu. Sementara bibirnya tak henti men*esah indah. Rambut panjang nya pun semakin kusut.


Dante mengusap lembut milik nya, mengarahkan miliknya yang sudah berdiri tegak itu ke inti Laura. Laura mengenadahkan kepalanya sambil melenguh saat merasakan milik Dante menerobos masuk. Laura mengangkat sedikit wajahnya melihat penyatuan dirinya dan suaminya. Tangan Laura mencengkram kuat-kuat ujung meja tempat tubuhnya berada.


Benar-benar percintaan yang liar. Dante memasuki nya di atas meja berukuran kecil. Sementara laki-laki itu berdiri menghentak-hentakkan miliknya.


"Ah Laura sayang...kau candu ku. Semua yang ada di tubuh mu milikku Laura. Aku mencintaimu sayang".


"D-Dante... Semuanya milik mu sayang. A-ku mencintai mu dengan seluruh jiwa ku..."


...***...


YUK BACA JUGA :



PENGANTIN PENGGANTI


MARRIAGE AGREEMENT


SERPIHAN HATI ELLENA


AIR MATA SCARLETT


FIRST LOVE LAST LOVE


MENJADI YANG KEDUA

__ADS_1



__ADS_2