
Singkat cerita karena author bingung ingin mengetik apa di episode selanjutnya karena author kurang semangat.
Dua bulan kemudian kandungan Maira sudah mencapai tiga bulan, dan Malvin sudah menceritakan semua masa lalu nya kepada istrinya.
Hari demi hari mereka berdua bahagia, walau tanpa mereka sadari sepasang mata telah memerhatikan nya.
"Anak ayah, titip bunda dulu ya. Sayang jangan terlalu kecapean ya!!(cup)"
"Hati-hati ya ayah!!" ucap Maira menirukan suara anak kecil.
"Ya udah sayang aku berangkat dulu ya, telfon aku jika butuh sesuatu!!!" sebelum Malvin berangkat Maira mencium punggung tangan suaminya dan mengantarnya hingga depan pintu.
Sebelum Malvin berangkat ke kantornya Malvin sudah menyuruh beberapa pengawalnya untuk memperketat ke adaan karena Dara masih berkeliaran.
Tak lama kemudian Malvin tiba di kantornya, ketika di loby Malvin tidak sengaja melihat seorang gadis yang memakai topi dan masker dan gerak-geriknya membuat Malvin curiga padanya.
Malvin π²"Halo Denis saya mau perketat ke aman an kantor dan selidiki wanita yang ada di loby saat ini!!"
Denis π²"Baik tuan!!"
Setelah itu Malvin langsung mematikan telfon nya dan segera masuk ke dalam ruangannya, ketika Malvin menaiki lift tiba-tiba ada orang yang sengaja menerobos masuk.
"Siapa kamu?? berani sekali kamu menerobos masuk??" ucap Malvin dengan geram dengan nya.
"Malvin apakah kau telah melupakan ku??" mendengar suara itu Malvin terkejut karena suara itu sangat familiar bagi Malvin.
"Dara??"
"Aku pikir kau melupakan ku ternyata aku salah!!" ucapnya sambil tersenyum senang karena Malvin mengingat akan nya.
"Apa mau mu??π€―π€―" tanya Malvin dengan menatapnya dengan tatapan tajam, amarah Malvin sudah meledak-ledak saat melihat orang yang telah menyakitinya.
"Aku merindukan mu Vin!! π" Malvin yang mendengar perkataannya merasa jengah π.
__ADS_1
Ingin rasanya Malvin menghajarnya, namun dia urungkan karena dia tidak mau melakukan kekerasan terhadap wanita.
"Hem, apa lo bilang merindukan ku??π€¨ hem, jangan Mimpi. Semenjak kejadian itu gue udah melupakan lo, dan semenjak saat itu juga hubungan kita sudah tidak ada apa-apanya lagi paham?? π€―π€" Malvin benar-benar marah dengan kedatangan Dara secara tiba-tiba.
"Vin aku bisa jelasin semuanya sama kamu, tolong kasi aku kesempatan untuk yang kedua kalinya!!" ucap Dara dengan memohon kepada Malvin agar menerimanya kembali.
"Sorry enggak ada kamusnya bagi Malvin memberi kesempatan kedua, paham??" bentak Malvin dan setelah lift terbuka dengan segera keluar meninggalkan Dara.
Setelah bertemu dengan Dara Malvin langsung menghubungi Devan.
Malvin π²"Halo Van, Gue tadi ketemu sama Dara!!"
Devan π²"Apa?? terus apa yang dia lakuin??"
Malvin π²"Dia minta gue buat kasih kesempatan kedua!!"
Devanπ²"Terus lo jawab apa??"
Malvin π²"Lo kan tau sendiri enggak ada kamus gue ngasih kesempatan kedua buat penghianat!!"
Malvin π²"Mempertemukan Dara dengan Dion!!"
Devan π²"Apa lo gila Vin?? bukannya lo udah taun sifat Dion seperti apa??"
Malvin π²"Enggak ada cara lain Van selain ketemu dengannya!!"
Devan π²" Tunggu gue di sana kita bahas ini dengan yang lainnya."
Malvin π²"Baiklah gue tunggu lo di ruangan gue!!"
Malvin tidak tenang setelah bertemu dengan Dara, dia khawatir jika Dara tau tentang istrinya.
Tok................Tok............Tok...........
__ADS_1
"Masuk!!" jawab Malvin yang berusaha menyembunyikan kegelisahan nya.
"Halo bos!!"
"Kali ini bicaralah secara formal, karena kita akan membahas masalah pribadi bukan masalah kantor!!" ucap Malvin kepada Riko, Riko yang mendengarnya hanya nyengir karena telah mendengar ocehan Malvin.
"Baiklah-baiklah!!! βπ»" ucap Riko sambil mengangkat kedua jarinya hingga berhenti V βπ».
"Dimana yang lain??"
"Masih di jalan kali?? π€·π»ββ" ucap Riko santai dengan jawabannya.
Tak lama kemudian suara pintu terketuk.
Tok...........Tok..........Tok............
"Masuk!!" jawab Malvin yang masih sibuk dengan ponselnya, ternyata yang datang adalah Devan, Vito dan Arga sahabat Malvin kali ini berkumpul semua.
Mereka berkumpul untuk membahas masalah Dara, karena Malvin memikirkan keselamatan istrinya saat ini, karena para sahabat nya lah yang bisa membantu untuk memperlancar rencananya.
"Gimana ceritanya lo bisa ketemu sama Dara lagi Vin??" tanya Arga karena merasa heran karena Malvin bisa bertemu dengan Dara lagi.
Ayo dukung author agar lebih semangat lagi π€π
Jangan lupa VOTE............VOTE.......VOTE.......
DAN LIKE..........LIKE.........LIKE.............LIKE.....
Agar author semangat untuk up
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingππ
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.
__ADS_1
Dan jangan lupa β€β€ lovenya ya π
Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula π€