
Semua orang sedang memuji Bion dan Gina, membuat mereka seolah berjalan diatas awan.
"Hanya demi sesuap nasi, orang sukses apanya, jam ini juga jam murah, saya meminta seorang teman untuk membawakannya dari Swiss, hanya tiga puluh jutaan saja!"
Meskipun Bion terlihat merendah, namun sebenarnya nada bicaranya sedang pamer.
Sebenarnya saat Bion mengatakan hal itu, siapa yang mendengarnya pun tahu kalau dia sedang pamer, hanya saja tidak ada yang berani mengutarakannya.
Mereka hanya membiarkan Bion menyombongkan diri.
"Kak Bion tidak hanya tampan, kaya pula, benar-benar pria sempurna!"
"Gina, kalau kamu putus dengan Kak Bion saya akan langsung mengambil tempatmu, walaupun menjadi pacar seharinya saja, saya juga rela...."
Sekelompok orang itu "Wah, tiga puluh juta lebih? Saya harus bekerja keras untuk sepuluh tahun baru bisa membeli jam tangan Kak Bion!"
"Jangan membandingkan satu sama lain, itu akan melelahkan!"
Hal itu membuat Bion dan Gina tertawa terbahak-bahak, bisa menjadi sosok yang membuat orang lain iri, benar-benar sangat menyenangkan.
"Saya ingat dulu Kak Bion pernah berpacaran dengan Elsa, kenapa kalian putus?"
Seorang wanita yang berambut panjang dan mengenakan gaun, tiba-tiba bertanya.
Wanita itu bernama Tiara, dia dulu juga teman sekamarnya Elsa, jadi dia tahu beberapa hal tentang Elsa dan Bion.
Pertanyaan Tiara sontak membuat semua orang terdiam, suasananya menjadi canggung.
Meskipun Elsa dan Gina adalah teman sekamar, sekarang Gina jelas-jelas merebut pacarnya Elsa, yang terkesan sedikit tidak pantas.
Bion yang melihat situasi itu segera memasang raut wajah sedih, seolah enggan untuk menceritakannya. "Sulit untuk diceritakan, sebenarnya saya paling tidak ingin menceritakan kejadian itu, saya sudah berkorban sangat banyak demi Elsa, tapi dia malah tidak menghargainya, selain boros dia juga suka ke bar, setelah itu dia menjadi wanita penari di bar. saya sudah tidak tahan lagi...."
Bion menceritakannya dengan menyentuh, membuat sekelompok orang itu menatapnya dengan kasihan.
Sepertinya Bion sangat mengerti tentang Elsa, bahkan dia juga tahu kalau Elsa pergi menjadi wanita penari.
__ADS_1
"Kenapa Elsa bisa seperti itu? Dulu saat disekolah sama sekali tidak kelihatan kalau dia adalah wanita yang suka ke bar dan menjadi penari.
"Rambut sama-sama hitam, hati tidak ada yang tahu, kita lihat Elsa begitu polos, ternyata kenyataannya tidak seperti itu!"
"Kak Bion kasihan sekali ya, pria sebaik itu, malah disia-siakan oleh Elsa!"
"Saya dengar Elsa juga akan menghadiri acara reuni kali ini, entah punya keberanian dari mana!"
"Kak Bion, wanita seperti itu tidak pantas untuk membuatmu sedih, sekarang kamu dan Gina juga sangat serasi!"
Sekelompok orang itu mulai menghujat Elsa dan menghibur Bion.
Air mata menggenang di mata Bion, dia lalu mengangguk. "Syukurlah saya bertemu dengan Gina, dia adalah sandaranku dalam suka dan duka!"
Bisa dikatakan Bion cukup pintar berakting, dia bisa menarik simpati semua orang dan membuat mereka membenci Elsa.
Elsa yang tidak tahu apa-apa sudah menjadi bahan cercaan sekelompok orang.
"Aduh, saya sudah tinggal bersamanya selama tiga tahun, benar-benar tidak menyangka dia adalah orang seperti itu.....”
Baru saja Celine menyelesaikan kalimatnya, semua orang menjadi heboh, mereka menatap Celine dengan tidak percaya.
"Celine, kamu mendapat informasi dari siapa? Apakah terpercaya?" Gina bertanya pada Celine.
"Saya dengar dari Tiara, semalam kami berbicara di telepon, dia mengatakan padaku kalau Elsa sekarang berpacaran dengan seorang pria yang baru bebas dari penjara, saya yang mendengarnya juga sangat kaget, tapi Elsa saja sudah menjadi wanita penari, berpacaran dengan mantan narapidana juga tidak di herankan lagi!" Celine berkata.
Gina yang mendengarnya seketika tersenyum sumringah, dia sedang memperhitungkan, kalau Elsa datang bersama dengan pacarnya, maka dia pasti akan mempermalukan Elsa. Bion yang mendengar kalau Elsa memacari seorang mantan narapidana juga menyeringai di belakang. Dan pada saat itu, Tiara yang masuk langsung menyapa mereka semua. "Halo semuanya, apa kabar, lama tidak berjumpa...."
" Apa kabar semuanya...." Elsa juga menyapa sambil tersenyum kepada mereka semua, dan saat dia melihat Bion, dia langsung mengalihkan pandangannya dan tidak berani bertatapan langsung dengannya.
Elsa takut kalau dia tidak akan bisa mengontrol dirinya, dan langsung mengamuk pada Bion, karena bagaimanapun Bion membuatnya sangat celaka, tapi ini adalah acara reuni, Elsa tidak mau merusak suasana.
Elsa yang mengelakkan pandangannya dari Bion, membuat semua orang semakin percaya dengan perkataan Bion, Elsa pasti sudah melakukan sesuatu yang salah, makanya dia tidak berani menatap Bion langsung.
Tiara dan Elsa yang sudah menyapa merasa kebingungan saat mendapati semua orang menatap Elsa dengan tatapan yang aneh.
__ADS_1
"Elsa, tidak disangka kamu adalah orang seperti itu ya, masih punya muka untuk datang menghadiri acara reuni, saya sudah salah menilai mu...."
Saat itu, Tiara yang tidak dapat menahan emosinya berkata pada Elsa seketika. Elsa menjadi semakin bingung, dia tidak tahu apa yang sedang dibicarakan oleh Tiara.
"Tiara, apa Elsa menyinggung kamu? Kita semua sudah lama tidak bertemu, kenapa kamu malah berkata seperti itu?"
Tiara membantu Elsa berbicara dan menegur Celine.
Namun pada saat Celine hendak berbicara lagi, Bion berdiri. "Sudahlah, masalah yang sudah berlalu jangan dibahas lagi, hari ini kita makan dan minum sepuasnya, jangan ada yang merusak suasana...."
Setelah Bion membuka mulut, Celine pun tidak berkata apapun lagi.
"Aneh-aneh saja..." Tiara menarik Elsa dan duduk di kursi, sedangkan Airish juga tidak segan-segan lagi dan duduk disamping Elsa.
Mereka menatap Airish dari atas kebawah dan menilainya, tatapan mereka terlihat penuh kejijikan dan penghinaan.
"Elsa, siapa pria ini? Ini kan acara reuni sekolah kita, kenapa kamu malah membawa orang luar?" Gina membuka suara, dan bertanya pada Elsa.
Dia sengaja bertanya seperti itu karena dia ingin melihat bagaimana cara Elsa menjawab.
Elsa menatap Airish dan membuka mulutnya, namun dia tidak tahu harus bagaimana memperkenalkannya.
Karena kalau mengatakan Airish adalah pacarnya, mereka juga tidak memiliki hubungan yang resmi.
Kalau mengatakan Airish temannya, di acara reuni sekolah seperti ini akan kurang pantas, karena acara reuni ini khusus untuk alumni satu sekolah.
"Halo semuanya, nama saya Airish, saya adalah pacarnya Elsa...."
Airish bangkit berdiri dengan percaya diri, dan memperkenalkan dirinya.
Mendengar Airish memperkenalkan diri, Elsa seketika terlihat bahagia dan mengangguk pada Gina. "Dia adalah pacarku...."
Gina menatap dan menilai Airish, tatapannya penuh penghinaan dan bertanya. "Kerja apa pacarmu ini?"
"Kami bekerja sebagai staf pemasaran disebuah perusahaan..." Elsa berkata dengan jujur.
__ADS_1