Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 27


__ADS_3

Maira yang tadinya ingin marah tidak bisa sebab suaminya tau bagaimana cara meluluhkan istrinya.


"Kak hari ini di rumah aja ya!!"


"Lo?? terus acara kita gimana??" Malvin terkejut saat Maira membatalkan rencananya.


"Entar sore aja kak, lagi males keluar!!!"


"Kakak mau tanya tapi kamu harus jawab jujur!!" Maira mengangguk tanda menyetujuinya."Kamu membatalkan itu semua karena ada Devan dan Lina??" tanya Malvin ragu-ragu saat bertanya hal itu terhadap istrinya.


"Hmmm, mulai deh!!" ucap Maira sambil mengerucutkan b***r nya sehingga membuat Malvin tersenyum karena istrinya cemberut begitu menggemaskan baginya.


"Sayang aku kan cuman nanya, jangan cemberut gitu dong!! (cup)" Malvin mencium kening istrinya agar dia tidak cemberut lagi.


"Iiiih kakak kebiasaan deh!!"


"Makanya jangan cemberut gitu ya!!" ucap Malvin sambil mencubit pipi tembem sang istri, sedangkan Maira meringis kesakitan karena suaminya mencubit pipinya terlalu keras.


"Kakak sakit, ish!!"


"Maaf-maaf, abisnya kamu si sayang bikin gemes banget!! (cup) oh sayang kalau acara kita di batalin terus kita ngapain hari ini??"


"Emmmm, enggak tau!!"


"Gimana kalau kita abis kan waktu kita berdua aja di kamar??" ucap Malvin sambil menaik turunkan alisnya dengan senyum menggoda, Mira terkejut saat mendengar perkataan suaminya itu.


"Kakak mulai deh, tau gini kemaren aku enggak mau ikut ke sini!!"


"Hmmm, jadi kamu nyesel gitu??" ucap Malvin sambil me nakup kedua wajah Maira dengan tangannya sehingga tatapan mereka saling bertemu, pipi Maira memerah setelah memandang wajah Malvin yang begitu tampan dan mempesona.

__ADS_1


"Kakak jangan liat Maira gitu napa??" ucap Maira sambil mengalihkan pandangannya dari Malvin karena Maira tak kuat menahan malu.


"Kenapa emangnya sayang?? Hmmm?? kamu makin gemes deh!!" sambil mencubit pipi tembem istrinya sehingga si empunya meringis kesakitan.


"Aaaawwww kak sakit!!" ucap Maira sambil melepas tangan suaminya dari pipinya, Malvin melihat Maira meringis ke sakitan tersenyum pasalnya kalau istrinya cemberut merasa gemas akan tingkahnya.


"Benarkah sini aku lihat!! (cup.......Cup.........Cup..........Cup)" Malvin tidak berhenti mencium pipi sang istri sehingga sang istri jengah akan kelakuan suaminya yang selalu seenaknya.


"Kakak ke biasa an deh, ish!!"


"Udah dong ngambek nya, kalau kamu ngambek terus kakak enggak akan berhenti untuk mencium pipi tembem kamu ini!!" ucapnya sambil menunjuk pipinya yang menggemaskan bagi Malvin.


"Makanya kakak jangan bikin ulah dong!!"


"Iya, maaf ya sayang!!" ketika mereka asik bercanda tiba-tiba suara ketukan pintu menghentikan mereka.


Tok................Tok.............Tok................


"Udah kak jangan marah-marah terus, entar cepat tua lo. Tapi emang udah tua sih!!" mendengar perkataan istrinya Malvin menghentikan langkahnya dan menoleh ke arahnya.


"Sayang jangan mulai ya??"


"Iya-iya maaf kak!!" Malvin pun melanjutkan membuka pintu, setelah pintu terbuka Malvin biasa saja karena dia sudah tau siapa yang telah mengganggu mereka.


"Ada apa??"


"Jutek amat lo, gue kesini cuman mau bilang Maira di cari sama nyokap lo!!"


"Mama?? maksud lo mama kesini Lin??" Lina mengangguk dan menghela nafas karena Malvin seperti tidak suka.

__ADS_1


"Mending cepetan deh bawa istri lo ke bawah!!"


"Iya bawel banget si lo!!" ucap Malvin sambil menutup pintunya dan menghembuskan nafas dengan kasar.


"Siapa kak??"


"Lina!!" ucap Malvin dengan wajah cemberut dan membaringkan badannya di sebelah Maira.


"Kakak kenapa??"


"Hmmm, di bawah ada mama. Katanya mau ketemu sama kamu!!" mendengar itu Maira langsung berdiri dan ingin meninggalkan Malvin namun langkahnya terhenti karena Malvin menarik tangannya.


"Kenapa kamu terlihat seneng banget mendengar mama kesini??"


"Iya lah aku tu seneng banget mama kesini. Karena aku kangen banget sama mama kak, kakak kan tau sendiri aku baru kali ini mendapat kasih sayang seorang mama sama papa!!" ucap Maira sambil menunduk karena mau Malvin mengira jika istrinya akan merebut papa mamanya.


"Iya sayang aku mengerti kok, tapi aku harap kamu jangan sedih lagi ya. Kamu harus janji sama kakak untuk tidak sedih lagi ok??" Mira tersenyum dan langsung lari memeluk Malvin.


"Iya kak aku janji sama kakak!! (cup)" setelah mencium pipi suaminya Maira langsung pergi meninggalkannya pasalnya Maira tidak ingin Malvin membalas ciumannya. Karena jika Malvin membalas ciuman dari istrinya akan panjang urusannya, pikir Maira.


Malvin melihat istri nya saat kegirangan setelah mendapat kabar bahwa mama nya menemuinya. "Begitu sulitnya kah kamu dulu sayang, di saat orang lain merasakan kasih sayang orang tua, sedangkan kamu kekurangan akan hal itu. Aku berjanji bahwa kamu akan mendapat semuanya sekarang!!" batin Malvin, mengingat suatu akan ke mirisan hidup istrinya dulu.


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca ceritaku πŸ€—


__ADS_2