CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Kedondong


__ADS_3

Kisah Gemal Vivian baca di novel Mr. Arogan Suamiku.


Di kediaman Aditya Candrama saat ini terlihat ramai. Kedatangan Farhan Candrama ke rumah mereka membuat suasana haru karena Farhan menyadari kesalahannya. apalagi sikap Aditya dan Farhan saat ini tidak sedingin dulu. Keduanya ternyata saling menyayangi.


Saat ini Ayunda hanya bisa menatap Mama mertuanya dan adik perempuannya dengan sendu. Ia ingin sekali membantunya memasak, namun apa daya Gunadarma suaminya dan Elin ibu mertuanya melarangnya sedangkan Mamanya hanya tersenyum melihatnya yang saat ini tidak diperbolehkan membantu mereka.


"Turutin aja kemauan ibu mertuamu dan suamimu!" ucap Ratna.


"Ma, Mami dan suami Ayu kok jadi lebay gini sih Ma?" kesal Ayunda.


"Mereka sayang sama kamu nak, makanya mereka nggak ingin kamu kecapean!" ucap Ratna.


Setelah memutuskan untuk makan malam bersama, Elin segera bergegas meminta bantuan sahabatnya sekaligus besanya Ratna beserta putri bungsu Ratna untuk membantunya memasak. "Nikmati aja Mbak jadi ratu!" teriak Adinda.


"Dinda kamu hutang penjelasan sama Mbak!" teriak Ayunda.


"Nanti ya Mbak hehehe... sekalian Ayu mau cerita tentang dosen Ayu yang menyebalkan tapi ganteng banget orangnya!" jelas Adinda.

__ADS_1


C**epat banget sembuhnya hati lo ya Din. ngeliat cowok cakep aja lupa kalau lo baru patah hati ckckckc...


Ayunda menatap Vivian yang hanya diam terpaku dan duduk disofa sendirian sejak tadi. Ia sebenarnya ingin mengajak Vivian berbicara namun ada perasaan canggung mengingat sikap Vivian sebelumnya padanya. Ayunda mengerti bagaimana perasaan Vivian saat ini. Dulu ia memang tidak mencintai siapapun dan ketika Guna masuk kedalam kehidupannya ia bisa dengan mudah memberikan hatinya pada Guna.


Awalnya Guna memang terlihat cuek padanya, namun ketika ia mengamati tingkah laku suaminya itu, ia jadi paham karena suaminya itu terllihat dingin namun sebenarnya tidak. Guna itu sangat-sangat penyayang buktinya Guna sangat sabar dengan tingkahnya yang menyebalkan.


Ayunda menghela napasnya saat ia ingin memakan buah kedondong, namun ia tahan karena tidak ingin merepotkan suaminya. Ayunda ingat bagaimana Alfa mengajarkanya ketika mereka masih kecil bagaimana memecahkan buah kedondong dengan mudah. Dulu ia dan Adinda memukul buah kedondong kelantai namun tetap saja tidak terbelah, hingga kakak sulung mereka itu bak super hero menujukkan cara membelah buah kedondong miliknya. Alfa menjepitnya buah kendondong dengan pintu hingga akhirnya buah itu terbelah dan bisa segera dimakan.


Sebenarnya memakannya dengan mengupasnya juga bisa, tapi bagi Ayunda dan Adinda lebih asyik memakanya ketika bisa dibuka dengan paksa. Guna melihat Ayunda yang saat ini menatap ponselnya, ia tahu istrinya ini sangat suka memasak dan ia melarangnya karena takut istrinya ini kelahan.


"Ngeliatin apa?" tanya Guna ikut duduk disamping Ayunda. Guna mengerutkan keningnya saat melihat Ayunda menatap buah kedondong diponselnya.


"Kamu mau makan buah kedondong?" tanya Guna.


Ayunda menatap Guna dengan tatapan berbinarnya "Mau Msas, tapi udah mau malam kan susah carinya," ucap Ayunda.


"Mas cari kalau kamu mau makan buah itu!" ucap Guna.

__ADS_1


"Ayu nggak mau Mas pergi, nanti Mas pulangnya lama karena cari buah kedondong!" ucap Ayunda sendu.


"Udah makan malam kita cari gimana?" tanya Guna.


"Mau Mas boleh... Ayu kan pengen juga jalan malam!" ucap Ayu.


Tiba-tiba seseorang datang kehadapan Ayunda sambil membawa sepiring puding. "Adinda ikut ya Kak, ya Mbak!" ucap Adinda tersenyum manis.


"Ngapain mau ikut kita pacaran?" kesal Ayunda.


"Soalnya Adinda tahu dimana orang yang jual kedondong," ucap Adinda tersenyum penuh kemenangan.


"Oke tapi jangan iri ya kalau Mbak sama Mas Guna sayang-sayangan!" ucap Ayunda tersenyum jahil.


"Nggak mungkin, Kak Guna masih punya malu sayang-sayangan didepan adik ipar week... " cibir Adinda.


Tanpa mereka sadari Vivian menatap mereka dengan tatapan sendu. Ia kesepian selama ini, hidupnya yang terlihat mewah dan terlihat menyenangkan hanyalah kebahagian palsu. Ternyata uang bukan segalanya yang bisa membuatnya untuk membeli perhatian dan kebahagiaan.

__ADS_1


tbc...


__ADS_2