Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 72


__ADS_3

Kania yang melihat ayahnya tertawa langsung menghampirinya.


"Ayah!!"


"Cantiknya ayah kenapa??" tanya Malvin kepada putrinya karena tiba-tiba bermanja kepada ayahnya.


"Ayah tadi ada nenek sihir lo!!" mendengar ucapan Kania Arga tersenyum pasalnya dia tau siapa yang di maksud oleh Kania.


"Nenek sihir??"


"Iya Vin mereka berdua menjuluki Gea dengan nenek sihir!!" mendengar penuturan dari Arga Malvin pun tertawa dan menciup pipi caby putrinya.


"Ayah bangga sama kalian berdua!!" ucap Malvin sambil mengelus kepala Zyan yang duduk di sebelahnya.


Arga yang melihat Malvin menyayangi putranya tersenyum, karena Malvin tidak membeda-bedakan hal itu.


"Oh iya Vin udah ketemu siapa yang nabrak istri lo??" Malvin terdiam karena pasalnya memang belum ada kabar dari orang suruhannya.


"Belum!!" ucapnya sambil melihat ke arah istrinya yang sedang bermain-main dengan Kania dan Zyan.


"Lalu rencana lo apa??"


"Entahlah, Ga gue mau nanya tadi lo bilang Kania dan Zyan mengerjai Gea??" Malvin baru ingat jika dirinya akan menanyakan hal itu kepada sahabatnya, karena Malvin tau betul usia mereka saat ini.


Arga pun memberitakan semuanya kepada Malvin siapa yang memiliki ide tersebut.


**********


Sedangkan disisi lain sedang seorang gadis yang benar-benar emosi karena telah di kerjai oleh seorang bocah ingusan itu menurut nya.


"Sialan gue di kerjai bocah, aduuuuh sakit banget ni perut gue!!" ucapnya sambil berjalan menuju kamar mandi karena sudah tidak tahan menahan rasa sakit yang di perutnya.

__ADS_1


"Geaaaaaaaa, Geaaaa!!" ucap seseorang yang baru saja masuk kedalam apartemen tersebut.


"Apasih lo teriak-teriak??" ucapnya yang baru keluar dari kamar mandi dan memegang perutnya.


"Kenapa lo??" ucapnya ke heranan karena Gea berjalan dengan tidak benar.


"Ini semua karena tu bocah gue jadi kayak gini, aaaakhhh perut gue sakit lagi!!" ucapnya langsung lari menuju kamar mandi.


***********


Sedangkan Maira dan Malvin yang sudah ingin pulang Kania menangisi orang tuanya yang hendak pulang.


"Ayah, Bunda, hiks.............Hiks............Hiks........!!" melihat itu Kania pun menangis melihat putrinya menangis.


"Sayang kamu harus janji sama bunda untuk tidak menyusahkan papa sama kak Zyan!!" ucap Kania sambil memeluk putrinya agar tidak sedih lagi.


"Iya bun, hiks.......,.Hiks..........Hiks........!!!"


Kania yang melihat bundanya pergi makin histeris menangis, karena harus berpisah lagi dengan kedua orang tuanya.


"Cantik jangan nangis lagi ya, kalau cantik sedih papa juga ikut sedih!!" ucap Arga kepada Kania agar tidak bersedih lagi.


"Iya dek jangan nangis, kita main lagi yuk!!" ajak Zyan kepada Kania agar tidak bersedih lagi.


"Enggak mau!!" ucapnya masih sama seperti tadi menangis.


"Emmm gimana kalau kita main di kolam sambil berenang??" mendengar itu kania langsung menghapus air matanya dan tersenyum kepada Arga.


"Aku mau pa!!"


"Aku juga pa!!" ucap Zyan tak kalah semangat dari Kania, sehingga membuat Arga tersenyum kepada kedua anaknya itu.

__ADS_1


"Baiklah, kita bantu baju renang dulu yuk!!" ajak Arga sambil menggandeng tangan Zyan sedangkan Kania masih dalam gendongan Arga.


Tak butuh waktu yang lama mereka pun sudah selesai mengganti pakaian mereka dan langsung menuju ke kolam renang yang berada di sebelah rumah Arga.


Arga tidak lupa menyediakan kolam renang khusus anak-anak yang di penuhi dengan bola, Kania yang melihatnya sangat gembira dan langsung lari menuju kolam tersebut dan di susul oleh Zyan.


Arga yang melihat tingkah laku kedua anaknya hanya tersenyum karena Kania sudah tidak bersedih lagi.


"Papa ayo kita sini kita berenang bareng!!" ajak Kania kepada Arga sedangkan Zyan sedang asik bermain bola.


"Tentu saja papa akan ikut kalian!!" ucap arga sambil turun ke kolam renang untuk anak-anaknya itu, setelah berada di dalam kolam mereka main kejar-kejaran sehingga mereka tertawa lepas saat salah satu dari mereka terjatuh kedalam air.


Saat mereka bermain bola di kolam renang khusus anak-anak itu Arga teringat kalau mereka sudah bermain terlalu lama, jadi Arga mengajak mereka untuk menghentikan permainannya di kolam.


Pada awalnya mereka tidak mau menghentikan permainannya tapi mereka hanya pasrah saat Arga mengatakan kalau mereka akan melarangnya memakan ice cream lagi.


Jadi mereka mau tidak mau harus menghentikan permainannya di kolam karena mereka tidak mau di larang makan ice cream.


Ayo dukung author agar lebih semangat lagi πŸ€—πŸ˜‡


Jangan lupa VOTE............VOTE.......VOTE.......


DAN LIKE..........LIKE.........LIKE.............LIKE.....


Agar author semangat untuk up


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘

__ADS_1


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—


__ADS_2