
"Paman Lucien?
Laki-laki itu menatap lekat wajah Felipe. Dan mendekatinya dengan wajah terkejut. Tanpa berkata-kata, Lucien memegang kedua pundak Felipe kemudian menepuk wajahnya pelan. "Anak ku, Feli.. "
Felipe dan Lucien berpelukan hangat. Sesekali mengurai pelukan dan saling tatap rasa tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Kemudian berpelukan erat lagi.
Valeria kaget tidak percaya melihat ayahnya dan Felipe saling kenal. Bahkan sangat akrab seperti itu.
Valeria menatap Cicilia sang mama yang tidak tahu apa-apa.
"Paman apa kabar mu, hampir lima belas tahun kita tidak bertemu. Aku kehilangan jejak mu sama sekali", ucap Felipe dengan senyuman tak henti menghiasi wajah tampannya.
"Paman baik-baik saja. Setelah kau melanjutkan kuliah mu di Amerika paman kembali ke kota kelahiran paman. Dan terus mengasah kemampuan melukis, hingga berdirilah galeri di samping", ujar Lucien menjelaskan.
"Ehem..."
Valeria berdehem. "Kalian bercerita masa lalu, bahkan tanpa menjelaskan apapun pada ku?"
"Sayang..
__ADS_1
"Sayang..
Felipe dan Lucien bersamaan menyebut Valeria dengan kata sayang.
"Huhh bahkan kalian kompak sekali", ucap Valeria menatap bergantian Felipe dan ayahnya.
"Sebaiknya kita berbincang sambil duduk menikmati cemilan sebelum makan siang", ucap Cicilia.
"Istriku yang cantik benar sekali, ayo kita duduk", jawab Lucien sambil menepuk bahu Felipe.
Sesaat setelah semuanya duduk di ruang tamu, Lucien menaruh gelas tehnya. "Jadi kau datang bersama putri ku, Felipe? Paman kira kau datang karena mencari dan merindukan paman".
Felipe tersenyum mendengar perkataan Lucien, laki-laki yang di panggilnya paman itu tidak berubah selalu memiliki humor yang tinggi. Itulah dulu Felipe sangat menyukainya dan dekat padanya.
Felipe menggenggam jemari tangan Valeria. Valeria merasa aneh melihat gerak-gerik Felipe.
"Valeria Angélica, maukah kau menikah dengan ku? Hari ini aku resmi melamar mu di hadapan kedua orang tua mu", ucap Felipe serius.
Valeria dan Cicilia kaget mendengarnya, tapi tidak dengan Lucien. Laki-laki itu tersenyum melihat Felipe gentleman seperti itu.
__ADS_1
"S-ayang...tapi tujuan kita menemui mama dan papa bukan lamaran kan? Kau hanya ingin berkenalan dengan kedua orang tua ku", ucap Valeria setengah berbisik di telinga Felipe.
"Aku merubah rencananya, apalagi setelah tahu kau adalah putri paman Lucien, semakin memantapkan aku untuk segera menikahi mu", jawab Felipe tanpa malu-malu dengan suara lantang. "Sekarang jawab saja iya atau tidak, iya kan paman?"
Lucien dan Cicilia tersenyum melihat putri nya yang langsung di todong seperti itu. Keduanya memang sangat menginginkan Valeria segera menikah. Siapa sangka ternyata Valeria menjalin hubungan dengan Felipe.
Valeria menatap kedua orangtuanya bergantian, dan perlahan menganggukkan kepalanya. "Iya aku bersedia menjadi istri mu Felipe".
"Huhh.."
Felipe tersenyum lebar. Begitu juga dengan Lucien. Sementara Cicilia menautkan jemari tangannya ke depan dada. Perasaan nya sangat bahagia melihat Valeria akhirnya menjalin hubungan serius dengan laki-laki yang dikenal baik oleh suaminya. Tentu saja Cicilia merestui Valeria dan Felipe.
Felipe merogoh kantong celananya dan mengeluarkan sebuah kotak beludru kecil berwarna hitam. Laki-laki itu membukanya tepat di hadapan Valeria. "Ini cincin mommy yang diberikannya pada ku untuk calon istriku", ucap Felipe memasangkan cincin berlian ke jari manis Valeria.
Valeria tidak menyangka ternyata Felipe sudah menyiapkan semuanya seperti ini. Yang ia tahu, pagi tadi semuanya dadakan saja. Tapi siapa sangka ternyata niat Felipe memang sudah berbeda. Bahkan ia sudah membawa cincin milik mommy nya. Tentu saja Valeria terharu karena bahagia menerima nya.
Kristal bening akhirnya jatuh juga menyentuh wajahnya. Valeria tak kuasa menahan haru. Ia memeluk erat Felipe. "Aku mencintaimu".
Cicilia pun tak kuasa menahan air mata haru. Lucien memeluk tubuh istrinya dan mengecup lembut pucuk kepalanya. "Aku yakin putri kita ditangan yang tepat. Aku mengenal baik Felipe dan keluarganya. Anak itu adalah anak yang baik hatinya dan bertanggungjawab. Valeria akan bahagia bersamanya", ujar Lucien pelan pada istrinya.
__ADS_1
...***...
HARI INI 4 BAB 🙏