Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 103


__ADS_3

Malvin yang melihat istrinya akan jatuh langsung menangkap tangan istrinya agar jatuh ke dalam pelukannya.


"Bunda enggak papa??" tanya Malvin berusaha membantu istrinya nya duduk.


Tanpa banyak bicara Maira berdiri dan mengambil kembali baju yang berserakan gegara berusaha menghindari suaminya.


"Huuuufff harus ngelipet kembali!!!" batinnya, sedangkan kan Malvin bingung jika membantu istrinya takutnya tambah marah jika enggak membantu akan salah.


Malvin benar-benar bingung dengan apa yang akan ia lakukan saat ini, posisinya pasti akan serba salah di tengah istrinya yang sedang nahan emosi.


"Bun!!!" Malvin berusaha mendekati istrinya, tetapi tak ada respon apapun dari istrinya. "Bunda istirahat aja ya biar ayah yang ngeberesin semua nya!!!" Malvin tidak mau menyerah dia terus menerus mencoba untuk merayu istrinya.


Bahkan Malvin mencoba membantu istrinya untuk bangun, dan menuntunnya ke sofa, sedangkan Malvin mengambil alih pekerjaan istrinya.


Maira melihat apa yang di lakukan suaminya tersenyum, walaupun terkadang suaminya sering usil padanya merasa terharu, karena Malvin membereskan baju yang berserakan dengan cekatan, dan rapi.


Maira berdiri dan melangkah menghampiri suaminya yang sedang menaruh baju di lemari, Maira yang sudah berada di belakangnya langsung memeluk suaminya.


Malvin yang tiba-tiba di peluk oleh istrinya tersenyum, karena dia tau kalau istrinya tidak bisa marah terlalu lama, setelah menaruh bajunya Malvin memutar tubuhnya dan menghadap ke istrinya.


Malvin menatap wajah istrinya begitu jihan sebaliknya.


"Maafin ayah ya bun, ayah enggak ada niatan buat ngerecokin bunda, tapi bunda malah ngehindarin ayah terus jadi jatoh kan!!!" mendengar penuturan itu membuat Maira enggak habis pikir dengan suaminya itu.


"Kenapa jadi ayah yang marah?? Harusnya kan yang marah itu bunda, kalau bukan karena ke usilan ayah enggak bakalan kejadian juga!!!" karena kesal Maira meninggal kan suaminya yang merutuki dirinya sendiri karena tak bisa menahan ucapnya.


"Duuuuuh kenapa harus ngomong gitu sih, kan jadi ngambek lagi si bunda!!!" ucapnya sambil tepok jidatnya sendiri, Malvin benar-benar merutuki dirinya sendiri karena tidak bisa mengendalikan.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


"Akhirnya jam selesai juga!!" ucap ketiganya secara bersamaan.


"Hari ini kita kemana??" tanya Zyan kepada ke dua temannya.


"Kalau gua sih pengen santai aja menikmati semua nya sebelum sibuk nantinya!!!"


"Emmm begitu ya, ya udah gua pulang duluan!!!" Zyan melihat ke dua temennya yang terlihat sedang berfikir, ia mengerti akan yang ada di pikiran kedua temannya itu. "Biasa gua mau nganterin bunda gua tercinta untuk jalan-jalan!!!" ucapnya langsung pergi menuju parkiran, ketika ingin membuka pintu mobil Zyan enggak sengaja melihat Naura yang baru saja keluar dari koridor kampus.


"Mau kemana anak itu kenapa dia terlihat buru!!!" karena penasaran Zyan mengikuti Naura yang menaiki taksi hingga ia lupa tujuannya pulang akan kemana.


Zyan mengikuti Naura hingga sampai di mana taksi itu berhenti, Zyan terus memerhatikan di mana Naura berada saat ini.


Saat Zyan ingin turun tiba-tiba ponselnya berdering, Zyan pun mengurungkan niatnya untuk mengikuti Naura.

__ADS_1


"Ya ampun aku lupa lagi kalau ada janji sama bunda!!!!" Zyan langsung mengangkat telfonnya.


Zyan πŸ“² "Iya hallo bun!!!"


(....................)


Zyan πŸ“² "Iya bun ini Zyan lagi di jalan!!!"


(....................)


Zyan πŸ“² "Iya bunda sayang!!!"


Setelah memutuskan telfon nya Zyan langsung memutar balikan mobilnya untuk menemui sang bunda, tanpa memikirkan Naura.


Tak lama kemudian Zyan tiba di depan rumah di mana sang bunda berada saat ini.


"Selamat siang den Zyan!!!"


"Siang Pak, mari!!!" ucapnya membalas sapaan dari security atau satpam yang berjaga di rumah sang bunda.


"Zyan pulang!!!!" ucapnya sambil menutup pintu masuk, Zyan langsung menuju ruang tamu.


Di sana sudah ada sang kakek, nenek, dan bundanya juga.


"Zyan, ini heneran Zyan cucu kakek??" ucapnya yang tidak percaya kalau Zyan cucunya sudah besar.


"Iya dong!!!" Zyan langsung memeluk sang kakek.


"Udah pelukannya, nenek kan juga mau di peluk sama cucu nenek yang jarang pulang!!!" sontak yang mendengar nya pun tertawa, karena sang nenek dan kakek selalu berebutan kalau bersangkutan dengan Zyan.


"Ya udah sini nek, Zyan peluk juga!!!" Zyan pun memeluk neneknya, Maira yang melihat itu hanya menggeleng-geleng kan kepala.


Saat melihat itu sontak Maira teringat akan putrinya yang telah lama menghilang, Zyan yang menyadari bahwa bundanya tengah bersedih.


"Bun!!!" ucapnya setelah melepaskan pelukannya dari sang nenek. "Bunda kenapa??" tanya nya sambil memeluk sang bunda.


"Bunda enggak papa, ternyata anak bunda udah dewasa sekarang!!!" sambil membalas pelukan dari putranya.


Zyan tidak memaksa bunda nya untuk mengatakan nya, karena ia tau bahwa bundanya tidak baik-baik saja saat ini.


"Ya sudah kalau emang bunda enggak papa, kita berangkat sekarang yuk!!!"


"Mah, yuk kita ke kamar!!" ucap sang kakek yang mengerti akan maksut perkataan cucunya.

__ADS_1


"Ih papah apa-apaan sih, ini kan masih siang pah!!"


"Mah pijitin papah yah, badan papah pegel semua mah!!" ucapnya sambil menarik tangan istrinya.


Karena Zyan sudah dewasa jadi mengerti akan maksud neneknya atas keinginan sang kakek.


"Kamu kenapa Yan, senyum-senyum gitu??" yang melihat putranya tersenyum.


"Eh kenapa bun??"


"Itu kamu senyum-senyum kenapa??β€œ tanyanya lagi kepada putranya.


"Bukan apa-apa kok bun!!" sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Dasar anak sama ayah sama saja!!" ucap Maira pelan tapi masih terdengar oleh putranya.


"Aku sama ayah kenapa bun??" tanyanya yang tidak mengerti akan maksud perkataan bundanya.


Ayo dukung author agar lebih semangat lagi πŸ€—πŸ˜‡


Jangan lupa VOTE............VOTE.......VOTE.......


DAN LIKE..........LIKE.........LIKE.............LIKE.....


Agar author semangat untuk up


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—


terima kasih untuk semuanya yang sudah ngasih semangat buat author


semoga kalian tidak bosan dengan ceritanya 😁


maaf juga ya kalau ceritanya tidak se menarik novel lainnya πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Love you buat kalian semuanya 😘😘😘😘😍😍😍😍


Jangan lupa jaga kesehatan ikuti peraturan protokol kesehatan πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2