Cinta Lama Bersemi Kembali

Cinta Lama Bersemi Kembali
Pembuktian


__ADS_3

"Cih!" Celine berdecak.


"Kamu itu hanya iri, kalau memang hebat, buktikanlah!"


"Airish, kita juga baru kenal hari ini, apa maksudmu terus menargetkan ku?" Melihat begitu banyak orang membelanya, dan mempercayainya, Bion memasang wajah dingin dan berkata. "Kalau kamu tidak bisa membuktikannya, saya akan menghabisi kamu, percaya?"


"Baik!" Airish mencibir.


"Asli atau palsu kamu sendiri sangat jelas, sekarang kamu minta dipermalukan, maka jangan salahkan saya!" Airish berkata sambil berdiri. "Sini jam tanganmu, biar aku buktikan pada kalian!"


"Bagaimana kamu akan membuktikannya?" Tangan Bion menyusut, dia tidak memberikan jam tangannya kepada Airish, dan bertanya dengan was-was. "Jam tanganku ini harganya puluhan juta, kalau kamu merusaknya apa kamu sanggup menggantinya?"


Bion tidak akan memberikan jam tangan itu kepada Airish, karena dia sendiri tahu dengan jelas kalau jamnya itu palsu, dia hanyalah orang yang berpura-pura kaya.


"Gampang, banting saja ke lantai, asli palsunya akan langsung ketahuan!" Airish berkata dengan tenang.


Kalau jam tangan emas dibanting, akan langsung ketahuan asli atau palsunya, motor gerak jam tangan emas itu terbuat dari emas, kalau palsu, motor geraknya tidak mungkin sama dengan yang aslinya.


"Kamu mau membanting jam tanganku!" Bion yang mendengarnya merasa ciut. "Airish, jam tangan ini berharga puluhan juta, kalau kamu membantingnya, apa kamu sanggup membayarnya?"


Bion tidak akan membiarkan Airish membantingnya, karena jam tangan ini palsu, kalau dibanting akan langsung ketahuan.


"Benar, apa kamu sanggup menggantinya?"


"Kamu berani membanting jam puluhan juta? Metode identifikasi macam apa ini?"


"Kalau tidak punya kemampuan, tidak usah berlagak, saya kira kamu benar-benar tahu cara mengidentifikasi jan asli dan palsu!" Semua orang mulai menghujat Airish dan meremehkannya.


Airish tersenyum dan berkata. "Tidak dibanting pun ada cara lain, perlu diketahui kalau emas itu berbeda dengan logam lainnya, cukup timbang dan bandingkan saja beratnya dengan berat yang tertera di alamat web yang asli, akan ketahuan!"


Semirip apapun modelnya ditiru, tapi berat tidak akan bisa berbohong, karena bagaimanapun massa emas dan logam lainnya berbeda.

__ADS_1


Setelah mereka mendengar cara itu, tidaklah buruk, lagipula itu tidak merusak jamnya.


"Kamu kira ini bisa ditimbang sesuka hatimu?" Tatapan mata Bion mulai menunjukkan kegelisahan, dia tidak akan menimbangnya, karena dia tahu berat jam tidak bisa dipalsukan.


"Airish, kamu begitu iri pada Kak Bion sampai mengatakan jam tangannya itu palsu, bagaimana kalau jam tangannya itu asli? kenapa kak Bion harus menuruti semua perkataanmu?!” Gina bertanya pada Airish.


"Kalau jam ini asli, maka saya yang akan membayar makanan malam ini!" Airish berkata dengan penuh percaya diri. Jam tangan itu palsu, dan Airish sangat yakin.


Setelah mereka mendengarnya, mereka menatap kearah Bion. "Kak Bion, biarkan saja dia timbang, karena dia berani mengajak taruhan, maka kita kabulkan saja, lumayan kita bisa makan gratis!"


Bion seketika panik, dia tidak berhenti mencucurkan keringat dingin.


Dia tidak menyangka kalau Airish tidak akan melepaskan persoalan tentang jam tangannya.


"Jam tangan ini harus ditimbang dengan timbangan khusus, tapi kita tidak punya, lalu bagaimana? Apa ditimbang dengan tangan saja sudah bisa Bion berbalik bertanya.


"Baiklah, karena perkataanmu ada benarnya, kita memang tidak memiliki timbangan khusus, kalau begitu, kamu perlihatkan saja padaku sebentar, hanya sebentar" Airish tersenyum.


"Apa yang akan kamu lakukan. Membanting jamku?" Bion bertanya dengan waspada.


Airish menggelengkan kepalanya, dia tidak perlu membanting jam tangan Bion untuk mengetahui keasliannya, perkataannya soal membanting jam tadi hanya untuk meledek Bion!"


"Baik, kalau mau lihat ya lihat!" Bion tahu kalau dia tidak mengizinkan Airish untuk melihatnya. Airish tidak akan menyudahi masalah ini, jadi dia melepas jam tangan itu dan meminjamkannya pada Airish lalu berkata. "Banyak mata yang melihat, kalau kamu berani membantingnya, maka kamu harus mengganti sesuai harganya!"


Bion yakin kalau Airish tidak akan membantingnya, kalau tidak ditimbang, keaslian jam tangan emas itu tidak akan ketahuan, lagipula ini adalah tiruan premium, kalau dilihat saja tidak akan tahu kalau jam itu palsu, kecuali yang memeriksa adalah ahli jam tangan, dia tidak percaya Airish bisa melakukannya hanya dengan melihat sekilas.


Airish mengambil jam tangan emas milik Bion dan menggenggamnya sebentar, lalu mengembalikannya kepada Bion.


"Begitu saja?" Bion mengambil kembali jam tangan miliknya dan menatap Airish dengan kebingungan. Melihat sekilas saja kamu sudah bisa tahu jam ini asli atau palsu?"


"Benar, saya hanya perlu melihat sekilas!" Airish menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Hm, berpura-pura hebat....." Bion mendengus, dan memakai kembali jam tangannya.


Saat semua orang sedang menunggu Airish untuk membuktikan ucapannya, Gina tiba-tiba berteriak. "Kak Bion, coba...coba lihat jam tanganmu...."


Bion tercengang, dia seketika melihat kearah jam tangannya dan sekujur tubuhnya membeku.


Teman-teman lainnya juga kebingungan dan melihat jam tangan Bion, dan seketika, mereka semua tercengang.


Mereka melihat jam tangan emas milik Bion yang kehilangan kilauan emasnya, dan berubah menjadi warna merah tembaga, jelas kalau jam tangan itu luntur.


Seketika itu, dapat dipastikan kalau jam tangannya itu palsu, bagaimana mungkin emas asli bisa luntur?


Mereka menatap Bion dengan tatapan heran, dan suasananya menjadi sangat canggung.


"Tiruan ini kualitasnya jelek sekali, membuat tanganku penuh dengan bubuk pewarna emas!”


Airish mengambil selembar tissue dan membersihkan tangannya, dan diam-diam menyeringai.


Wajah Bion seketika menjadi muram, raut wajahnya sangat jelek.


Dan Gina yang ada disampingnya menatap Bion dengan tatapan terkejut, dia tidak tahu harus berkata apa apa.


Jelas-jelas Bion adalah sosok yang amat dibanggakan, namun sekarang dia merasa wajahnya panas dan tidak berani menatap orang disekitarnya


"Kak Bion, apakah temanmu itu membohongimu? Mana mungkin jam yang dibeli dari Swiss itu palsu?" Ada orang yang tidak tahan dan bertanya.


Seketika, hal ini membuat Bion tersadar.


Dia menjadi senang sesaat, dan mengangkat kepalanya. "Pasti bajingan itu membohongiku, menghabiskan puluhan juta hanya untuk membeli sebuah jam palsu darinya, kalau tertangkap olehku, dia tidak akan aku ampuni!"


Sambil berkata, Bion membanting jam tangannya ke lantai hingga hancur.

__ADS_1


Hanya saja ada beberapa orang yang menatap Bion dengan tatapan yang berbeda, kepercayaan mereka padanya sirna begitu saja, jelas-jelas Bion hanya sedang berlagak.


"Penipu ini jahat sekali, hanya jam tangan puluhan juta, untuk apa Kak Bion membeli yang palsu, asal tahu ya, kak Bion ini mengendarai mobil 1 miliar lebih, untuk apa berlagak dengan barang palsu?" Gina yang berdiri disisi Bion seketika membantunya menjelaskan.


__ADS_2