CEO-Ku, Suamiku

CEO-Ku, Suamiku
Persiapan


__ADS_3

Ayunda sudah tidak sabar lagi mengajak suaminya berdamai karena kasihan melihat Guna yang tidak banyak bicara padanya, tapi tetap menunjukkan perhatiannya. Guna bahkan meminta semua maid untuk mengawasi gerak-gerik Ayunda saat dirumah. Terdengar berlebihan, tapi Guna hanya ingin melakukan yang terbaik untuk menjaga kesehatan istrinya. Hari ini akan berakhir sandiwaranya dan ia bisa kembali bermanja-manja kepada suaminya seperti biasanya. Kejutan kecil telah disiapkan dihari spesial bagi Guna. Spesial karena hari ini Guna mendapatkan penghargaan dari pemerintah karena keberhasilannya menggerakan roda ekonomi dan membuka peluang kerja serta bisnis hingga ke luar negeri.


"Kekanak-kanakan banget ya Mbak kejutannya. Pakek acara ngembek segala," ucap Adinda.


Saat ini mereka sedang berkumpul di Kamar Ayunda dan Guna yang berada di kediaman Aditya Candrama. "Mami bilang sesekali ngerjain Mas Guna biar hidupnya bewarna karena dikerjain Maminya sendiri. Soalnya Mas Guna itu sama kayak Om Raka tipikal mudah mendapatkan apa yang dia inginkan dan juga mandiri. Tapi para lelaki Candrama memang mandiri semua, didikan Kakek sih," ucap Ayunda.


"Sama dia juga ... " ucapa Vivian terhenti saat Ayunda dan Adinda menatap kearahnya.


"Dia siapa?" tanya Adinda tersenyum jahil.


"Dia cowok korea kesukaan kalian itu," ucap Vivian dengan wajah memerah mengingat sosok yang ia maksud.


"Siapa hayo, udah Vian bucin itu nggak usah disembunyikan udah cinta mati dari dulu masih juga malu-malu meong. Di peluk dikit baper, dielus dikit jantung mau copot. Lo ngalahin kucing kalau mau mita kawin... ngeong... ngeong tapi kalau didekatin marah padahal mau... hahaha... " goda Adinda membuat Vivian melempar sandal rumah yang dipalainya kearah Adinda.


"Kok ngejekin Vian Din, kan yang dibahas Kak Guna sama Mbak Ayu!" protes Vivian.


"Soalnya ngegoda kamu itu lebih asyik Vian, mukanya memerah, tatapan malu-malu mau. Hahaha lucu banget. Kalau ada Gemal sekarang disini habis lo sama kita Vian!" ucap Adinda.

__ADS_1


"Udah nanti Vian ngambek dan minggat kita kan repot," goda Adinda membuat Vivian menyebikkan bibirnya. "Makanya kalau mau cerita itu cerita sama kita, jangan dipendam. jadi penyakitkan, ingat ya Vian kita ini kan saudara rasa sahabat!" ucap Adinda membuat mereka semua tersenyum.


Ayunda memeriksa persiapan kejutannya dan ia tersenyum saat semuanya telah siap. "Ini kok dekorasinya kayak mau lamaran Mbak. Mbak mau melamar Kak Guna?" goda Adinda membuat Vivian tersedak dan menahan tawanya.


"Sembarangan, kamu Din. Ini kejutan romantis buat Mamasku yang paling tampan," ucap Ayunda. "Kok jadi kangen sama Mbak Karina ya!" ucap Ayunda sendu.


"Kapan kita kumpul lagi ya, tapi enaknya kalau sudah pada punya anak gitu!" ucap Ayunda membuat Vivian dan Adinda tersenyum.


"Udah sebentar lagi suamiku pulang! kalian nanti siap-siap dibawah!" ucap Ayunda menujuk lapangan tenis yang terlihat berada dari jendela kamar ini.


"Iya Bu Ceo," ucap Adinda dan keduanya segera keluar dari kamar Ayunda memasuki i lift menuju lantai dua untuk menemui suami mereka.


"Ini diletakan dimana ya Yu?" tanya Elin mengedarkan pandangannya dan mencari tempat untuk menyembunyikan kue itu.


"Mi, pasti ketahuan Mi. Ini kue gede amat harusnya dibawah aja!" ucap Adinda.


"Dibawah udah ada kue juga Yu dan lebih gede dari yang ini!" ucap Elin.

__ADS_1


"Mi, acara ini kan bukan acara ulang tahunya Mas Guna kenapa pakai kue juga Mi?" tanya Ayunda.


"Acara ini kan syukuran buat kehamilan kamu dan juga keberhasilan Guna yang mendapatkan penghargaan, jadi jangan tanggung-tanggung, Yu!" jelas Elin.


Mami mertuanya ini memang sangat gaul bahkan acara syukuran atas kehamilannya dan syukuran keberhasilan Guna dalam bisnis saja, harus membuatnya berakting marah kepada suaminya hingga ia merasa sudah sangat keterlaluan denga sikapnya sendiri.


"Mi, kalau Mas Guna tahu nanti dan dia ngambek beneran gimana Mi?" tanya Ayunda khawatir.


"Nggak akan ngambek Yu, Guna bukan Raka. Lagian acara ini kan khusus keluarga kita aja. Besok baru acara besarnya Mama dan Mami mau ke panti dan juga mau memberikan sumbangan buat yayasan," ucap Elin.


"Iya Mi, terserah Mami deh!" ucap Ayunda.


Elin memang sangat menyukai acara kumpul keluarga seperri ini. Seminggu yang lalu Elin merayakan hari pertama kalinya dia dan Aditya saling menyatakan cinta. Hingga membuat semua keluarga harus berkumpul makan bersama dan mendengarkan kisah cintanya bersama Aditya.


"Ayu, kata Pak Sapto Guna udah pulang. Kamu siap-siap ya nak. Kasih selamat dan juga pelukan penuh cinta buat suami kamu!" ucap Elin segera keluar dari kamar ini.


Dek, Oma kamu ini Neli... Nenek lincah. Ada-ada aja tingkahnya.

__ADS_1


Batin Ayunda sambil mengelus perutnya.


__ADS_2