
Raka mendorong handel pintu, ia melangkahkan kakinya masuk bersama Adinda Namun tiba-tiba langkah kaki Raka terhenti saat melihat seseorang yang paling tidak ingin ia temui sedang duduk disamping Papinya. Melihat kehadiran Raka dan Adinda membuat Farhan tersenyum dan melambaikan tangannya agar keduanya mendekat padanya. Sedangkan perempuan parubaya itu menatap Adinda dari atas hingga kebawah, seolah menilai penampilan Adinda.
Adinda tersenyum dan dengan cepat mendekati Farhan. Ia mencium punggung tangan Farhan. "Kakek apa kabar?" tanya Adinda namun Farhan menatap Adinda dengan kesal.
"Papi Dinda, bukan Kakek!" pinta Farhan.
"Masa Papi Kek, Kakekkan Kakeknya Kak Guna Kakak iparnya Dinda!" ucap Adinda.
"Tapi kamu kan calon istrinya Raka!" ucap Farhan mengelus rambut Adinda dengan lembut. "Papi mau dapat menantu lucu sama kayak Adit yang dapat mantu lucu. Kamu dan Ayu kan sama-sama lucu, kalian itu mirip!" ucap Farhan membuat Adinda menyebikkan bibirnya.
"Jelas miriplah Kek, kitakan hasil dari pabrik yang sama" ucap Adinda membuat Farhan tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha... kamu ini ada-ada saja. Lastri ini loh calon mantu kita. Makanya saya nggak setuju sama wanita pilihan dari kamu buat Raka!" ucap Farhan membuat Adinda terkejut dan melihat Kearah Raka yang saat ini menatap wanita parubaya itu dengan tatapan dingin.
Lastri tersenyum ramah menatap Adinda. "Kamu kerja dimana?" tanya Lastri.
__ADS_1
"Sekarang jadi asistenya Om di kantor dan di kampus" Jelas Adinda.
"Dulu kuliah dimana?" tanya Lastri.
"Universitas Alexsander tempat Om Raka mengajar, dari S1 dan sekarang lagi lanjut S2 juga disana Tante" ucap Adinda. Entah mengapa nada bicara wanita parubaya yang ada dihadapannya ini membuatnya tidak suka.
"Luna itu tamatan S2 di Universitas bergensi di Inggris, Dia pintar makannya saya rasa dari segi pemikiran dan kedewasaan dia cocok buat Raka!" ucap Lastri membuat Adinda merasa ada sesuatu yang membuatnya terasa sakit hingga membuat dirinya begitu kecil saat ini.
Raka yang sejak tadi menyandarkan punggungnya dinding segera melangkahkan kakinya mendekati Lastri. "Jangan ganggu kehidupan saya! ingat kau bukan siapa-siapa!" ucap Raka.
"Papi jangan ikut campur. Kalau perempuan ini datang hanya mau merusak ketenangan kita lebih baik dia tidak pernah datang!" ucap Raka dingin.
Adinda memilih diam karena saat ini ia masih mencerna ucapan Lastri yang mengatakan jika Luna lebih cocok buat Raka dibandingkan dirinya. "Lebih baik anda keluar! sebelum saya menyeret anda keluar dari rumah ini! Dulu tiga puluh tahun yang lalu mungkin anda adalah nyonya di Rumah ini dan saya akan patuh kepada anda tapi sekarang bagi saya anda bukan siapa-siapa!" ucap Raka membuat Farhan memejamkan matanya karena inilah rasa sakit yang Raka selama bertahun-tahun.
Raka berbeda dengan Aditya. Aditya didik dan dibesarkan oleh mendiang istrinya hingga menjadi pribadi yang kuat, mandiri dan ramah kepada orang lain. Sedangkan Raka tidak, sifat dinginnya terbentuk karena Farhan tidak memperhatikannya selama ini.
__ADS_1
Lastri menatap Raka dengan sendu. Ia datang ke Rumah ini bukan hanya ingin melihat kedaaan mantan suaminya tapi putra kecilnya yang dulu ia tinggalkan dan memilih untuk pergi.
"Ayo kita bicara nak, kamu harus dengar penjelasan Mami!" ucap Lastri.
"Tidak ada yang perlu dijelaskan!" ucap Raka. Raka ingat dulu bagaimana ia pernah datang ke rumah Lastri dan ia diusir begitu saja.
Adinda menatap Farhan sambil menggenggam tangan Farhan. "Kek, Dinda kupasin buah ya!" ucap Dinda mencoba mengalihkan ketegangan yang ada di kamar ini agar Raka sadar jika kondisi Farhan yang saat ini lebih diutamakan.
Raka keluar dari kamar Farhan dan mengajak Lastri berbicara diruangan lain. Lastri mendekati Farhan dan mencium punggung tangan mantan suaminya itu lalu ia segera mengikuti Raka keluar dari ruangan ini.
Adinda mengupas buah apel sambil sesekali melirik Farhan. "Dinda nggak penasaran siapa perempuan tadi?" tanya Farhan.
"Dinda sudah bisa menebak Kek siapa dia, dia Maminya Om Raka ya Kek?" ucap Adinda.
"Iya dia mantan istri Kakek Dinda, tiga puluh tahun yang lalu Kakek bercerai darinya" jelas Farhan.
__ADS_1
tbc..