
Malvin kebingungan dengan sikap istrinya yang tiba-tiba menangis.
"Sayang beri tau aku apa yang membuat mu menangis??" ucap Malvin sambil mencium pucuk kepala istrinya, tetapi Maira tak kunjung berhenti menangis.
"Hey, sayang katakan padaku kenapa kamu menangis?? apa ada masalah??" tanya Malvin sambil me nakub wajah istrinya agar mendapat jawaban ataupun alasan mengapa ia menangis.
"Maafkan aku kak!!"
"Sayang ada apa?? kenapa kamu tiba-tiba minta maaf??" tanya Malvin, kebingungan karena istrinya tiba-tiba menangis dan kali ini tiba-tiba meminta maaf sebab.
"Apa kakak akan meninggalkan aku setelah ini??"
"Maksud kamu apa?? siapa yang mau meninggalkan mu??" tanya Malvin yang sukses di buat bingung oleh istrinya.
"Dengan semua kebohongan yang keluargaku lakukan kepada kakak, apakah kakak masih mau bertahan terhadap ku??" Malvin tidak mengerti dengan perkataan istrinya ini, karena ucapannya benar-benar membuatnya bingung.
"Sayang tolong bicara dengan jelas agar aku mengerti dengan apa yang terjadi!!" ucap Malvin sambil memeluk istrinya agar tenang dan tidak menangis lagi.
__ADS_1
"Kak jawab jujur apa benar kalau bibi aku menjual ku kepada keluarga kakak??"
"Sayang kenapa kamu bicara seperti itu?? siapa yang bilang??" Ucap Malvin sambil me nakub wajah istrinya sambil menghapus air matanya dengan ibu jarinya, karena selama ini keluarga Malvin menginginkan Maira untuk menjadi bagian keluarganya agar bisa hidup bahagia. Namun sayang seribu sayang bibinya itu malah meminta uang kepada keluarganya Malvin, tetapi keluarganya Malvin tidak mempermasalahkan itu asalkan mendapatkan Maira. Malvin yang mendengar itu terkejut pasal selama ini tidak ada yang memberi tahunya tapi ini malah Maira langsung yang membahasnya.
"Jawab dulu kak apa benar itu??"
"Keluarga ku memang memberi uang kepada bibi mu untuk pengobatan nenek kamu, dan keluarga ku tidak menganggap kalau kami membeli mu!" Malvin frustasi karena selama ini Malvin berusaha agar Maira tidak mengetahui masalah itu tapi nyatanya Maira mengetahui juga.
"Jadi itu semua benar?? dan aku tidak pantas mendapatkan kasih sayang kakak ataupun mama sama papa!!"
"Siapa yang bilang kalau kamu tidak pantas?? kamu adalah istriku!!" Maira terdiam dan melepaskan tangan Malvin dari wajahnya, dan membelakanginya.
"Tapi aku enggak pantas buat kakak!!" ucap Maira masih dalam posisinya.
"Jangan berkata seperti itu, kamu adalah orang yang pantas buatku!!" Malvin memper erat pelukannya terhadap istrinya sehingga mereka berdua menangis bersama di posisi yang masih sama."Dan aku enggak mau kehilangan kamu!!" ucap Malvin yang tidak mau melepas pelukannya. Maira yang mendapat perlakuan itu tak kuasa menahan air matanya yang terus mengalir tanpa henti.
"Tapi aku hanyalah.........??" Maira belum menghentikan,
__ADS_1
"Jangan berkata seperti itu, kamu adalah orang yang pantas buatku!!" Malvin memper erat pelukannya terhadap istrinya sehingga mereka berdua menangis bersama di posisi yang masih sama."Dan aku enggak mau kehilangan kamu!!" ucap Malvin yang tidak mau melepas pelukannya. Maira yang mendapat perlakuan itu tak kuasa menahan air matanya yang terus mengalir tanpa henti.
"Tapi aku hanyalah.........??" Maira belum menyelesaikan pembicaraannya malvin menghentikannya.
"Jangan berbicara seperti itu lagi berjanjilah, karena aku sangat mencintaimu dan aku tidak akan melepaskan mu!!" ucap Malvin sambil membalik istrinya hingga menghadap ke arahnya dan me nakub wajah istrinya. "Berjanjilah kalau kamu tidak akan mengatakan hal itu lagi dan tetap berada di sisi ku, berjanjilah!!" mendengar itu Maira merasa sangat beruntung mendapatkan suami yang bisa menerimanya apa adanya.,
"Tapi....??"
"Enggak pake' tapi-tapi an berjanjilah, ku mohon. Berjanjilah kalau kita akan menjalani ini bersama-sama!!" Maira masih terdiam karena bingung harus menjawab apa, sebab Malvin selalu memperlakukannya dengan lembut dan baik walau pada awalnya memang Malvin sering kasar akan perkataannya tapi tidak dengan sikapnya.
"Baiklah aku berjanji tidak akan mengatakan hal itu lagi!!" ucap Maira langsung memeluk suaminya dengan erat begitu juga dengan Malvin membalas pelukan istrinya.
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingππ
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.
Dan jangan lupa β€β€ lovenya ya π
__ADS_1
Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula π€
Terima kasih sudah membaca ceritaku π€