BRIDESMAID

BRIDESMAID
JAWABAN ALANA


__ADS_3

"Alana...kenapa kita tidak sekalian saja menikah saat menjumpai ayah mu, hem?", ucap Luca spontan.


"Apa K-kau serius dengan ucapan mu, Luc? Kita juga baru saja saling mengenal. Aku ingin kita saling mengenal dulu Luc, walaupun dengan dengan waktu yang singkat", jawab Alana sambil mengusap lengan Luca.


Luca mengamati wajah Alana dengan tatapan intens.


"Apa yang di ucapkan Laura benar? Kau tidak mau berkomitmen dalam sebuah pernikahan?".


Mobil yang di kendarai sopir Luca sudah berhenti tepat di area syuting. "Kau keluarlah", perintah Luca pada sopir.


Dengan hormat sopir permisi keluar. Sementara Luca menahan Alana untuk melanjutkan perbincangan mereka.


Terlihat Alana menarik nafasnya dalam-dalam.

__ADS_1


"Hidupku sangat berat dan berliku untuk sampai ke titik ini. Tepatnya semenjak ayahku menikah dengan Antoinette belum lama setelah mama ku meninggal karena kecelakaan mobil. Saat ayah menikah lagi, aku terusir dari rumah ku sendiri. Mereka tega membuang semua barang-barang mama, dan mengambil kamar serta barang-barang milikku. Antoinette dan Laura semakin menjadi, sementara ayahku membela keluarga barunya saat aku mengadukan perbuatan Antoinette dan Laura padanya. Itulah awal kepedihan hatiku. Melihat perlakuan papa, membuat hatiku tertutup. Aku tidak mau berkomitmen dalam sebuah ikatan pernikahan dan....aku membenci laki-laki", ucap Alana pelan dengan wajah muram sambil mengalihkan perhatiannya keluar jendela.


Luca menatap lembut kekasihnya yang terlihat masih nampak sedih. Ternyata Antoinette dan Laura benar benar jahat pada Alana. Luca bisa menangkap kepedihan yang dirasakan Alana di saat satu-satunya orang yang dianggapnya bisa melindungi nya yaitu ayahnya ternyata lebih percaya dengan Antoinette dan Laura. Luca menarik Alana kedalam dekapannya.


"Aku janji akan selalu menjaga dan melindungi mu, Lana. Percayalah pada ku", ucap Luca meyakinkan.


Alana mengangkat wajahnya menatap lekat manik abu-abu yang begitu dekat dengan wajahnya. "T-Tapi kau juga tidak mau berkomitmen Luc". Alana mengambil handphonenya dan membuka internet yang memuat pemberitaan tentang Luca dua tahun yang lalu yang mengaku dirinya tidak mau berkomitmen dalam sebuah ikatan pernikahan.


"Kita sama-sama dalam pengaruh alkohol, Luc", jawab Alana cepat.


"Ya, kau benar. Tapi mabuk seberat apapun tidak akan membuat kesadaran ku hilang seratus persen. Aku merasakan kau sangat berbeda hingga aku melihat darah di tempat tidur menguatkan pendapat ku. Aku yang pertama untuk mu. Kau tahu pagi itu aku meminta Matte mencari tahu semuanya tentang mu, mulai dari CCTV dilantai itu dan mencari tahu tentang ini...siapa pemiliknya", ucap Luca sambil merogoh saku celananya memperlihatkan sebuah anting-anting mutiara berwarna merah muda.


"Luc...kau menemukan nya?", seru Alana seakan tak percaya. Cepat-cepat gadis itu membuka tas tangannya mengambil sesuatu di dalam dompetnya. Sebuah anting-anting yang sama seperti yang ada di tangan Luca.

__ADS_1


Wajah Alana nampak berseri tersenyum bahagia menaruh satu anting yang dipegangnya ke tangan Luca yang terbuka.


"Sekarang kau sudah menemukan pasangan mu", ucap Alana dan Luca bersamaan. Keduanya melebarkan mata seakan tak percaya berucap bersamaan seperti itu. Dan tawa pun terdengar bersamaan.


Perasaan Alana benar-benar bahagia, gadis itu memeluk erat pinggang Luca. "Aku mau menikah dengan mu, Luc. Aku yakin sekarang takdir lah yang mempertemukan kita dengan cara begini", ucap Alana tersenyum.


Begitu pun Luca tersenyum bahagia mendengar perkataan Alana yang baru saja menerima ajakannya untuk menjadi istrinya.


Luca mengecup lembut kening kekasihnya itu. "Aku mencintaimu Alana Salvatore..."


...***...


JADIKAN FAVORIT, VOTE, LIKE, KOMEN, KOPI DAN BUNGA. BANTU VIEWER BRIDESMAID MENINGKAT AGAR BAB PANJANG DAN NGGAK AUTHOR BIKIN TAMAT 🙏

__ADS_1


__ADS_2