Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 23


__ADS_3

Malvin dan Maira saling bercanda tawa di ruang tengah sehingga tanpa sadar sudah tak terasa begitu larut malam.


"Sayang gimana kalau besok kita jalan-jalan??"


"Jalan-jalan kemana kak??" Malvin nampak berpikir untuk menjawab pertanyaan sedangkan Maira tampak terlihat biasa saja setelah mendengar Malvin mengajaknya jalan.


"Kemana aja yang penting kamu bahagia sayang!!"


"Oh.....!!" Malvin kaget bukan main setelah mendengar jawaban Maira karena Maira terlihat tidak suka sehingga membuat Malvin heran terhadap istrinya.


"Kenapa sayang?? sepertinya kamu tidak suka ya??"


"Bukan gitu kak, kakak kan tau banyak orang yang membenci ku. Jika mereka melihat ku jalan sama kakak yang ada mereka makin membenci ku!!" ucap Maira dengan mata berkaca-kaca, Malvin yang melihatnya merasa iba.


"Baiklah bagaimana kalau kita besok seharian di villa??" mendengar itu Maira langsung berbinar-binar karena tempat itu sangatlah indah, dan bukan hanya indah tempat itu sudah menjadi saksi awal cinta Maira dan Malvin. Malvin yang melihat Maira nampak bahagia merasa senang karena istrinya bahagia walaupun pergi ke tempat yang tidak begitu mewah.


"Emmmm, kak!!"


"Iya sayang kenapa??"


"Apakah kak Devan dan Lina ikut??" lagi-lagi Malvin di buat heran akan pertanyaan istrinya itu.


"Tidak sayang untuk kali ini khusus hanya untuk kita berdua bagaimana?? kamu mau kan sayang??"


"Mmmm baiklah!!" Malvin mendengar jawaban istrinya sangat bahagia pasalnya kali ini Maira tidak menolak ajakan Malvin walau tanpa Lina dan Devan.


"Oh iya sayang apakah kamu masih mau melanjutkan sekolahmu??" Maira terdiam, diamnya Maira Malvin tau kalau istrinya itu sedang bingung."Tidak perlu kamu jawab sekarang sayang!! (cup)" bukan Malvin namanya kalau tidak membuat Maira malu akan perlakuan suaminya walaupun hanya berdua.

__ADS_1


"Kakak, ish mulai deh!! (cup)" Malvin mendengar teguran istrinya bukan berhenti malah makin menyukai sikap istrinya itu yang sangat menggemaskan bagi malvin.


"Jangan seperti itu ke orang lain ya sayang jika kamu tidak mau ku hukum nantinya!!"


"Mmmm, kak!!"


"Iya sayang kenapa??" Maira terdiam." Sayang ada apa?? jika ada masalah cerita sama kakak!!"


"Kakak enggak malu emangnya?? punya istri orang miskin seperti ku??"


"Tidak, kenapa mesti harus malu??" lalu Malvin memegang ke dua pipi istrinya dan mata mereka saling bertemu."Sayang dengarkan aku, siapapun kamu, apapun ke adaan kamu. Mau orang tidak punya mau orang cacat sekalipun kakak akan tetap mencintai mu. Kakak tidak peduli akan perkataan orang tentang kita!!"


"Tapi kak, aku kan pelu.........!!"


"Dengerin kakak, kamu bukan pelunas hutang, kamu adalah istri dari Malvin Sanjaya, siapapun yang berani menghina istri ku akan berurusan dengan ku. Dan aku tidak akan membiarkan istri ku sedih karena hinaan sampah mereka, jadi kamu tidak usah berfikiran seperti itu ya sayang??(cup,............Cup............Cup..............Cup)" Malvin berkali-kali memberikan ciuman kepada Maira, sedangkan yang mendapat perlakuan itu malah kesal bukan memerah wajah tetapi kesal akan ulah suaminya.


"Idih tumben banget istri ku cemberut??" ucap Malvin menirukan suara anak kecil yang masih baru bisa belajar bicara.


"Kakak selalu seenaknya melakukan itu terhadap ku, hmmm!!"


"Emangnya isti ku yang cantik ini idak mau ya??" (isti\=istri, idak\=tidak)


"Hmmmm!!"


"Yakin enggak mau?? (cup............Cup.............Cup...............Cup..........Cup)"


"Kakak, ish nyebelin banget si!!"

__ADS_1


"Hahaha, udah jangan cemberut gitu mau aku cium lagi?? Hmmmm!!" kali ini Malvin tertawa lepas melihat tingkah istrinya, (Aku berharap kita seperti ini terus sayang, dan aku berterima kasih kepadamu karena kamu sudah mengembalikan senyum ku lagi!!) batin Malvin yang merasa beruntung karan telah mengenal Maira.


"Cium aja kalau bisa, weeeeek!!" ucap Maira sambil melangkah pergi, sedangkan Malvin terkejut karena Maira menantang suaminya. Sehingga terjadilah kejar-kejaran antara Maira dan Malvin di dalam apartemen itu.


"Liat saja sayang aku akan menangkap mu!!"


"Coba saja kalau bisa weeeek!! 😜😜" Malvin merasa tertantang saat Maira mengatakan hal itu.


"Baiklah jika itu mau mu sayang!!" Malvin terus mengejar Maira, mereka tidak peduli walau sudah larut malam mereka masih melakukan kejar-kejaran hingga pada akhirnya Maira tumbang karena tidak kuat lari.


"Huuff.........Huuff...........Huuff!! sudah kak aku capek!!"


"Benarkah??" tanpa aba-aba Malvin langsung memeluk Maira dari belakang." Makasih sayang karena kamu sudah mau bersamaku dan menjadi bagian dalam hidup ku!!" Maira mendengar itu tersenyum.


"Seharusnya aku yang terima kasih sama kakak karena kakak sudah menerima aku apa adanya bahkan dengan kekurangan ku pun kakak terima!!"


"Itu karena kakak mencintai mu sayang!!" Malvin memper erat pelukan kepada istri tercintanya itu.


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—


Terima kasih sudah membaca ceritaku πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2