
Aarav telah berada di lantai atas dan mendapati sang istri menyandarkan kepalanya di atas meja.
Perlahan Aarav mendekat, dia duduk disebelah sang istri.
"Netta, apa kau sangat terluka dengan pernikahan ini?" ucap sang suami yang melihat airmata menetes dari sudut mata gadis itu.
Dia merasakan sesuatu yang aneh ketika berdekatan dengan sang istri di saat seperti ini, Aarav harus mengakui bahwa Netta adalah gadis yang apa adanya serta tidak aneh-aneh.
Sang istri juga memiliki kepribadian yang sederhana serta tak suka bermewah-mewah.
Hal yang paling penting dari semua itu adalah, Netta sangat sayang dengan ayahnya yang sangat menjaganya ketika kecil dulu, merawat Netta sepenuh hati meski sang ibu telah tiada.
Gerald juga tidak menikah lagi, meskipun wajah tampannya bisa saja memikat semua wanita yang dekat dengannya.
Semua itu, ia lakukan karena cintanya yang sangat besar kepada sang istri.
Netta yang memahami perasaan sang ayah, so pasti tidak akan membuat sang ayah bersedih hanya karena dia tidak mau menikah dengan Aarav yang notebene adalah Alex yang selama ini telah membantu pengobatan Gerald sampai memberikan tempat tinggal yang layak.
Netta tahu caranya berterima kasih.
__ADS_1
...
"Aku sangat mencintai ayahku, maaf bos Adya."
Tiba-tiba Netta mengigau dan Aarav menyadari satu hal, Netta memang tidak pernah ada rasa padanya.
Namun perasaanya yang justru peka saat bersama Netta, membuatnya kelimpungan, jiwa penjinak wanita tiba-tiba musnah seketika akibat Netta yang jujur dan baik hati.
"Aku deg-degan lagi, bagaimana ini tiba-tiba terjadi? Bibirnya sangat berbeda dengan gadis kebanyakan, milik Netta, sangat basah dan membuatku berga i rah."
Sang pria merasa aneh dengan segala hal yang terjadi pada dirinya.
Dia tidak ingin menerima hal ini, tetapi hatinya sangat ingin menjadi yang pertama dan terakhir bagi Netta.
Aarav mengusap kepala sang istri dan menemukan ketenangan disana.
Dia bahkan bisa tersenyum saat melihat liur yang menetes dari sudut bibir sang gadis.
"Kau sangat jorok Netta," ucap sang suami yang terlihat mengusap air liur tanpa jijik sama sekali, padahal dia sangat anti dengan Netta.
__ADS_1
Memang perasaan cinta yang belum jelas ini sangat meresahkan sang pecinta wanita.
Aarav yang kasihan dengan Netta, berinisiatif untuk mengendong sang istri turun ke ke lantai bawah, dan memindahkan tubuh itu ke atas ranjang agar sang istri bisa tidur dengan nyaman.
...
Lantai satu ...
"Huft, dia sangat berat dan terlihat sangat gemuk, apa yang dia makan sebenarnya, dasar gendut."
Sang suami sangat gemas dengan istrinya yang sudah terlelap tidur.
Aarav, tak bisa melakukannya malam ini karena dia justru tak bernyali.
Meskipun jiwanya meronta ingin menja ma h tubuh itu yang kini sudah menjadi milik sang suami seutuhnya.
Sang pria terlihat membaringkan tubuhnya diatas sofa sambil sesekali menatap wajah sang istri.
Dia benar-benar menjaga Netta.
__ADS_1
Rasanya sangat membahagiakan ketika apa yang ada di depannya bisa Aarav jaga dengan baik tanpa perlu merusaknya meski dia bisa melakukannya dengan sangat mudah.
*****