Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA

Ceo Yang Jatuh Cinta Kepada Gadis SMA
Bab 42


__ADS_3

Tak terasa pernikahan Maira dan Malvin sudah menginjak 2bulan lamanya, Malvin dan Maira masih tinggal di apartemen.


"Kak!!!"


"Emm!!" ucap Malvin sambil menaruh ponselnya di meja dan menghampiri istrinya. "Ada apa sayang??" tanya Malvin yang sudah berada di depan istrinya.


"Kak jalan yuk!!" Malvin yang senang mendengar ucapan istrinya langsung berdiri, sedangkan istrinya hanya menatap kebingungan.


"Loh yang katanya mau jalan, kok masih diem aja??" tanya Malvin membuyarkan lamunan istrinya.


"Oh iya kak, maaf kak lupa!!" ucap Maira sambil mengambil tas kecil yang akan dia bawa saat pergi.


Ketika Maira menuruni tangga yang berada di loby Maira merasa penglihatannya terlihat kabur, namun Maira berfikir itu hanya karena kecapean saja.


"Sayang kamu kenapa??" ucap Malvin yang melihat istrinya berdiam di tangga loby.


"Kak, kita batalin aja ya jalan-jalannya!!!" mendengar itu Malvin mengerutkan keningnya, karena tidak mengerti dengan keinginan istrinya kali ini.


"Kenapa sayang?? apa ada masalah??"


"Enggak ada kak, entah kenapa aku jadi merasa malas untuk keluar!!" Maira terdiam sejenak."Dan sekarang Maira hanya ingin tidur di peluk sama kakak!!" sambil senyum manis kepada suaminya agar suaminya tidak marah karena istrinya membatalkan keinginannya.


"Baiklah jika itu mau mu sayang!!(cup)" Malvin mencium pipi istrinya yang semakin hari semakin tembem dan membuat Malvin gemas sendiri terhadap istrinya apalagi istrinya sedang cemberut membuat Malvin tidak bisa melihat istrinya cemberut.


"Maaf ya kak!!" ucap Maira kepada suaminya yang sudah berada di dalam kamar, Malvin yang sedang menaruh jaketnya di tempat gantungan jaket.


"Sudahlah sayang enggak papa justru aku semakin seneng bisa memeluk mu sepanjang malam!!" ucap Malvin yang sudah berada di samping istrinya dan mengajaknya tidur.

__ADS_1


"Kak!!"


"Iya sayang kenapa??" ucap Malvin langsung duduk sambil menatap wajah istrinya yang sedang menatapnya saat ini.


"Aku mau liat kakak makan bakso setan!!" mendengar ucapan istrinya Malvin langsung melotot kan matanya mendengar hal itu.


"Sayang bukannya kamu tau kalau??......" Malvin menghentikan ucapannya karena takut menyakiti perasaan istrinya, Malvin ingin menolaknya pasalnya Malvin tidak menyukai makanan pedas.


"Maaf kak!! (hiks.................Hiks..........Hiks)"


"Hey, hey kenapa kamu nangis yang??" ucap Malvin langsung memeluknya agar istrinya tidak bersedih lagi.


"Kak!!" Maira mendongak melihat ke arah suaminya."Aku mau melihat sekretaris kakak makan seblak setan di depan ku, ku mohon kak!!" ucapnya dengan mata berkaca-kaca dan tidak bisa di bendung lagi.


"What?? istriku mau melihat Riko makan seblak setan di depannya, ada apa dengan istriku??" batin Malvin yang masih melihat istrinya dengan penuh ke heran an.


"Baiklah, tunggu sebentar ya sayang. Tapi kamu harus janji kalau kamu tidak akan menangis lagi!!"


"Mmmm, Maira janji kak!!" Malvin langsung berdiri mengambil ponselnya yang berada di saku jaketnya tadi dan langsung menghubungi Riko asistennya itu.


Malvin πŸ“²"Hallo Rik!!"


Riko πŸ“² "Hoaam, iya pak ada apa?? 😴😴"


Malvin πŸ“²"Tolong kamu cariin saya seblak setan sekarang juga dan bawa ke apartemen ku!!"


Riko πŸ“²"Ta, tapi pak??😱😱"

__ADS_1


Malvin πŸ“²"Tidak ada penolakan atau ku potong gajimu 50% mau??😀😀"


Tanpa mendengar balasan Riko, Malvin langsung mematikan sambungan telfonnya, sedangkan Riko yang mendengar perintah bosnya yang aneh hanya mendengus kesal. Lain dengan Maira yang mendengar Malvin menghubungi Riko asistennya itu langsung memeluk suaminya dari belakang.


"Makasih ya sayang!!"


"Sama-sama sayang, oh iya aku lebih suka kau memanggil ku dengan sebutan sayang di bandingkan dengan kamu memanggil ku kakak!!" ucap Malvin sambil membalikkan tubuhnya menghadap istrinya.


"Ih kakak mulai deh!!" ucap Maira sambil mencubit lengan suaminya.


"Awww, sakit sayang!!"


"Biarin wleeeekk!! 😜😜" ucap Maira sambil berlari menuju ke luar kamar, sedangkan Malvin langsung mengejar istrinya.


Sehingga terjadilah kejar-kejaran di dalam rumah mereka, Maira tertawa lepas saat di kejar suaminya begitu juga dengan Malvin merasa senang melihat istrinya bahagia.


"Kak udah ya, aku capek!!" ucap Maira menghentikan langkahnya dalam ke adaan ngos-ngosan, Malvin melihat istrinya berhenti langsung memeluknya.


"Kamu benar-benar nakal ya sekarang!!(cup)" Malvin mencium pipi Maira sehingga yang di cium mendengus kesal.


Jangan lupa vote dan sarannya yaa.... karena saran dan masukan dari kalian sangat pentingπŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like di bawah agar author lebih semangat update cerita ini.


Dan jangan lupa ❀❀ lovenya ya 😘


Mohon di maklumi jika ada kesalahan kata atau kekurangan kata karena author masih pemula πŸ€—

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca ceritaku πŸ€—


__ADS_2