CEO Bastard Yang Bucin

CEO Bastard Yang Bucin
Akhir kisah yang bahagia [Tamat]


__ADS_3

Dua hari setelah pertemuan itu, Netta merasakan energi baru telah menjadi satu dalam tubuhnya.


Dia sangat merasa senang karena mendapatkan suatu hal yang tidak pernah ia bayangkan yaitu seorang suami yang sangat bertanggung jawab meskipun jauh darinya


Aarav sangatlah bahagia karena mendapatkan sesuatu yang langka, istri yang setia dan masih suci.


Dia bahkan belum sempat menitipkan benih kepada istrinya itu karena sudah berada dalam hukuman penjara yang cukup lama.


Pagi ini, Netta dan Bella izin pergi ke apartemen Gerald, ayah Netta.


Selama Kurang lebih 3 bulan ini sang gadis belum pernah menemui ayahnya yang sangat dia cintai, oleh karena itu dia hari ini meminta izin kepada kedua mertuanya untuk pergi.


"Aku ingin pergi ke rumah Ayah, Apakah boleh?" tahta Netta.


"Boleh saja, tetapi aku ingin kau melihat sesuatu, Aku harap dirimu tidak syok."


"Ada apa mommy?"


"Nanti kau juga akan tahu."


"Ya."


Netta merasakan hal yang aneh karena seorang ibu mertua terlihat membawakan sebuah kotak besar yang entah apa itu isinya.


"Apa ini?" tanya sang gadis.


"Aku akan membukanya ketika kau tutup mata mu!"


"Oke."


Netta menutup mata dan seketika itu kotak yang sangat besar terbuka.

__ADS_1


"Buka mata Netta!"


Sang tadi perlahan membuka mata lalu, mendapati sang suami ada di depannya.


"Aarav?" teriak sang gadis.


Sang suami kemudian menghampiri sang istri dan memeluknya erat.


"Bagaimana bisa kau keluar dari penjara?"


"Karena ingin menabur benih."


"Astaga pria ini."


"Iya, ku ingin menabur benih dan memberi anak untukmu agar bisa menjadi teman ketika aku benar-benar sudah bebas."


"Apa ada undang-undang yang mengatur itu semua? kakek mengancamku ingin memecatku sebagai cucu saat meminta izin ini. Namun, Aarav tetaplah Aarav. Aku tidak bisa mendapatkan sesuatu yang lain. Ini semua sudah menjadi satu hal yang sangat tidak biasa."


Semua orang di sana tahu apa yang akan dilakukan oleh pria Kurang ajar itu.


"To the point sekali."


Bella merasa sang kakak sudah ingin melampiaskannya karena terlalu lama berada dalam situasi yang sangat sulit.


Aarav, tidak bisa menahan diri lagi dan langsung mengeksekusi sang istri.


....


Dua jam berlalu keduanya terlihat sedang mandi bersama di dalam bathup.


"Baby, Aku sangat ingin seorang anak yang cantik dan se k si."

__ADS_1


"Ya Tuhan, anakmu mau di apakan, kenapa harus se k si?"


"Astaga! bukan sek si, aku salah bicara. Berisi maksudku, kau harus memberikan ASI yang banyak pada anak kita agar gemuk dan terpenuhi gizinya."


"Nanti aku pasti akan memberikannya, apa kau juga ingin minta jatah?"


"Tentu saja, aku harus mendapatkan jatah yang lebih baik!"


"Dasar aneh."


Sang suami yang terlalu bersemangat, kemudian melahap sang istri di bathup itu.


Suara luar biasa terdengar sangat lembut tetapi juga penuh penekanan.


Netta, sangat menikmati momen berdua apalagi sang suami.


"Netta! kau masih menjaga kesucianmu, terima kasih sayangku!"


Netta merasakan hal yang aneh di dalam dirinya, sebuah desir yang sangat cepat teraih dengan sempurna.


Dia tak menyangka, akan mendapatkan situasi ini, sebuah rasa tak biasa yang sangat ia rindukan.


Namun tiba-tiba terdengar suara ...


Gubrak!


Netta membuka Netranya dan yang terjadi adalah dia sedang berada di dalam kamar.


"Aduh, punggungku." Netta lalu bangkit dari posisi jatuhnya dan mendapati dirinya hanya bermimpi.


*****

__ADS_1


__ADS_2