BRIDESMAID

BRIDESMAID
DERITA LAURA MANCINI


__ADS_3

Suara dentuman musik keras terdengar hingga parkiran.


Laura yang baru saja memarkirkan mobilnya berjalan hendak masuk ke dalam club mewah milik Dante. Club yang selalu di datangi pesohor negeri pizza itu.


Terlihat dua orang laki-laki bertubuh kekar menjaga pintu masuk dan memeriksa satu-persatu orang yang datang.


Laura hendak masuk ke dalam club, ketika tangannya di tarik seseorang. "Maaf nona Laura anda di tunggu bos kami sekarang", ucap laki-laki bertubuh kekar dan berkepala plontos menunjuk sebuah mobil mewah berwarna hitam yang terparkir memanjang tidak jauh dari tempat mereka berdiri.


Laura menautkan alisnya dan menatap mobil itu. "Shitt. Aku ada janji dengan teman-teman ku. Katakan pada bos mu nanti aku menemui nya", ketus Laura kesal hendak masuk ke club namun lagi-lagi di tangan nya di cekal. Kali ini cukup keras.


"Tidak ada yang bisa menolak tuan Escobar, anda harus ikut dengan saya sekarang", tegas laki-laki yang merupakan orang kepercayaan Escobar.


Laki-laki itu menarik tangan Laura dengan keras. Membuat wanita itu mengikuti langkahnya.


"Brengsek...lepaskan aku! Atau kau aku laporkan pada polisi!", teriak Laura tidak terima di paksa seperti itu.


Laki-laki itu tidak menggubris ancaman wanita itu, ia membuka pintu mobil dan mendorong tubuh Laura yang meronta kedalam mobil.


"Apa mau mu bajingan! Kau tidak bisa memaksa ku seperti ini. Aku bukan tawanan mu", teriak Laura saat duduk di samping laki-laki tua bertubuh tambun. Yaitu Dominic Escobar, pengusaha dari Mexico yang memiliki jaringan hotel ternama di beberapa negara besar termasuk Italia.

__ADS_1


"Siapa bilang kau bukan tawanan ku! Vedasco... perlihatkan pada ja*ang ini!", perintah Escobar pada orangnya.


"Baik tuan", jawab laki-laki berkepala plontos yang duduk di sebelah sopir melemparkan map pada Laura.


Laura langsung membukanya. Ternyata selembar surat perjanjian yang menyatakan ia telah di jual ibunya Antoinette kepada Dominic Escobar dengan sejumlah uang yang banyak. Laura syok membaca semua yang tertulis dengan jelas di kertas itu. "Tidak. Ini bukan keputusan ku. K-au tidak bisa menahan ku. Silahkan kau bawa mommy ku, tapi bukan diri ku", ketus Laura melemparkan map ke wajah Escobar. Ia hendak membuka handle pintu namun terkunci. Laura membuka secara manual pun tidak berhasil karena mobil itu menggunakan kunci otomatis. "Mommy kenapa begitu tega kepada ku", lirih Laura terisak karena ketakutan membayangkan masa depannya akan siksaan Dominic Escobar. Laki-laki hiperse*s dan mengindap kelainan se*sual sadomasokis saat bercinta.


"Tidak. Aku tidak akan pernah mau mengikuti permainan mu Escobar! Kau dengar kan aku. Aku tidak bersedia menjadi budak se*s menyimpang mu itu!", hardik Laura menggebu-gebu.


"Hahahaa lihatlah siapa yang bicara ini..kau tidak bisa mengatur Dominic Escobar, la*ur". Tangan besar Escobar mencengkram kuat leher Laura, menyebabkan wajah wanita itu merah padam. Sesak dan menyakitkan.


Tubuh Laura memberontak sekuat tenaga, sementara tangannya berusaha melepaskan cengkraman kuat tangan Escobar di lehernya. Hingga terdengar suara mendesis dari mulutnya.


Dengan mata memerah Laura memegangi lehernya sambil terbatuk-batuk. "Apa yang harus aku lakukan? Aku harus segera pergi jauh dari laki-laki gila ini", batin Laura ketakutan dengan tubuh dingin dan gemetaran mendengar perkataan Escobar sesaat yang lalu.


*FLASHBACK BEBERAPA JAM YANG LALU*


Laura membuka pintu kamar Antoinette, ia melihat Antoinette sedang berkemas. Bahkan tak tanggung-tanggung dua koper berukuran besar terisi semua pakaian dan barang-barang miliknya yang lain.


"Kau mau bepergian mom? Kemana? Kenapa membawa semua pakaian mu?", tanya Laura aneh melihat Antoinette.

__ADS_1


"Kali ini mommy akan pergi lama, mengurusi bisnis baru mommy di kota Turin. Aku bertemu investor yang akan menggelontorkan dana di bisnis baru ku", ucap Antoinette tersenyum sambil menghisap rokok nya.


"Kau juga harus berusaha Laura, kembali ke level tertinggi mu lagi sebagai artis ternama. Baca ini! Alana hidupnya semakin sempurna, ia akan memberikan seorang anak pada Luca. Kau harus lebih dari wanita itu!", ketus Antoinette sambil melemparkan surat kabar terbaru.


"Aku tidak akan membiarkan wanita itu menang dari ku, mom. Jika Luca tidak menjadi milik ku, tak satu wanita mana pun boleh memiliki nya", jawab Laura mengebu-gebu penuh keyakinan.


*FLASHBACK END*


"Ternyata Antoinette telah merencanakan semuanya. Bahkan ia tega meninggalkan aku dengan laki-laki seperti Escobar. Aku akan membalas mu, Antoinette. Lihat saja nanti..!"


"Kau tidak pantas di panggil mommy, wanita yang tega menjual putrinya sendiri..."


...***...


APA YANG AKAN TERJADI PADA LAURA?


TUNGGU KELANJUTANNYA 🙏


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN, BANTU VIEWER BRIDESMAID MENINGKAT AGAR BAB-NYA PANJANG, OK 🤗

__ADS_1


__ADS_2