
Saat Malvin sedang bicara lewat telfon sambil memerhatikan Maira yang sedang senyum-senyum sendiri.
Malvin 📲 "Hallo Van kenapa??"
Devan 📲 "Vin lo gimana sama Maira?? lo enggak marahin dia kan??"
Malvin 📲 "Ngapain gue marahin istri sendiri??"
Devan 📲 "Ya kali aja lo mau marahi istri lo karena kejadian di sekolah itu??"
Malvin 📲 "Iya sih gue belum nanya kejujurannya sama dia, tapi nanti gue coba tanya kejujurannya!!"
Devan 📲 "Lo boleh nanya ke dia tapi jangan sampek lo bicara kasar sama dia ok!!"
Malvin 📲 "Iya-iya bawel lo!!"
Malvin langsung mematikan ponselnya secara sepihak tanpa menunggu balasan dari si penelfon.
"Kamu kenapa sayang?? kok dari tadi senyum-senyum sendiri gitu??" Malvin langsung menghampiri Maira yang masih duduk di pinggir ranjang.
"Emmm, kenapa??" tanya Maira terkejut saat Malvin di memanggil Maira, Maira pun menoleh ke arah sumber suara.
"Kamu kenapa si sayang?? hemm??"
"Aku enggak papa kok kak!!"
"Emm gitu ya!!" ucap Malvin sambil ingin berdiri tapi Maira menarik tangan Malvin sehingga Malvin menoleh ke arah Maira.
"kak!!"
"Ada apa sayang??" tanya Malvin sambil membelai kepalanya Malvin berharap kalau Maira meberi taukan kedapa Malvin tentang kejadian saat di sekolah.
"Maira minta maaf sama kakak soal kejadian tadi siang yang udah bikin kakak malu karena Maira!!" karena Maira tidak kuat jika melihat mata Malvin jadi dia menundukkan kepalanya.
"Sayang dengerin aku, aku enggak pernah malu karena mu, jutru aku bahagia menikah dengan mu!! (cup)" Malvin mengecup pucuk kepala Maira agar istrinya tidak bersedih lagi.
"Tapi kak......!!" Malvin menghentikan pembicaraan Malvin dengan menutupkan jari telunjuk di b***r Maira.
__ADS_1
"Sayang, aku enggak mau kamu memikirkan masalah itu, lagi pula aku manerima kamu apa adanya sayang. Jadi tolong jangan mengungkit-ngungkit masalah kayak gitu!!"
"Lalu kenapa tadi kakak mau pergi??" Malvin tersenyum karena Maira tidak ingin Malvin pergi.
"Sayang tadi itu aku mau ke kamar mandi, mau buang air kecil udah kebelet!!"
"Kalau udah kebelet kenapa enggak pergi dari tadi??" Malvin menghembuskan nafasnya dengan pelan agar istrinya tidak Marah.
"Gimana aku mau pergi, ini dari tadi tangan kakak kamu pengang, atau jangan-jangan kamu mau ikut kakak ke kamar mandi ya??"
"Iiiih apaan si kak, mulai deh, dasar mesum!!" ucap Maira langsung melepaskan tangan Malvin sedangkan Malvin hanya tersenyum melihat tingkah laku istrinyan yang menggemaskan itu.
"Enggak papalah kan mesum sama istri sendiri!!"
"Kakak katanya mau ke toilet??"
"Oh iya aku lupa 😀😀😀!!" mendengar perkataan Malvin Maira hanya tepok jidat karena kelakuan suaminya sangat aneh banget.
"Tapi lucu sih saat dia seperti itu, oh kak Malvin sangat menggoda saat bersamanya walau kadang aneh sih 🤭🤭" batin Malvin yang tidak bisa menahan jika mengingat Malvin yang konyol seperti tadi. Ketika Malvin keluar dari kamar mandi kaget karena selalu melihat Maira senyum-senyum sendiri.
"Kenapa dengan istri ku ya?? kayaknya kalau di liat-liat dia selalu senyum-senyum sendiri apa iya istri aku gila?? waaaaah enggak mungkin istri ku gila!!" batin Malvin yang tak abis fikir dengan sikap Maira yang selalu senyum-senyum sendiri.
"Belum laper kak!!"
"Sayang, aku tu heran sama kamu yang kerjaannya senyum-senyum sendiri terus akhir-akhir ini. Aku liatnya jadi takut!!" Maira merasa heran dengan perkataan Malvin yang mengira istrinya gila.
"Apaan sih kak?? segitunya sama istri sendiri??"
"Ya bukan gitu, lagian kamu sih baru di tinggal sebentar aja udah senyum-senyum sendiri kan jadi takut akunya!!" mendengar perkataan suaminya Maira cemberut, karena di anggap gila sama Malvin.
"Tau ah aku mau pulang aja!!" mendengar itu Malvin langsung menarik tangan Maira saat Maira hendak berdiri.
"Lagian kamunya sih senyum-senyun sendiri, siapa yang enggak kepikiran kayak gitu coba??" Maira masih terdiam mendengar perkataan Malvin suaminya itu.
"Kakak nyebelin!!" ucap Maira ingin memukul Malvin tapi dengan sigap Malvin menangkis tangan Maira dan Malvin langsung memeluk Maira agar istrinya tidak merajuk lagi.
"Maaf kan aku ya sayang karena sudah befikiran kayak gitu tentang kamu, kakak janji enggak akan ngulangi lagi!!" ucap Malvin sambil mengangkat dua jarinya hingga berbentuk V ✌. Maira yang melihat Malvin melakukan itu tersenyum, awalnya Maira ingin marah tapi karena tingkah konyolnuya Malvin jadi tidak bisa Marah walau pura-pura.
__ADS_1
"Sudah kak jangan bertingkah seperti itu aku jadi enggak bisa marah sama kakak!!" Maira masih menahan tawa dengan menutup mulutnya 🤭🤭. Malvin yang mengetahui kalau istrinya menahan tawa tidak berhenti bertingkah konyol di depan istrinya.
"Jadi gimana ni?? di maafin enggak??" tanya Malvin yang masih bertingkah konyol di depan istrinya.
"Iya kak aku udah maafin kakak kok!!" mendengarbitu Malvin langsung menghentikan dan memeluk istrinya kembali. Mairapun membalas pelukan istrinya, Malvin kali ini tak bisa melihat jika istrinya sedang marah, sedangkan Maira tak kuat jika melihat suaminya bertingkah konyol saat membujuk istrinya agar tidak marah ataupun ngambek.
"Oh iya sayang gimana kalau kita makan malam di luar??"
"Enggak kak mending kita makan di sini aja biar aku yang masak, gimana??" Maira bukannya ingin menolak keinginan Malvin hanya saja Maira tidak ingin bertemu dengan teman-teman sekolahnya.
"Baiklah jika itu mau istriku, ya udah kalau gitu kita kebawah yuk kita masak sama-sama!!" tanpa menunggu persetujuan dari Maira, Malvin langsung menarik tangan istrinya menuju dapur, sedangkan Maira hanya diam mengikuti kemana langkah suaminya.
"Emangnya kakak bisa masak??" tanya sang istri saat Malvin memakai celmek.
"Tentu saja sayang, kamu pikir suami ganteng mu ini enggak bisa masak??" sambil menghampiri istrinya dan memasangkan celmek kepada istrinya.
"Kok aku enggak yakin ya kak??"
"Sudah tenang saja, kakak bisa masak walaupun enggak se enak masakan mama!!" ucapnya sambil menuju ke arah kulkas sedangkan Maira masih diam mematung saat Malvin memasangkan celmek tadi.
"Ya allah, kenapa jantung ku berdetak begitu kencang saat kak Malvin sedekat itu kepada ku?? padahal kak Malvin sudah sering melakukan itu terhadapku, tapi kali ini benar-benar berbeda!!" batin Maira yang sedang memerhatikan Malvin mengontak antik kulkas.
"Kak ada yang bisa Maira bantu??" mendengar itu Malvin menoleh ke arah suara dan tersenyum.
"Kakak bingung mau masak apa?? sayang ada idek enggak mau masak apa??"
"Masak nasi goreng aja kak biar cepet, soalnya kalau di liat dari bahan kayaknya cuman bisa bikin itu!!" mendengar perkataan itu Malvin melihat ke dalam kulkas dan ternyata emang benar seperti perkataan istrinya, Malvin menghela nafas karena tidak bisa masak dengan berbagai macam menu.
"Baiklah kalau cuman nasi goreng biar kaka aja yang masak kamu tunggu di meja makan aja ya sayang!! (cup)" sebelum Maira pergi ke meja makan Malvin memberi kecupan kepada istrinya.
"Enggak kak aku mau bantuin kakak masak boleh ya?? pliiiiss!!" ucap Maira sambil menakupkan kedua tangannya di depan dada sambil memohon agar Malvin mau menerima bantuan dari Maira.
Semoga kalian suka sama ceritanya ya, maaf kalau ceritanya agak aneh author tak terlalu pandai dalam menghayal 😊😊
Maaf ya semuanya jika ada kesalahan kata atau ejaan mohon di maklumi author masih pemula 😘😘
Jangan lupa tinggalkan jejak ya
__ADS_1
Like, komen, vote sama love ❤❤nya juga ya
Maaf kalau author banyak mintanya