BRIDESMAID

BRIDESMAID
LUCA DAN TEMAN-TEMAN BERTINDAK


__ADS_3



Yuk kenalan sama Dominic Escobar. Ada yang naksir nggak? 😀


*


"Wow...Ada acara apa sampai lengkap begini. Apa kita sedang reuni?", tanya Felipe masuk ke ruang kerja Dante yang sudah ada teman-temannya yang lain Luca, Dante, Paolo dan Xavi.


Xavi yang mempercepat kepulangan nya ke kota Milan begitu pekerjaannya selesai di kota Genoa. Dante memberi tahu masalah yang ia dan Laura hadapi. Dan menyeret Alana Luca juga, berurusan dengan jaringan penjahat kelas kakap seperti Dominic Escobar.


"Duduk lah. Aku akan menceritakan semuanya pada mu", ucap Dante serius pada Felipe.


"Ada apa? Kalian tegang sekali", tanya Felipe melihat wajah teman-teman yang lain.


Dante mulai menceritakan tentang Laura. Dan Dominic Escobar yang melakukan kejahatan.


"Beberapa saat yang lalu Matte mengatakan tim IT perusahaan ku menemukan hal mencurigakan. Ada yang hendak mengambil data perusahaan ku. Beruntung tim IT yang ku miliki adalah orang-orang yang tidak perlu di ragukan lagi kemampuannya. Pengacau itu tidak berhasil masuk dan mengobrak-abrik data perusahaan. Tindakan pengecut mereka sudah terpantau dan di blok oleh orang ku. Aku menduga yang melakukannya adalah orang Escobar", ucap Luca.


"Kenapa ia berminat pada perusahaan mu?", tanya Felipe serius.

__ADS_1


"Aku pikir laki-laki itu mencari tahu tentang Laura dan ia mengetahui hubungan Laura dan Alana. Sehingga melibatkan Alana dan Luca juga", jawab Xavi yakin.


Felipe menganggukkan kepalanya. "Jadi apa yang akan kita lakukan kalau sudah begini, artinya Escobar sudah benar-benar menantang dan mengusik kehidupan Luca dan Alana. Pasti juga mencari pemilik mobil yang bertemu dengan orang-orang nya pada saat kejadian Laura. Aku yakin mereka juga mencari Dante. Begitu lah kerja seorang mafia", tanya Felipe.


"Iya aku tahu itu. Aku sudah sudah menyimpan mobil yang ku pakai. Alex juga sudah menghubungi produsen mobil agar merahasiakan data pembeli pada siapapun", ucap Dante menatap pengunjung club dari kaca berukuran besar di ruang kerjanya itu. Siapapun tidak bisa melihat kondisi ruangan tersebut dari luar.


"Besok aku akan mendampingi Laura melakukan visum. Sebelum Escobar melakukan ancaman keselamatan Laura ataupun ancaman pada yang lainnya, kita harus secepatnya melaporkan perbuatan laki-laki itu pada pihak berwajib. Yang kita hadapi adalah penjahat kelas kakap, tentu ia akan melakukan cara apapun untuk mewujudkan keinginannya. Aku sarankan pada Luca dan Dante menambah keamanan. Tentu saja aku juga akan melakukan hal yang sama. Saat masalah pemerkosaan dan penganiayaan yang Escobar lakukan pada Laura telah publish tentu ia dan orang-orang nya akan semakin menunjukkan kekuatan mereka dengan cara apapun. Tapi jangan kuatir karena kita memegang bukti yang kuat hasil visum Laura", ujar Xavi menjelaskan dengan detail.


"Lihatlah data yang di kirimkan asisten ku. Ternyata Dominic Escobar ini di duga memiliki bisnis ilegal. Pengusaha itu hanya kedoknya saja untuk menutupi bisnis kotor sebenarnya yang ia lakukan", ujar Paolo memperlihatkan kepada teman-teman nya data-data perusahaan Escobar.


"Ternyata dugaan kita benar. Laki-laki itu menjalankan bisnis kotornya di negara ini. Ia terlibat narkoba dan human trafficking  juga", ujar Luca membaca informasi yang diberikan asisten Paolo.


"Semakin banyak bukti, semakin mudah menjerat Escobar. Kalian tentang lah, serahkan pada ku. Aku sudah tidak sabar melawan penjahat itu dan menjebloskan nya ke jeruji besi", ucap Xavi sambil menyesap capuccino hangat.


Tok..


Tok..


Terlihat Alex asisten Dante membuka pintu.


"Ada apa di luar ramai seperti ada keributan?", tanya Dante menatap CCTV.

__ADS_1


"Ada seseorang yang memaksa masuk club namun tidak mau mengikuti aturan tuan. Ia tidak mau di periksa, tuan", jawab Alex.


Luca, Paolo, Xavi dan Felipe menatap layar CCTV juga. Terlihat keamanan club menyeret seseorang yang tidak mau diatur menjauh dari club itu.


"Alex, minta kepala keamanan mengerahkan seluruh orang-orang kita. Kemungkinan Dominic Escobar sudah memantau kita", perintah Dante dengan tegas.


"Baik tuan. Keamanan club dan hotel sudah di tambah sejak semalam. Aku juga menambahkan penjagaan di perusahaan".


Dante melihat pada Xavi. "Bagaimana dengan Laura, perlu kita pindahkan tidak ketempat yang lebih aman?".


Xavi menatap yang lainnya. "Aku rasa sebaiknya ia kita pindahkan saja ke kota. Supaya lebih mudah memantaunya. Tapi jangan biarkan ia seorang diri".


"Aku tidak keberatan ia tinggal bersama ku di apartemen. Aku akan bicara padanya", ucap Dante serius.


"Itu lebih baik. Karena yang aku takutkan jika ditempatkan di tempat lain malah memancing kecurigaan orang-orang Escobar. Aku yakin setelah ini kita semua di ikuti mereka. Jadi tetap lah waspada", ucap Xavi.


"Well. Sekarang sudah malam. Aku harus pulang. Istriku tidak akan bisa tidur jika tidak ada suaminya", ucap Luca beranjak dari tempat duduknya. Tadi sore Alana sudah sudah Luca suruh pulang ke mansion, sementara ia berbicara dengan teman-teman nya mengatur rencana.


"Aku juga harus pulang sekarang. Aku baru pulang dari Genoa langsung kemari. Kekasih ku pasti sudah menunggu ku di apartemen", ujar Xavi mengikuti Luca.


Setelah Luca dan Xavi pulang. Felipe dan Paolo masih berbincang-bincang dengan Dante sesaat. Dante memutuskan malam ini juga membawa Laura tinggal bersamanya di apartemen miliknya, ia akan membawa Florence juga untuk membantu Laura selama bersamanya karena kondisi wanita itu masih perlu bantuan terutama ketika mandi, ia tidak bisa melakukannya sendiri.

__ADS_1


...***...


BANTU VIEWER BRIDESMAID MENINGKAT, DENGAN CARA VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA 🙏🤗


__ADS_2