
kesal, tentu saja Adinda sangat kesal saat ini. kecelakaan yang baru saja terjadi mengakibatkan bibirnya tidak suci lagi hingga membuat Adinda ingin sekali memukul wajah Raka. Adinda segera mendorong Raka hingga ia bisa keluar dari kungkungan Raka. Adinda menatap tajam Raka.
"Om, kalau begini Dinda bisa kena sial. jika bukan karena Kak Guna yang meminta Dinda buat batu dia agar bujukin Om pulang, Dinda nggak bakal mau paksa Om buat kemari!" ucap Dinda kesal.
jangan kira dengan wajahnya yang kurang ajar tampan itu dia bisa dengan mudah menggap apa yang baru saja terjadi itu suatu hanya sebuah kecelakaan yang mengenaskan.
"Dibayar berapa kamu sama Guna biar bisa bujukin saya pulang?" tanya Raka dingin.
"Kenapa? mau tahu? mau bayar saya juga?" tanya Adinda kesal.
"Jadi kamu perempuan bayaran?" pertanyaan Raka membuat waja Adinda berubah sendu.
"Saya kira bapak orang yang cerdas dan bisa membedakan mana perempuan baik dan mana perempuan yang hanya ingin uang. asal bapak tahu ya saya memang bukan orang kaya sekaraya keluarga bapak, tapi kami masih punya harga diri. saya meminta imbalan kepada kakak ipar saya sendiri apa itu salah?" tanya Adinda menatap Raka dengan tatapan kesal. ingin sekali Adinda segera pergi dari sini tapi mengingat Farhan yang sangat baik padanya membuatnya mengurungkan niatnya itu.
Seorang laki-laki baru saja datang bersama perempuan dibelakangnya. ia melihat Raka dan Adinda sedang berada diruang santai. "Woy Dinda..." panggil Gemal membuat Adinda melihat kearah Gemal. "Cemberut aja lo Din itu.... Om" teriak Gemal mendekati Raka dan sambil tersenyum Gemal mendekati Raka lalu memeluk Raka dengan erat. tentu saja ia sangat mengingat sosok Raka yang ketampananya membuatnya kesal.
"Akhirnya Om pulang juga!" ucap Gemal tersenyum bahagia. "Hey kamu, salam sama Om Raka!" perintah Gemal ada Vivian yang terlihat kelelahan dan juga tidak bersemangat melangkahkan kkainya mendekati mereka.
__ADS_1
Vivian mendekati Raka dan mencium punggung tangan Raka. "Maafin Vivian Om!" lirih Vivian menhingat masa lalu karena Raka terlambat menjputnya membuat Raka mendapatkan kemarahan Farhan waktu itu dsn berakhir dengan pertengkaran yang menyebabkan Raka pergi karena diusir Farhan.
"Nggak usah bersandiwara sebentar lagi recana jahat apalagi yang akan kamu lakukan? apa kamu mau merayu Omku?" tanya Gemal menatap Vivian dengan tajam.
"Gemal woy... lo sama Om lo sama aja, nggak biasa memperlakukan perempan dengan baik!" ucap Adinda membuat Gemal mengerutkan dahinya karena bingung.
"Emang Om gue salah apa sama lo Din?" tanya Gemal penasaran karena Adinda itu jarang sekali marah dan saat ini Adinda terlihat sangat marah, biasanya Adinda itu sosok yang terlalu ramah menurutnya.
"Banyak salahnya... Vian sini lo ikut gue ja. sejahat-jahatnya lo sama Mbak gue, gue maklum kok karena lo jatuh cinta sama orang yang salah" ucap Adinda mengajak Vivian menjauh dari Gemal dan Raka. Gemal menatap kesal Vivian yang mengikuti Adinda meninggalkan ia dan Raka.
Raka duduk disofa dan Gemal juga duduk disofa berhadapan dengan Raka. "panjang ceritanya, intinya saya telah berhasil menyelesikan S3 saya Gem" ucap Raka.
"Hebat Om memang benar-benar keturunan Kakek. Om bisa berhasil tanpa uang dari Kakek" ucap Gema. sejujurnya bagi Gemal Raka tetap masih luar biasa seperti dulu. "Om bakal tinggal bersama Kakek kan?" tanya Gemal.
"Iya" ucap Raka.
Gemal menghembuskan napas leganya "Om tahu kondisi kesehatan Kakek?" tanya Gemal.
__ADS_1
"Saya tahu, Dinda menceritakan kepada saya tentang jantung dan ginjal Papi. saya sudah meminta Papi segera menjalani tindakan pengobatan dan segera dioperasi" jelas Raka.
"Terimakasih Om, jika bukan Om yang meminta Kakek menjalankan prosedur demi kesehatannya dia pasti menolaknya. Kakek sedikit banyak telah berubah Om" jelas Gemal.
"Iya dan aku telah berjanji akan menjalankan perusahaan bersama Guna dan akan tinggal disini bersama Papi" jelas Raka.
"Terimakasih Om telah memaafkan Kakek!" ucap Gemal tersenyum haru.
"Kau telah menikah dengan Vivian?" tanya Raka penasaran.
"Iya" ucap Gemal.
"Dia pasti sangat senang menjadi istrimu, sejak dulu dia menyukaimu" Jelas Raka.
"Dulu mungkin tapi sekarang dia membenciku" ucap Gema mengingat apa yang ia lakukan kepada Vivian.
tbc...
__ADS_1