Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Malvin bahagia


__ADS_3

Maira yang menunggu jawaban dari suaminya sambil mengerucutkan b***r, sedangkan Malvin hanya tersenyum akan ulah istrinya.


"Emm, gimana ya??" ucap Malvin yang pura-pura berfikir agar istrinya semakin memaksa terhadapnya.


"Ayolah kak, pliiiss yah, boleh yaaa!!" Maira semakin memaksa ke pada Malvin semakin tidak tahan untuk tertawa.


"Hhahahahh, lucu banget si kamu sayang!! (cup)" ucap Malvin sambil memberi kecupan di pipi sang istri sehingga Maira nampak kebingungan akan perkataan Malvin yang Menciumnya secara tiba-tiba.


"Iiiiihh kakak malah gitu sih!!"


"Sebaiknya kamu duduk aja ya sayang biarkan suami tampan mu ini yang memasakkan untuk tuan putrinya ya!!" Maira terdiam tidak menjawab pertanyaan Malvin."Ayolah jangan cemberut gitu ya, mau ya??" Malvin merayu sang istri agar tidak cemberut lagi.


"Enggak mau!!"


"Sayang ayolah masa kamu enggak mau memberi suami mu kesempatan untuk memanjakan istrinya??" Maira mulai berfikir akan perkataan suaminya tersebut.


"Hmmm baiklah jika itu mau kakak, mau di tolak juga percuma jadi aku terima aja!!" ucapnya sambil melangkah pergi dari dapur menuju meja makan, Maira bukannya cemberut melainkan senyum-senyum sendiri dengan perkataan suaminya. Karena Maira sudah menerima keinginan suaminya jadi Malvin memulai aksinya yaitu memasak nasi goreng untuk istri tercinyanya, Maira yang memerhatikan Malvin dari meja makan terlihat kagum kepada suaminya karena bisa segalanya.Tak lama kemudian ponsel Maira berbunyi, ketika Maira lihat ada notivikasi pesan Maira pun membuka pesan tersebut. Ternyata pesan dari Lina,


Lina 📨


"Mai, kamu di marahi enggak sama Malvin soal kejadian tadi di sekolah??"


Maira 📨


"Enggak kok Lin justru kak Malvin malah baik banget sama aku!!"


Lina 📨


"Syukurla kalau gitu 😊😊!!"


Begitulah isi pesan dari Lina kepada Maira,


"Sayang lagi baca apa sih?? kok sambil senyum-senyum gitu??" tanya Malvin yang baru selesai memasak sambil membawa dua piring yang berisi nasi goreng.


"Oh ini kak pesan dari kak Lina!!"


"Emmm, ya udah makan dulu gih!!" sambil menaruh piring yang sudah berisi nasi goreng buatannya.


"Emmmm, dari baunya sih enak enggak tau rasanya!!" ucapnya sedangkan Malvin hanya tersenyum melihat tingkah sang istri.


"Sudah jelas pasti enak lah, karena suami mu ini sudah handal dalam memasak!!" ucapnya dengan bangganya, tanpa mengubris pembicaraan suaminya Maira memakan nasi goreng yang berada di depannya. Ketika suapan pertama masuk ke dalam mulutnya betapa kagetnya Maira bahwa masakan suaminya lebih enak dari pada buatannya sendiri.


"Ya allah ini enak banget!!" batin Maira sambil menikmati nasi gorengnya.

__ADS_1


"Bagaimana rasanya sayang??"


"Enak kak, kakak paling the best!!" Malvin melihat Maira memakan nasi gorengnya dengan lahap hanya tersenyum karena selama ini Maira tidak pernah sebahagia saat ini apalagi saat bibi dan pamannya menyiksa dirinya.


#Flash back


Ketika Malvin yang baru pulang kerja tiba-tiba papa mamanya menatapnya dengan serius sehingga membuat Malvin keheranan akan sikap papanya.


"Papa kenapa liat Malvin kayak gitu??"


"Vin ini sudah saatnya kamu menikah, kapan kamu akan mengenalkan pacarmu ke pada kami??" mendengar itu Malvin kaget karena keluarga terus-terusan mendesaknya agar cepat-cepat menikah sedangkan Malvin masih menunggu kekasihnya itu siap untuk di jadikan istri.


"Pa, ma, nanti kalau sudah waktunya Malvin akan nikah!!"


"Tapi kapan Vin?? apa kamu tega membuat papa sama mama mama mati sebelum meminang cucu??" Malvin terdiam mendengar ucapan dari sang papa.


"Vin mama sama papa kamu ingin melihatmu membina dalam rumah tangga bukan malah seperti ini. Lihat Devan dia sudah menikah dua bulan yang lalu apakah kamu tidak ada niatan buat menyusulnya??"


"Ma pa, Malvin tau, nanti kalau udah tepat Malvin akan nikah!!" ucapnya sambil melangkah pergi dari ruang keluarga menuju kamarnya, Malvin kesal karena selalu di tanyakan kapan memperkenalkan calon istrinya kepada keluarganya. Setelah berada di dalam kamarnya Malvin menghubungi kekasihnya ingin menanyakan hal itu tapi jawabannya membuat Malvin kecewa.


Malvin 📲 "Hallo sayang!!"


Dara 📲 "Iya sayang kenapa?? bukannya tadi kita sudah ketemu apakah kau tak bisa jauh dari ku??"


Dara adalah gadis cantik yang suka akan ke mewahan, egois, keras kepala akan terhadap apa yang ia inginkan tidak peduli itu baik atau buruk dia harus mendapatkan apa yang dia mau.)


Malvin 📲 "Tentu saja sayang aku merindukan mu, karena aku memang tidak bisa jauh dari mu sayang!!"


Dara 📲 "Benarkah?? ada apa sayang?? enggak seperti biasanya kamu menghubungiku setelah bertemu??"


Malvin 📲 "Aku ingin hubungan kita lebih serius lagi sayang, aku ingin memperkenalkan kamu kepada orang tuaku!!"


Dara 📲 "Hahahaha, sayang apa kau becanda??"


Malvin 📲 "Aku serius sayang, aku ingin kita menikah!!"


Dara 📲 "Menikah hahahhah, apa kau gila ha?? aku tidak akan menikah muda Malvin. Kalau kau tmenghubungi ku hanya karena ini, dan terus memaksa ku untuk menikah dengan mu sorry Malvin sebaiknya kita putus saja. Aku masih ingin menikmati masa muda ku, aku tidak mau masa muda ku mengurus suami sama mertua!!"


Malvin 📲 " Apa kau becanda sayang??"


Dara 📲 "Kali ini gue enggak becanda Vin, mulai saat ini hubungan kita berakhir jangan pernah mengganggu ku karena kita sudah tidak ada hubungan lagi, gue udah muak sama lo!!"


Dengan sepihak Dara mematikan ponselnya, sedangkan Malvin tidak menyangka kalau gadis yang dia cintai itu tidak mau menikah dengannya.

__ADS_1


"Aaaaaaggggghhhhhrrrrrr!!" Malvin murka setelah mendengar apa yang di katakan oleh mantan kekasihnya itu. Malvin membanting ponselnya sehingga ponselnya benar-benar hancur, semenjak saat itulah Malvin jarang tersenyum selain kepada keluarganya.


Setiap bertemu dengan orang baru Malvin selalu bicara dengan nada tinggi dan datar sehingga yang mendengarnya ke takutan, sampai pada akhirnya Malvin menerima perjodohan dari kedua oranv tuanya. Tapi sebelum menerima perjodohan itu Malvin menyelidiki gadis yang akan dia nikahi karena masih duduk di bangku SMA. Tidak butuh waktu yang lama bagi Malvin untuk mendapat informasi yang seperti itu hanya hitungan detik sudah mendapatkan informasi. Mencari informasi begitu mudah bagi Malvin, karena sudah mendapat kan informasi itu Malvin bahagia.


"Permisi tuan!!" ucap suruhannya itu kepada Malvin sedangkan Devan yang berada di dalam ruangan itu menatap suruhannya Malvin dengan bingung yang tiba-tiba datang ke ruangan Malvin.


"Bagaimana Yan?? apakah kamu sudah mendapatkan apa yang saya inginkan??" nama suruhannya Malvin adalah Iyan, iyan sangatlah handal dalam menguras informasi sedetai-detailnya.


"Sudah tuan!!" ucap Iyan sambil menyerahkan sebuah amplop bewarna coklat.


"Terima kasih Iyan!!"


"Sama-sama tuan, kalau begitu saya permisi undur diri tuan!!" Malvin dan Devan menganggu secara bersamaan setelah mendengar ucapan Iyan.


"Vin apa yang sebenarnya terjadi??"


"Van, lo tau kan kalau gue enggak mau calon istri ku orang yang salah!!" ucap Malvin sambil senyum sinisnya.


"Jangan bilang lo??"


"Tepat sekali, dugaan lo benar Van, gue menyelidiki kehidupan calon istri gue!!"


"Gila lo Vin, tapi ya sudahlah itu urusan lo sih. Gue hanya bisa mendukung lo, semangat Vin, oh iya gue sampek lupa, gue pulanv dulu ya??" mendengar Devan ingin pulang Malvin hanya mengernyitkan dahi sedangkan Devan tau akan pemikiran Malvin. "Iya gue mau pulang karena bidadari ku sudah menunggu ku di rumah!!" Malvin hanya menggeleng-geleng kepala setelah mendengar perkataan Devan akan hal itu, karena Devan sebelas dua belas dengan Malvin.


"Salam buat Lina Van!!" sedangkan orang yang di ajak bicara hanya mengangkat tangannya berbentuk huruf O 👌. Karena Devan sudah pulang dan di dalam ruangan itu hanya ada Malvin seorang membuka amplop yang di berikan Iyan tadi kepadanya. Ketika di buka ada beberapa foto gadis yang ia lihat ketika Malvin melihat fito gadis itu tersenyum.



Ketika gadis itu menyemangati dirinya akar terus semangat menajalani hidupnya saat ini.



Ketika si gadis sedang mengerjakan tugas sekolahnya di perpustakaan umum.


Semoga kalian suka sama ceritanya ya, maaf kalau ceritanya agak aneh author tak terlalu pandai dalam menghayal 😊😊


Maaf ya semuanya jika ada kesalahan kata atau ejaan mohon di maklumi author masih pemula 😘😘


Jangan lupa tinggalkan jejak ya


Like, komen, vote sama love ❤❤nya juga ya


Maaf kalau author banyak mintanya

__ADS_1


__ADS_2