Cinta Lama Bersemi Kembali

Cinta Lama Bersemi Kembali
Reuni


__ADS_3

Mendengar perbincangan mereka, Elsa seketika merona merah, kedua pihak sudah menyetujui hubungannya dengan Airish sejak awal.


Dalam hati Elsa juga tidak ada penolakan, karena selama beberapa waktu ini dia terus bersama dengan Airish dan menyadari kalau dia pelan-pelan sudah jatuh cinta pada Airish.


Hanya saja Elsa tidak tahu tentang perasaan Airish, dia juga tidak bisa menebaknya.


"Sudah selarut ini, apa yang kalian obrolkan didepan?" Pada saat itu, Airish pulang dengan senyuman sumringah diwajahnya.


"Kak Airish......." Melihat Airish pulang, Elsa bergegas menghampirinya dan memeriksanya dengan khawatir, tapi dia menyadari kalau Airish tidak terluka.


Melissa yang melihat Elsa menghampiri Airish seperti itu hanya tersenyum. "Akan sangat bahagia apabila saya bisa melihat mereka menikah dengan mataku sendiri..."


Hanya Shinta yang menghela nafasnya. Airish yang mendengarnya awalnya ingin menjelaskan pada orang tuanya kalau dia hanya menganggap Elsa sebagai adiknya, hanya saja melihat tatapan hangat dari mereka membuatnya tidak bisa berkata apapun.


Di rumah sakit Bandung, Faisal sedang menerima telepon dari Jacky. Dia tahu perselisihan antara Faisal dan Airish, dia juga tahu kalau mantan pacar Airish berakhir bersama Faisal.


Di Kota Bandung, kekuatan Keluarga Tanaka dan Keluarga Winston hampir seimbang, kedua keluarga itu adalah lawan, Keluarga Tanaka pernah mencoba mempekerjakan Jacky dengan gaji tinggi, hanya saja Jacky gagal menuruti kemauan keluarga Tanaka.


Namun, sampai pada kejadian semalam, Jacky yang ingin membunuh Airish tapi gagal, malah berakhir ditampar membuat Jacky sangat marah, dan segera menghubungi Faisal.


Dalam ruangan pasien di rumah sakit Kota Bandung, Faisal masih memulihkan lukanya.


"Kak Faisal, lihatlah wajah bahagiamu, Airish tidak mungkin bisa menandingi mu, dia hanya seperti seekor semut bagimu, kalau Jacky tidak membantunya, apa yang bisa dilakukannya!"


Delilah melihat Faisal yang duduk di ranjang pasien dengan bahagia juga ikut senang.


"Berani mematahkan lenganku, saya pasti akan mempermainkannya sampai mati...." Faisal menyeringai, tatapan matanya penuh aura dingin.

__ADS_1


"Kak Faisal, Airish punya sedikit kemampuan, kamu mungkin tidak akan menang melawannya, selain itu Kawamatsu juga tidak bisa diandalkan, kalau mau menghadapi Airish, kita harus mencari beberapa orang ahli......" Delilah menyarankan.


"Tenang saja, saya sudah mengutus beberapa orang untuk menghubungi yayasan Budi Suci, di seluruh kota Bandung, tidak hanya ada Kawamatsu dan Yayasan Teratai miliknya, yayasan Budi Suci juga tidak kalah dari Yayasan Teratai, sudah lebih cukup untuk menghabisi seorang Airish...."


Faisal tahu dia tidak akan menang melawan Airish, dan mencari Kawamatsu pun tidak ada gunanya, jadi dia hanya bisa menghubungi yayasan Budi Suci.


Meskipun Keluarga Tanaka termasuk kuat di Kota Bandung, tapi bagaimanapun mereka hanyalah pebisnis, jadi mereka tidak terlalu akrab dengan yayasan Budi Suci, dan hanya bisa mencari orang untuk memperkenalkan mereka.


"Kak Faisal, saya juga mau ikut saat kamu pergi bernegosiasi, saya mau melihat Airish yang berpenampilan lusuh itu, beberapa waktu lalu dia mendapat bantuan dari Kawamatsu, dan begitu sombong, sekarang saya mau lihat apa yang bisa disombongkan olehnya...” Delilah teringat kejadian dia dipermalukan oleh Airish waktu itu kembali merasa kesal.


"Tidak masalah, lihatlah bagaimana dia akan ku injak...." Faisal tertawa dengan puas.


Sementara itu Airish sedang membujuk Elsa untuk menghadiri reuni. Awalnya Elsa khawatir nanti Airish akan di bully, setelah Airish membujuk Elsa, akhirnya Elsa menganggukkan kepalanya. "Saya percaya!"


Airish tersenyum lalu menepuk nepuk kepala Elsa, tatapan matanya menunjukkan kasih sayang seorang kakak kepada adiknya.


Elsa menanyakan dimana reuni diselenggarakan, dan ternyata diadakan di Hotel Horison.


Hal ini membuat Elsa ragu sejenak, karena acara reuni kali ini berkelas menengah, memilih tempat semewah itu sebagai lokasi pasti akan menghabiskan banyak biaya, dia tidak ingin memboroskan uangnya


Hanya saja Airish membujuknya, jadi Elsa akhirnya menyetujui, mereka mengendarai Accord bekas menuju ke hotel Horison.


Saat mereka baru tiba di depan Hotel Horison, mereka sudah menemukan Tiara yang menunggu didepan pintu dengan gelisah.


Dan saat Tiara melihat Airish, dia merasa sedikit tidak percaya, dia mengira Airish yang semalam sudah menyinggung yayasan Budi Suci pasti akan dibunuh, kalaupun tidak dibunuh, setidaknya pasti akan dipukuli sampai kepalanya pecah, tapi sekarang dia melihat Airish tidak lecet sedikitpun.


"Kamu tidak dipukuli semalam?" Tiara bertanya dengan kebingungan.

__ADS_1


"Saya sudah bilang padamu, yayasan Budi Suci memang harus takut padaku, bagaimana mungkin mereka berani memukuliku...." Airish tersenyum.


"Teruslah membual!" Tiara memutar bola matanya, dia tidak percaya pada ucapan Airish, yayasan Budi Suci adalah kelompok preman yang kuat, bagaimana mungkin takut pada Airish, pasti Airish menggunakan segala macam cara, atau menghabiskan uang.


"Ya sudah kalau tidak percaya!" Airish juga tidak berniat menjelaskan.


"Hari ini adalah acara reuni sekolahnya Elsa, kamu datang dengan sebuah accord tua? Kalau tidak punya mobil bagus pakai saja taksi, itu akan jauh lebih baik daripada accord tuamu ini, coba lihat diparkiran mobil ini apa ada mobil yang seperti milikmu?” Tiara menegur Airish.


Pada saat Airish membujuk Elsa untuk menghadiri acara reuni, Tiara berpikir kalau Airish akan memikirkan cara untuk membuat Elsa terlihat luar biasa di acara reuni, tapi dia malah mengendarai sebuah accord tua, itu hanya akan dijadikan bahan olokan yang lainnya.


"Kenapa kalau hanya sebuah accord? Yang penting mobil...." Airish berkata dengan acuh tak acuh.


Elsa segera berkata. "Saya rasa mobil ini lumayan kok, setidaknya jauh lebih baik daripada angkutan umum, ayo cepat kita masuk!"


Melihat Elsa berkata seperti itu, Tiara juga tidak menegur Airish lagi, mereka bertiga melangkah memasuki hotel.


Dan disebuah ruangan VIP, ada belasan pria-wanita yang sedang duduk, mereka sedang mengobrol dan bercanda dengan meriah.


Salah satu diantara mereka, seorang pria dengan rambut terbelah yang mengenakan jam tangan emas terlihat sangat menarik, seluruh perhatian mereka tampak terpusat pada pria itu, yang terus menerus membual.


Pria itu adalah Bion, mantan pacarnya Elsa, meskipun dia bukan teman seangkatan Elsa dan yang lainnya, tapi Bion datang ke acara reuni sebagai pacarnya Gina.


"Gina, kamu beruntung sekali bisa mendapatkan pacar sebaik ini, apa kamu tahu Kak Bion itu merupakan pria idaman di sekolah!"


"Benar, kamu sangat beruntung, saat saya baru bersekolah, Kak Bion sangat populer, dan pada saat itu saya diam-diam menyukai Kak Bion!"


"Lihatlah jam tangan yang dikenakan oleh Kak Bion, nilainya pasti puluhan juta, benar-benar orang sukses!"

__ADS_1


"Kak Bion memulai bisnisnya sendiri saat ini, luar biasa..."


__ADS_2