Cinta Lama Bersemi Kembali

Cinta Lama Bersemi Kembali
Pasar Barang Antik


__ADS_3

Mereka sama sekali tidak menganggap Airish


"Seratus juta itu, dikeluarkan oleh Delilah?" Airish bertanya pada Jacky.


"Benar sekali, saya tidak takut memberitahumu, lantas setelah tahu apakah kamu berani mencari gara-gara dengannya? Kamu sudah memukul Tuan Faisal, Keluarga Tanaka tidak akan membiarkanmu begitu saja, sekarang saya hanya sedang memberi hidangan pembuka padamu terlebih dulu!" Jacky mengangguk tanpa merasa segan.


"Baik, sepertinya saya memang tidak seharusnya berbelas kasihan lagi!" Airish merenggangkan tangannya santai, lalu tiba-tiba Airish melemparkan satu tendangan pada Jacky.


Suara hantaman terdengar, Jacky yang ditendang terpental dan mendarat dengan keras di tanah.


Beberapa orang yang tadinya masih menatap dengan penuh penghinaan, seketika ekspresi mereka membeku, mereka semua tidak mempercayai pemandangan di depan mereka.


Untuk menendang seseorang hingga terpental dengan satu tendangan membutuhkan tenaga yang besar, sepertinya Airish punya sedikit keahlian.


"Uhuk uhuk uhuk." Jacky yang tersungkur di tanah tiba-tiba batuk dan dari mulutnya keluar darah.


Lalu berteriak histeris. "Bunuh dia, bunuh dia."


Lima orang itu saling memandang lalu teringat pada imbalan sebesar seratus juta, mereka menggertakkan giginya lalu menyerbu.


Beberapa orang itu memang pernah berlatih, jadi mereka menggabungkan tenaga dan kekuatan mereka.


"Kecil!" Airish tiba-tiba menyeringai dan menerjang mereka.


"Bam bam bam..."


Tidak sampai satu menit, beberapa orang yang pernah berlatih bela diri yang dipanggil oleh Jacky semuanya tersungkur dan berteriak kesakitan di tanah.


Jacky yang melihatnya kebingungan. Dia menelan ludahnya, dan wajahnya terlihat penuh keterkejutan. Dia tidak menyangka selama satu tahun di penjara Airish berlatih hingga sekuat ini. Orang orang yang di undang itu semuanya adalah ahli bela diri, dan sangat terkenal di jalanan, tapi mereka kalah dengan mudah dihadapan Airish.

__ADS_1


"Kamu masih mau membunuhku?" Airish menatap Jacky dengan mengejek lalu perlahan-lahan mendekati Jacky yang sudah tersungkur di tanah.


"Kamu....apa maumu?" Jacky terlihat ketakutan dan terus mundur.


"Ini....ini adalah ide Delilah, saya....."


Tapi belum sempat Jacky menyelesaikan kalimatnya, Airish mengangkat kaki dan menginjak lengan Jacky.


Jacky berteriak kesakitan, dan lengannya terasa sangat sakit. Lengan Jacky patah.


"Jangan terus menggunakan Delilah untuk menekan saya, saya tidak peduli baik Delilah maupun Faisal, saya tidak akan membiarkan mereka begitu saja."


Setelah berkata Airish langsung berbalik dan pergi, dia tidak menghiraukan jeritan kesakitannya Jacky.


Airish kembali ke villa melihat kondisi ibunya yang panik. Ketika terjadi perkelahian, Shinta berlarian pulang ke villa sendirian.


Satu jam setelah membersihkan tubuh, Airish kembali melanjutkan tujuannya, pergi ke pasar antik. Namun kali ini Airish pergi sendirian, karena Shinta takut kalau nanti akan terjadi masalah yang lain lagi.


Pasar antik tepi jalan Kota Bandung.


Pasar antik ini adalah pasar barang antik terbesar yang ada di seluruh kota Bandung. Banyak pecinta barang antik akan datang kemari untuk berbelanja. Kios-kios memenuhi kedua sisi jalan, dan menjual berbagai jenis barang, seperti giok emas dan perak, kaligrafi dan lukisan lukisan kuno, dan lain-lain.


Di tempat ini, hampir tidak ada barang yang tidak bisa didapatkan, tetapi keaslian barang tergantung pada kemampuan si pembeli sendiri, sekalipun para ahli yang berpengetahuan luas bisa terjebak oleh teknologi pemalsuan di tempat ini yang terlalu kuat.


Barang disini yang asli dan palsu bercampur menjadi satu, bisa mendapatkan yang asli atau tidak itu tergantung dua hal, satu adalah kemampuan membedakan, dua adalah keberuntungan.


Airish tidak pernah datang ke tempat seperti ini sebelumnya, sekarang dia melihat barang-barang yang mempesona ini dan merasa penasaran.


Melihat ekspresi Airish, para pemilik kios merasa senang, pemuda ini jelas terlihat baru pertama kali datang, orang-orang seperti ini paling mudah ditipu.

__ADS_1


"Adik, kamu sedang mencari apa? di toko ini apapun ada. Saya jamin semuanya asli!"


Seorang pemilik kios yang gemuk dan berminyak menarik Airish, wajahnya dipenuhi dengan senyuman dan ramah lalu berbisik pada Airish. "Saya beritahu ya, hari ini saya berhasil menggali beberapa barang dari bawah tanah dan menemukan sebuah barang yang sudah berusia ribuan tahun. Kalau kamu membelinya, saya jamin harganya akan menjadi berlipat ganda!"


Airish melirik kios milik si gemuk itu, tidak besar, hanya seukuran dua meter, tapi dipenuhi dengan barang-barang yang tampak sudah sangat tua, bahkan ada beberapa perunggu yang sudah tertutupi oleh tanah.


Melihat Airish melirik kearah kiosnya, si gemuk semakin bersemangat. "Adik, lihat-lihat saja dulu, ada yang kamu suka? Karena dirumah saya ada yang sakit, makanya saya menjual barang-barang ini, kalau tidak saya bahkan tidak ingin menjualnya!"


Airish tidak memperdulikan pemilik kios itu, dia membungkukkan badannya dan mengambil sebuah besi karatan dan melihatnya dengan cermat.


Karena semua barang yang ada dihadapannya terasa mati, hanya sebongkah besi karatan ini yang ada, dari dalam bongkahan besi itu terus memancarkan energi spiritual!


"Adik, kamu memang punya selera yang baik, ini adalah kartu pinggang penjaga Dinasti Qing, hanya saja sudah lama terendam air dibawah tanah, makanya menjadi sebongkah besi karatan, namun bagaimana pun ini barang peninggalan dari istana, kalau kamu menyukainya saya akan menjualnya seharga 10 juta padamu!" Si gemuk yang melihat Airish tertarik pada besi karatan itu langsung bergegas memperkenalkan.


"Si gemuk sialan itu sepertinya akan mendapatkan keuntungan lagi, entah dari mana asal bongkahan besi karatan itu dia berani membuka harga 10 juta!"


"Orang gegabah seperti itu tidak mengerti apa-apa, mereka paling gampang ditipu, apalagi si gemuk yang meladeninya, pasti diperas!" Pemilik kios lain yang ada disekitar menguping lalu berbisik, mata mereka menatap pada si gemuk.


"Tapi, ini memang benar-benar barang bagus!" Airish mengangguk, dia memegang bongkahan besi itu dan merasakan energi spiritual yang semakin kuat dari dalam.


Si Gemuk yang mendengarnya menyeringai lalu berkata dengan nada normal. "Tentu saja, barang- barang ku ini barang-barang bagus, saya tidak pernah menipu, kalau bukan karena ada yang sakit dirumah, saya tidak akan menjualnya dengan harga sepuluh juta, itu adalah kesayanganku...." Si gemuk berkata, matanya tiba-tiba memerah dan berderai air mata.


Airish yang melihat akting si gemuk tersenyum sinis dalam hati.


"Sepuluh juta, saya ambil, saya akan mentransfer uangnya padamu!" Airish tidak ragu-ragu, dia mengeluarkan ponselnya dan bersiap mentransfer uang.


Si gemuk yang mendengarnya langsung berbunga-bunga, dia mengeluarkan barcode tokonya. "Adik ini benar-benar orang yang menyenangkan, tapi saya beritahu dulu ya, barang yang sudah dibeli tidak bisa diretur atau dikembalikan lagi, kalau kamu datang untuk meminta retur saya tidak akan memperdulikan kamu!"


Tenang saja, karena sudah ku beli, tidak akan ku retur, kalau gagal, berarti memang diriku sedang silap. Airish tersenyum lalu mentransfer sepuluh juta itu pada si gemuk.

__ADS_1


__ADS_2