Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 60


__ADS_3

Maira tidak rela berpisah dengan putri kecilnya langsung menangis.


"Mai ini tidak akan lama sampai Dara dan.......??" Ucap Dion terhenti karena tidak mungkin mengatakan semuanya terhadap Maira apalagi tanpa izin dari Malvin suaminya.


"Dan apa kak??" tanya Maira yang tidak mengerti akan rencana mereka.


"Bunda, bunda percaya kan sama ayah?? ini tidak akan lama!!"


"Ayah apa kah yang ingin melukai putri kita bukan hanya Dara??" mendengar pertanyaan istrinya Malvin terdiam pasalnya memeng benar akan adanya, selain Dara ada orang lain yang lebih berbahaya.


Maka dari itu Malvin menitipkan putrinya kepada Arga, karena persahabatan mereka berdua jarang di ketahui oleh orang-orang di sekitar Malvin.


"Iya sayang, dan itu semua masih dalam penyelidikan!!" Malvin menghela nafas sebelum melanjutkan pembicaraannya."Bun, kita percayakan putri kita kepada Arga ya bun??" Maira tak menjawab perkataan suaminya.


Maira melirik putrinya yang sedang sibuk mencubit pipi Arga, sedangkan yang di cubit menciumi Kania sehingga tertawa lepas


"Baiklah, Kania nanti kamu di rumah paman Arga tidak boleh nakal ya??" ucap Maira sambil mengelus elus kepala putrinya.


"Mai boleh putri mu memanggil ku ayah?? Mmmmm kalian jangan salah paham gue enggak akan merebut Kania, ini hanya mengecoh lawan!!" Arga menghela nafas pelan."Kalian kan tau aku duda beranak satu mana mungkin merebut putri kalian??" ucapnya berkaca-kaca.


Lima tahun yang lalu sejak Malvin menjadi suami Maira, Arga memang sudah beristri di saat pernikahan Arga. Hubungan persahabatan Arga dan Malvin tidak akur, dan setelah satu tahun pernikahannya di karuniai seorang putra.


Setelah putranya berumur 2 tahun istri Arga kecelakaan dan nyawanya tidak tertolong karena pendarahan yang luar biasa.


Di kala itu hubungan Arga dan Malvin baru saja baikan, mereka bertengkar akibat ulah Dara, Malvin mengira kalau Arga menyukai Dara karena melarang Malvin menjalin hubungan dengan Dara.

__ADS_1


Maira yang mengerti akan kehilangan seseorang itu menyakitkan, Maira tersenyum lalu menyentuh pundak Arga.


"Baiklah putriku boleh memanggil mu sesuai dengan keinginan mu!!"


"Cantik dengar kata bunda mu kau boleh memanggil ku dengan sebutan ayah agar sama dengan panggilan putraku terhadap ku!!" ucap Arga sambil mencium pipi Kania.


Putra Arga bernama Zyan Firdaus saat ini sudah berumur 5 tahun.


"Berarti putri ayah sekarang memiliki dua ayah??" ucap Malvin sambil menggelitik putrinya yang di ambil dari pangkuan Arga.


Saat menggelitik putrinya tiba-tiba ponsel nya berdering, saat di lihat siapa yang mengirimnya pesan Malvin terkejut saat membaca pesan.


"Siapa yah??" ucap Maira kepada suaminya yang tengah terkejut dengan rahang mengeras dan wajahnya sudah memerah menahan amarah.


"Kenapa Vin??" ucap Dion penasaran karena Malvin terlihat tak bersahabat, sedangkan Kania yang melihat ayahnya menahan amarah.


"Ayah!!(cup)" Kania langsung mencium pipi sang ayah dan memeluknya dengan begitu erat sehingga Malvin lupa akan kekesalannya.


"Dara mengancam ku jika aku tak menemuinya dia akan melukai keluarga kecilku!!"


"Cantik kemari lah!!" ucap Maira kepada putrinya, untuk hari ini Kania tidak sekolah karena surat pemindahan sekolah ke sekolahnya agar dekat dengan rumah Arga.


Arga meski tidak memiliki istri tetapi dia tetap mengurus putranya dengan baik, bahkan Arga adalah ayah yang hangat meskipun saat bersama para sahabatnya Arga lah yang paling jutek dan dingin.


Tetapi perhatiannya terhadap putranya itu tidak terlupakan walaupun dia sibuk akan pekerjaannya, tetapi dia berusaha keras untuk membagi waktu dengan putranya.

__ADS_1


Semenjak dia menjadi duda Arga tidak ada niatan untuk menikah lagi atau mencari ibu pengganti buat Zyan.


Selagi Zyan nyaman dengan keadaan saat ini, Arga hanya menunggu Zyan yang mengatakan sendiri jika dia ingin ibu.


Karena Arga tidak mau putranya mengalami hal yang sama seperti kehidupannya, ibu kandung Arga meninggal saat arga berusia lima tahun karena sakit.


Ayahnya menikah lagi, akibat pernikahan itu hidup Arga tidak seperti awal justru hubungan anak dan ayah malah renggang.


Akibat tuduhan ibu tirinya kepadanya sehingga sang ayah lebih percaya dengan istri barunya di bandingkan putranya.


Ayo dukung author agar lebih semangat lagi πŸ€—πŸ˜‡


Jangan lupa VOTE............VOTE.......VOTE.......


DAN LIKE..........LIKE.........LIKE.............LIKE.....


Agar author semangat untuk up


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2