Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 74


__ADS_3

Setelah mengantar kedua anaknya Arga langsung menuju ke kantor Malvin, setelah tiba di sana Arga merasa ada yang aneh.


Karena Devan, Vito, Riko dan Malvin hanya terdiam mereka hanyut dalam pikiran mereka masing-masing, bahkan mereka tidak menyadari akan kedatangan Arga.


"Kalian pada kenapa?? Van, Vit, Rik. Vin?? dasar aneh lo pada!!" Arga hanya menghembuskan nafas dengan kasar karena tidak mendapat jawaban dari ketiga sahabatnya itu.


Arga pun terdiam setelah perkataannya tidak ada jawab dari para sahabatnya, tak lama kemudian pintu terbuka sehingga membuat orang yang berada di dalam ruangan itu menoleh ke arah pintu secara bersamaan.


"Sayang kenapa kesini??" tanya Vito karena tunangannya datang ke kantor tanpa memberi taunya terlebih dahulu.


"Bunda??" ucap Malvin langsung memeluk Maira dengan sangat erat.


"Mama, ada apa kesini, tumben???" Sedangkan Arga dan Vito hanya diam, nasib memang bagi yang tidak memiliki pasangan. 😁


Yang satu pernah merasakan indahnya berpasangan sehingga di karuniai seorang putra siapa lagi kalau bukan papa Arga 🀭.


Sedangkan yang satu lagi belum pernah menjalin hubungan karena kesibukannya di rumah sakit dan pengabdiannya terhadap keluarga Malvin hingga tidak sempat menjalin hubungan dengan seorang wanita, siapa lagi kalau bukan dokter Vito. 🀭


"Ayah lepas, bunda enggak bisa nafas!!" ucap Maira sambil berusaha melepaskan pelukannya dari Malvin.


"Maaf bun!!" ucap Malvin sambil melepaskan pelukannya dan membawa kania duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.


"Tumben-tumbenan ni pada dateng semua ke kantor ada perihal apa??" tanya Arga agar suasana tidak sunyi.


"Memangnya salah ya kalau istri datang ke kantor suami??" tanya Lina sehingga membuat Arga terdiam karena perkataannya benar.


"Atau jangan-jangan kalian sedang menyembunyikan sesuatu dari kita??" tanya Liya kepada para lelaki yang ada di ruangan itu.


"Sayang kenapa kamu bicara seperti itu??" ucap Riko sambil menggenggam tangan Liya.


"Abisnya kalian kok kayak kaget gitu melihat kedatangan kita??" ucap Liya sambil menghempas tangan Riko.


"Kalian aja pada bingung apa lagi gue, sedari tadi gue di abaikan. Entah apa yang mereka pikirkan sampek kedatangan gue mereka enggak menyadarinya!!" ucap Arga membuat Malvin, Devan, Vito, Riko, kaget mendengar suara Arga.

__ADS_1


"Sejak kapan lo di situ??" tanya Malvin karena sedari tadi tidak melihat Arga tetapi malah tiba-tiba sudah berada di ruangannya.


"Makanya jangan melamun terus!!" ucap Arga kepada para sahabatnya itu.


"Ayah memangnya ayah memikirkan apa??" tanya Maira kepada suaminya itu.


"Entahlah bun tiba-tiba ayah merindukan Kania!!" mendengar nama putrinya Maira langsung gelisah sehingga membuat Arga dan Malvin saling pandang.


"Bun, bunda kenapa gelisah gitu??"


"Iya Mai lo kenapa??" tanya Arga yang melihat Maira gelisah.


"Perasaan ku enggak enak yah, ayah coba ayah hubungi pengawal Kania!!"


"Memangnya kenapa bun??" Malvin di buat heran oleh istrinya yang tiba-tiba gelisah.


"Udah cepet tanyakan apakah Kania baik-baik aja!!" Malvin mau tidak mau harus menghubungi para pengawalnya.


Malvin πŸ“² "Hallo bagaiman..........!!"


Malvin πŸ“² "Apa?? Cepat kalian kejar Jangan sampai Putri ku kenapa-kenapa!!"


Malvin emosi setelah mendengar laporan dari anak buahnya, saat Arga ingin mengajukan pertanyaan tiba-tiba ponselnya berdering.


drrrrrttttt............drrrrrrrttttttt............


Arga πŸ“²"Hallo ada apa???"


(...........................)


Arga πŸ“²"Apa??? Kenapa kalian bisa teledor?? cepat cari kejar mereka jangan sampek kalian kehilangan jejak!!"


Arga emosi setelah mendapat laporan dari bodyguardnya yang menjaga Kania saat di sekolah.

__ADS_1


"Sial, siapa yang berani melakukan ini??"


"Ayah, kenapa dengan putri kita???" tanya Maira kepada suaminya yang sedari diam saja dan terlihat seperti menahan emosi.


"Ga apa lo juga mendapat laporan dari orang suruhan lo??" tanya Malvin kepada Arga yang sudah emosi sedari tadi.


"Iya Vin, dan gue enggak akan biarin mereka m berhasil akan rencananya!!" Maira langsung menangis setelah mendengar perkataan Arga dan suaminya.


"Ayah apa yang terjadi dengan putri kita???" tanya Maira sambil mengguncang tubuh suaminya karena tidak mendapat jawaban darinya.


"Mai lo tenang dulu, Kania baik-baik aja ok!!"


"Apa maksud lo Ga??" tanya Maira yang semakin bingung.


"Sebenarnya ada apa Ga, Vin??" tanya Devan kepada kedua sahabatnya yang membuatnya semua orang bingung sedari tadi.


"Kania di culik dan rencana mereka benar-benar sudah melakukan persiapan dan mereka menggunakan senjata api, sedangkan para bodyguard Kania yang mereka lumpuh kan terlebih dahulu sebelum membawa Kania!!" mendengar penjelasan Arga Maira langsung pingsan.


Kira-kira siapa ya, yang berani menculik Kania Sanjaya??


Ayo dukung author agar lebih semangat lagi πŸ€—πŸ˜‡


Jangan lupa VOTE............VOTE.......VOTE.......


DAN LIKE..........LIKE.........LIKE.............LIKE.....


Agar author semangat untuk up


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘

__ADS_1


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—


__ADS_2