
Felipe memarkirkan mobilnya ditempat parkir khusus pelanggan VVIP toko perhiasan yang terletak di salah satu pusat perbelanjaan di tengah kota Milan.
"Ayo kita turun", ucap Felipe sambil melepaskan Seatbelt Valeria.
"Iya".
Felipe menggenggam erat jemari tangan Valeria langsung menuju toko permata yang menjadi langganan para pesohor.
"Selamat siang tuan Felipe, nona Amber sudah menunggu kedatangan anda", ucap seorang wanita yang menyambut kedatangan Felipe dan Valeria.
Felipe menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis. Jemari tangannya memeluk pinggang Valeria mengikuti pelayan yang mengantarkan nya menemui owner di ruangan yang diperuntukkan pelanggan VVIP toko permata tersebut.
Terlihat sang pemilik dan karyawan pilihannya sedang melayani beberapa pelanggan. Yang pasti bukan orang sembarangan.
Melihat kedatangan Felipe, Amber segera menemui nya dan meminta asistennya untuk melayani pelanggan wanita di hadapannya. "Maaf nona Erika anda akan di layani oleh asisten saya"
Wanita yang dipanggil Erika sebagai pembeli itu pun menoleh kan kepalanya menatap siapa dia. Pelanggan yang menjadi prioritas Amber untuk melayani nya, padahal ia datang lebih duluan dan Amber sedang membantunya memilih cincin berlian terbaik untuk nya.
Wanita itu membelalakkan matanya seakan tidak percaya siapa yang dilihatnya. Erika tersenyum. Ia berdiri dari tempat duduknya. "Felipe. Akhirnya aku bisa melihat mu lagi, aku sangat merindukanmu..."
__ADS_1
Ucap seorang wanita muda berambut pirang yang sangat cantik dan seksi memeluk erat tubuh Felipe.
Felipe kaget begitu juga Valeria yang berdiri di samping Felipe terdiam menatap pemandangan itu.
"Aku merindukanmu Feli...", ucap wanita itu mengangkat wajahnya menatap lekat wajah tampan Felipe.
Felipe membalas tatapan itu. "Erika?"
Felipe menatap lekat wajah gadis di hadapannya, kedua matanya tak berkedip seakan-akan tak percaya.
Valeria diam membisu tak bergeming sedikitpun, namun perasaannya langsung tidak nyaman. "Ehem.."
Seketika sorot mata Erika berubah dan menatap tajam Valeria dari atas hingga bawah.
"Tuan Felipe, ini seperangkat berlian yang sudah anda pesan. Nona Valeria pasti sangat cantik memakai nya di hari pernikahan kalian", ucap Amber tersenyum hangat sambil memperlihatkan seperangkat berlian, mulai dari anting-anting, kalung, gelang dan cincin yang sangat indah berkilau.
Felipe tersenyum puas. Begitupun Valeria sangat kagum melihat rancangan Amber. Wajar saja rancangannya di minati oleh kalangan jenset karena selalu memuaskan pelanggan dengan mutu dan kualitas.
Namun, terlihat senyum kecut Erika. Ia tidak bisa menutupi tidak sukanya. "Kau akan menikah Feli? Dengan wanita ini?", ketusnya.
__ADS_1
"Segera bungkus pesanan ku. Kau lihat rekening mu aku sudah membayarnya", ucap Felipe pada Amber tanpa memperdulikan perkataan Erika.
Sementara Valeria hanya diam saja dengan berjuta pertanyaan dibenaknya. "Nanti saja aku tanyakan pada Felipe, siapa wanita ini sebenarnya. Aku yakin mereka memiliki hubungan", batin Valeria.
"Ayo kita pergi. Terimakasih Amber, aku puas dengan rancangan mu ini. Jangan lupa kau dan keluarga mu hadir di pernikahan kami", ucap Felipe tersenyum hendak pergi sambil menggenggam erat jemari tangan Valeria.
"Pasti aku dan keluargaku akan hadir", jawab Amber tersenyum.
"Tunggu Felipe, apa begitu sulitnya kau menjawab pertanyaan ku?", ketus Erika sambil menarik lengan kanan Felipe agar berhenti melangkah.
"Tidak ada yang perlu aku jawab lagi. Kau bisa mendengar dengan baik kan? Aku akan menikah dengan wanita yang aku cintai!" ketus Felipe dengan tegas sambil berlalu meninggalkan Erika yang nampak kesal menatap punggung lebar laki-laki yang sangat di cintainya itu berlalu meninggalkannya.
"Feli...hal yang paling aku sesali dalam hidup ku ketika meninggalkan mu demi karier ku. Aku sangat mencintaimu Felipe. Dan sekarang aku memutuskan kembali ingin memulainya lagi bersama mu".
...***...
RIAK-RIAK SEBELUM MENIKAH ITU BIASA KAN 🤣 YA MANTAN KITA DATANG, YA MANTAN PASANGAN YANG DATANG WKWKWK
...***...
__ADS_1