Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 63


__ADS_3

Maira tau mana yang terbaik akan putrinya, jadi apapun didikan Maira terhadap putrinya itu yang terbaik untuk nya.


"Baiklah biar papa yang hubungi ayah mu!!"


"Jangan pa, ini udah malem bunda sama ayah pasti sudah tidur!!" ucap Kania karena dia tidak ingin mengganggu ayah dan bundanya.


"Baiklah sekarang kamu tidurlah ini sudah malam!!"


"Baik pa, selamat malam!!" ucap Kania, Arga melihat kepergian putri angkatnya itu tersenyum.


"Kau sama seperti bunda mu yang keras kepala, dan kau memiliki sikap seperti ayah mu yang selalu tenang!!" ucap Arga, sambil meng geleng-geleng kepala saat mengingat masa kecilnya.


#Di kediaman Malvin dan Maira.


"Bun kenapa belum tidur??" ucap Malvin yang baru saja masuk kedalam kamar sambil membawa segelas air dan menaruhnya di meja sebelah tempat tidurnya.


"Bunda tidak bisa tidur yah, biasanya bunda sebelum tidur melihat putri kita di kamar yang tidur terlelap. Sekarang aku tidak bisa melakukan hal itu, hiks,,,,,,,,,,,hiks,,,,,,,,,,,,,!!" mendengar itu Malvin langsung memeluk istrinya dan menenangkannya agar tidak sedih.


"Bunda bersabarlah ini tidak akan lama, demi keselamatan putri kita!!" mendengar ucapan suaminya Maira menatap wajah suaminya dengan begitu intens.


"Ayah kenapa Dara begitu kejam terhadap putri kita???" mendengar pertanyaan istrinya Malvin terkejut, pasalnya bukan Dara yang ingin mencelakai putrinya melainkan paman nya sendiri.


Malvin tidak bisa menceritakan apa yang di lakukan oleh paman nya itu, karena Malvin tak ingin istrinya semakin sedih setelah tau semuanya.


"Mungkin Dara tidak rela bun??"


"Hemm!!" mendengar jawaban istrinya Malvin terkekeh.


"Sudah jangan cemberut gitu, cinta ayah cuman buat bunda seorang!!" Maira mendengar perkataan suaminya langsung tersenyum.


"Hahahaha, ayah memang pandai kalau gombal!!"

__ADS_1


"Gombal sama istri boleh lah!!!" mereka pun tertawa agar mereka melupakan kesedihan mereka akan kerinduan terhadap putrinya.


...🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺...


Malam sudah berganti menjadi pagi, Arga memiliki kesibukan yang lebih.


Dulunya Arga hanya mengurus putranya dan kali ini dia juga akan mengurus putri angkatnya.


Tok..............Tok.............Tok............


"Zyan, bangun nak ini sudah pagi!!" karena tidak mendapat jawaban jadi Arga langsung dan ternyata putranya belum bangun.


"Zyan bangun nak ini sudah pagi nanti kamu bisa telat!!" ucap Arga sambil menepuk pipi putranya dengan pelan, tak lama kemudian putranya menggeliat.


"Emmm, papa aku masih ngantuk!!" Arga menghela tuh eleng kepala melihat putranya yang sulit di bangunkan setiap pagi, tanpa mereka sadari ada yang melihat kejadian tersebut.


"Selamat pagi pa, selamat pagi kak Zyan!!" mendengar suara itu Zyan langsung duduk begitu juga dengan Arga langsung menoleh ke arah sumber suara.


"Kania??" ucap Zyan dan Arga secara bersamaan, sehingga membuat Kania tersenyum melihat tingkah anak dan papanya yang begitu kompak.


"Iya pa!!" ucap Kania sambil menghampiri Arga yang masih duduk di sebelah ranjang putranya.


"Zyan segeralah mandi, papa sama Kania akan menunggumu di meja makan!!"


"Baik pa!!" Kania mengikuti langkah papanya menunju meja makan, lagi-lagi Arga di buat kagum oleh Kania.


Dia bangun tanpa ada yang membangunkan nya berbeda dengan putranya yang setiap hari harus di bangunkan oleh papanya.


"Selamat pagi pa, selamat pagi Kania!!" ucap Zyan yang baru turun dan duduk di samping Kania.


"Pagi kak!!" ucapnya sambil tersenyum manis pada kakaknya itu.

__ADS_1


"Ayo makanlah, setelah ini kita berangkat!!" merekapun sarapan bersama.


Kali ini Kania sarapan bersama Arga dan Zyan kemaren Kania masih sarapan bersama ayah dan bundanya tapi kali ini harus berubah demi keselamatannya.


Setelah selesai sarapan merekapun berangkat, pertama Arga mengantar putranya terlebih dahulu setelah mengantar putranya langsung menuju ke sekolah Kania yang baru.


Selesai mengantar keduanya Arga langsung menuju kantor sahabatnya.


"Ga gimana keadaan anak gue??"


"Dia baik-baik aja kok Vin, tapi gue pagi ini di buat kagum olehnya!!" mendengar ucapan sahabatnya itu langsung menatapnya meminta penjelasan.


"Maksud lo??"


"Dia bangun tanpa gue bangunin!!" mendengar ucapan sahabatnya itu Malvin tersenyum pasalnya dia sudah terbiasa melihat putrinya bangun pagi saat masih di rumah.


"Oh gitu!!!"


"Gue salut sama putri lo bisa melakukan hal itu sedangkan putra gue tidak seperti putri lo!!" lagi-lagi perkataan Arga membuat Malvin terkekeh.


Ayo dukung author agar lebih semangat lagi πŸ€—πŸ˜‡


Jangan lupa VOTE............VOTE.......VOTE.......


DAN LIKE..........LIKE.........LIKE.............LIKE.....


Agar author semangat untuk up


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.

__ADS_1


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—


__ADS_2