CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Otw Hotel Sakura


__ADS_3

Adinda sampai di kediaman Candrama, ia masuk kedalam kediaman utama Candrama bersama suaminya. Sore ini rencananya mereka akan pergi bersama Farhan, Felisa dan Rayhan menuju Hotel Sakura. Ainda melihat Felisa berlari mendekatinya. Putrinya itu merengek untuk ikut ke hotel Sakura padahal Adinda berencana untuk membatalkan rencana mereka kesana karena Felisa sedang demam.


Adinda mengangkat tubuh Felisa membuat dan ia mencium pipi Felisa. "Kalau Feli masih sakit kita nggak usah pergi lagi ya nak!" ucap Adinda.


"Nggak mau Feli mau nyusulin Oma Mawar Bunda!" ucap Felisa.


Raka memegang dahi Felisa, "Udah nggak panas!" ucap Raka.


"Gimana Yah? kita tetap pergi?" tanya Adinda.


Raka menganggukkan kepalanya "Iya kita pergi, nanti ada Kak Adit yang bisa bantu periksa Felisa!" ucap Raka. Sebenarnya kemarin malam Raka dan Adinda telah membawa Felisa ke Dokter anak. Keadaan Felisa juga telah membaik saat ini. Mungkin jika Felisa dibawa kesana Felisa bisa cepat sembuh karena bisa bermain di taman yang ada disana.

__ADS_1


"Kita pergi ya Bun, Yah!" ucap Felisa membuat Adinda dan Raka tersenyum.


"Iya sayang," ucap Raka mencium dahi Felisa.


Farhan menggerakan kursi rodaknya dan mendekati mereka. Farhan tampak sehat karena Adinda selalu menjaga pola makan Farhan dan juga membuat Farhan gembira karena berbicara dengan Adinda mampu membuatnya selalu tertawa.


"Papi ikut ya Ka!" ucap Farhan membuat Raka menganggukkan kepalanya.


"Iya Pi, pasti Papi ikut tapi Papi harus janji sama Raka Pi!" ucap Raka menatap Farhan dengan serius.


"Janji agar Papi ngggak bertengkar sama Oma Mawar dan juga Papi nggak boleh makan sembarangan. Makanan Papi akan tetap dimasak oleh koki tapi dengan menu sehat seperti biasanya!" jelas Raka membuat Farhan menghela napasnya.

__ADS_1


"Oke Papi janji!" ucap Farhan karena putra bungsunya ini tidak akan pernah bisa ia bantah. Sama halnya dengan putra sulungnya Aditya yang sejak dulu selalu menasehatinya.


"Kalau gitu ayo kita pergi!" ucap Adinda tersenyum manis membuat Raka mengacak-acak rambut istrinya karena semaki hari Adindanya ini makin menggemaskan.


Adinda segera menuju lantai dua bersama Felisa, keduanya terlihat sangat bahagia membuat Raka tersenyum melihat punggu kedua perempuan yang sangat ia cintai itu. Adinda meminta pengasuh kedua anaknya agar menyiapkan barang mereka karena mereka juga akan ikut liburan di Hotel Sakura. Adinda mengambil Rayhan yang sedang terlelap diatas ranjang dan ia kemudian mengajak Felisa dan Rayhan segera menuju lantai satu mendekti Raka. Beberapa menit kemudian semua barang telah siap dan akan dimasukan kedalam mobil.


Mereka semua segera berangkat menuju Hotel Sakura. Adinda menatap bayi kecilnya yang masih terelap dipelukannya. Putra kecilnya ini adalah Raka junior karena sangat mirip dengan Raka. "Pi anak aku sama Mbak Ayu kenapa mirip keluarga Papi semua. Jangan-jangan nanti anak Gemal juga gitu lebih mirip Gemal dari pada istrinya?" ucap Adinda membuat Farhan tersenyum.


"Anak Alfa kan nggak mirip sama keluarga Papi," goda Farhan membuat Adinda menyebikkan bibirnya.


"Sejak kapan Kak Alfa jadi anak Papi," kesal Adinda.

__ADS_1


"Hehehe... sejak kamu jadi menantu Papi Alfa kakak kamu itu sudah Kakek anggap anak Papi juga," kekeh Farhan.


tbc...


__ADS_2