Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 73


__ADS_3

Hari sudah berganti malam mereka sedang menonton TV dan Zyan sedang belajar di kamarnya.


"Kania mau kemana??" tanya Arga yang melihat Kania tiba-tiba berdiri sehingga membuat Arga bingung.


"Kania mau nemenin kakak pa!!" Arga heran karena Kania tiba-tiba mau menemani Zyan.


"Baiklah tapi ingat jangan mengganggu kakak mu ok!!" Kania pun tersenyum dengan perkataan papanya.


Karena Kania pergi ke kamar Zyan Arga melanjutkan pekerjaannya yang tertunda, di ruang kerjanya.


Satu jam kemudian Arga menghentikan pekerjaannya dan masuk ke dalam kamar Zyan, Arga membuka pintunya secara perlahan.


Setelah pintu terbuka Arga tersenyum Zyan dan Kania sudah tidur, Zyan yang memeluk Kania yang tidur di sebelahnya.


Arga mendekati mereka dan membenarkan selimut mereka Arga pun tidak lupa mencium kening kedua anaknya secara bergantian.


***********


Hari sudah pagi, Arga yang sudah bangun dari jam 5 merasa heran karena Kania belum bangun.


Kania ataupun Zyan meski umur mereka hanya berselisih tetapi kepintaran mereka melebihi anak di umur 7sampai 10 tahun.


Arga pun memberanikan diri untuk melihat ke kamar Zyan, ketika Arga sudah berada di dalam kamar Zyan Arga tidak menemukan Kania begitupun dengan Zyan.


"Zyan, Kania, kalian di mana??" ucap Arga berteriak memanggil kedua anaknya yang tidak ada di dalam kamar, saat Arga ingin memanggil kembali tiba-tiba.


"Ada apa pa??" mendengar suara putrinya Arga pun langsung menoleh ke sumber suara.


"Kania!!" Arga pun langsung memeluk Kania.

__ADS_1


"Ada apa sih pa?? pagi-pagi udah teriak-teriak??" tanya Zyan yang baru keluar mandi.


"Huuuuff, tadi papa pikir kalian hilang, Zyan tumben kamu bangun pagi??" ucap Arga yang melihat putranya bangun tanpa ada yang membangunkan, dan bahkan sudah selesai mandi begitu juga dengan Kania.


"Ya sudah, kalian mau makan apa??"


"Aku mau nasi goreng pa!!" ucap Zyan yang antusias karena papanya akan memasak untuk mereka."Kalau kamu dek??" sambung Zyan.


"Cantik mau di masakin apa??" tanya Arga kepada putrinya yang diam saja sedari tadi.


"Apa aja pa!!" ucapnya dengan senyuman manisnya.


"Baiklah kalau gitu papa sama kan ya kita sama-sama makan nasi goreng gimana???" mendengar ucapan Arga mereka berdua hanya menganggukkan kepala, Arga yang melihat mereka kompak tersenyum.


Arga pun langsung menggandeng kedua anaknya menuju meja makan, Kania dan Zyan menunggu papanya yang memasak nasi goreng untuknya.


Arga yang melihat Kania tersenyum karena karena berceloteh sehingga membuat Zyan tertawa lepas mendengar celotehannya, tak lama kemudian masakan sudah jadi.


"Emmmm masakan papa enak!!" ucap Kania setelah mencicipi nasi goreng yang di buat oleh papanya itu.


"Kalau begitu habiskan biar cepet besar!!" ucap Arga sambil mengacak acak rambut kania.


Zyan yang melihat rambut Kania yang berantakan langsung tertawa membuat Kania ke heranan akan perbuatan Zyan.


"Kenapa kakak tertawa??" ucap Kania sambil cemberut karena kakaknya yang tertawa lepas.


"Hahahahahaha, tidak ada apa-apa kok dek!!"


"Zyan jangan gitu sama adeknya!!" ucap Arga sambil mengacak acak rambut Zyan, Zyan yang mendapat perlakuan itu malah cemberut sedangkan Kania tertawa karena rambut kakaknya berantakan.

__ADS_1


"Papa!!" ucap Zyan sehingga membuat Arga terkekeh akan kelakuan putranya yang sedang merajuk.


"Sudah-sudah jangan merajuk lagi sekarang lebih baik kalian habiskan sarapan kalian setelah ini papa akan antar kalian!!" ucap Arga kepada kedua anaknya agar melanjutkan sarapannya.


Setelah selesai sarapan Arga yang sudah selesai siap-siap langsung menggandeng tangan kedua anaknya untuk mengantar ke sekolah masing-masing.


"Seperti biasa pak ke sekolah Zyan dulu lalu ke sekolah Kania!!" ucap Arga kenapa supir pribadinya, semenjak ada Kania, Arga jarang mengemudikan mobil sendiri melainkan menggunakan supir.


Karena Arga ingin menghabiskan waktunya bersama kedua anaknya selama perjalanan.


"Kania terus berceloteh sehingga membuat Arga dan Zyan, supir pribadinya pun ikut terkekeh akan ulah Kania.


"Zyan inget ya nanti kalau sudah di sekolah jangan---!!" ucapan Arga langsung di potong oleh Zyan.


"Jangan nakal dan jangan berantem!!"


"Anak pintar, Kania nanti kalau di sekolah jangan nangis dan jangan nakal ok!!" Kania pun mengangguk-anggukkan kepala tanda mengerti.


Ayo dukung author agar lebih semangat lagi πŸ€—πŸ˜‡


Jangan lupa VOTE............VOTE.......VOTE.......


DAN LIKE..........LIKE.........LIKE.............LIKE.....


Agar author semangat untuk up


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.

__ADS_1


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—


__ADS_2