CEO Bastard Yang Bucin

CEO Bastard Yang Bucin
Pasca NIkah


__ADS_3

Saat Adya merasakan kesedihan yang sangat mendalam, pesta pernikahan di gedung megah itu masih berlangsung.


Netta dan Aarav terlihat sedang menyalami semua tamu undangan yang berasal dari kalangan yang berbeda-beda.


Bahkan ada bos mafia dan teman-teman bisnis sang daddy.


"Net, apa kau gugup?" tanya Bella yang kini berdampingan dengan Bella. Sedangkan si gadis tomboi sedang asik bersama dengan Lexis dan anggota keluarga lain dari Alex Fernando.


Netta benar-benar tidak pernah menyangka jika sentuhan Aarav mampu membuatnya merinding.


Ini pertama kalinya untuk Netta, seorang bos yang arogan sangat lembut memperlakukannya, apalagi tatapan matanya yang sangat teduh, membuat Netta sangat nyaman bersama Aarav.


Si Aarav sendiri juga tahu jika hatinya sedang tidak baik-baik saja, makanya sangat sulit untuknya bersikap biasa saja. Dia mulai berkeringat dingin.


Jaraknya yang sangat dekat dengan Netta, membuatnya hanya bisa melirik lalu memalingkan wajah dengan segera saat semua orang mengetahui tatapan itu cukup mampu mengatakan bahwa Aarav sangat terpesona dengan Netta.


"Kak?" panggil Bella.


"Iya Netta," jawab Aarav merasa jika dirinya dipanggil oleh sang istri.

__ADS_1


Netta dan Bella tersenyum.


"Noh itu, kau lihat 'kan? Kakakku sudah bucin padamu, jadi jangan pernah lepaskan dia!" bisik Bella pada Netta.


"Dia mana ada seperti itu nona bos, sedang melamun gadis lain, aku baru percaya," cetus Netta yang tidak bisa mengharap apapun dari seorang pria macam Aarav.


Bella mendekatkan tubuh Netta dan Aarav," Ciss!!!' ucap Bella yang tiba-tiba saja mengambil potret ketiganya.


Di dalam jepretan pertama terlihat Netta hanya menunduk, Bella dan Aarav melihat ke arah kamera dan ada momen baru yang lucu, yaitu wajah Netta yang tersenyum saat tatapannya di balas oleh sang suami.


"Wah ini bagus, oke! aku pergi dulu ya? mau bilang daddy, kita harus foto bersama."


"Tapi nona?"


"Astaga, Netta. Kau harus menyadari jika suami yang ada di depanmu ini akan segera kau ceraikan, segera sadar bahwa kau hanya cinta palsunya. Dia bisa membuangmu begitu saja disaat kau tidak dibutuhkan, tidak boleh baper," ungkap sang gadis di dalam batin terdalamnya.


Dia tidak bisa melakukan apapun karena sejatinya cinta itu hanya sebuah perasaan yang bisa muncul secara tiba-tiba di dalam hati masing-masing tanpa perlu di tunjukan secara signifikan.


...

__ADS_1


Dua orang pengantin telah selesai dengan tugasnya, satu persatu tamu undangan telah pulang.


Kini tinggal anggota keluarga yang berpesta.


"Kita sudah bersua foto, makan-makan, dan kini saatnya mengantar pengantin baru menuju rumah barunya," ucap Bella yang ikut bertanggung jawab atas acara pernikahan sang kakak.


Netta sangat lelah, dan Aarav mencoba memberikan pundaknya.


"Tidur di pundakku," pinta Aarav.


"Tidak, terima kasih."


Netta tersenyum dan merasa bahagia saat melihat ada seorang pria yang sangat dia cintai menghampirinya.


"Netta, selamat ya nak?" ucap ayah Gerald.


"Ayah, terima kasih, ayah harusnya istirahat saja," pinta sang putri.


"Tidak sayang, aku berusaha kuat di acara pernikahanmu yang sangat megah ini, kau tidak perlu membuat segalanya menjadi rumit. Kau sekarang bagian dari keluarga Alex, jadi keluarga kita bertambah banyak," cetus sang ayah sambil memeluk tubuh sang putri.

__ADS_1


"Iya, aku juga sangat bahagia melihat ayah tersenyum dan tidak sakit lagi," ujar Netta yang sangat menyukai senyum simpul daddy Ge, sungguh teduh dan menenangkan.


*****


__ADS_2