Cinta Lama Bersemi Kembali

Cinta Lama Bersemi Kembali
Kembali Ke Villa


__ADS_3

Meskipun Vota sangat marah, tetapi pikirannya tidak kacau. Dia tahu bahwa Kawamatsu tidak berani menyentuh Airish, pasti ada alasan dibalik itu.


"Ayah, anak itu........'


"Tutup mulutmu." Tidak menunggu Faisal selesai berbicara, Vota menatapnya dengan tatapan penuh amarah, membuat Faisal takut dan tidak berani berkata apa-apa! "Paman Vota. Saya sangat kenal dengan Airish. Dia tidak memiliki latar belakang yang luar biasa. Saya sudah kenal dengannya sejak masuk perguruan tinggi. Ayahnya dulu adalah seorang kontraktor bangunan. Sekarang sudah tewas di bunuh oleh anak buah Faisal. Kamu jangan terkecoh olehnya!"


Delilah membereskan pakaiannya dan berkata kepada Vota.


"Apa yang kamu tahu!" Vota memberi Delilah tatapan dingin. "Gara-gara pandangan perempuan, Faisal tidak akan seperti ini jika bukan karena kamu. Dasar pembawa sial!"


Setelah Vota selesai berbicara, dia langsung pergi. Sebenarnya Vota menentang pernikahan Faisal dengan Delilah. Lagipula kedua keluarga mereka sama sekali tidak sebanding. Tidak tahu dengan cara apa Delilah bisa membuat Faisal terpana padanya, sehingga Vota harus merestui pernikahan mereka.


Wajah Faisal berubah merah dan pucat ketika Vota memarahinya, tapi dia tidak berani untuk membantah sepatah kata pun. Ini adalah harga yang harus dibayar jika dia ingin menikah dengan keluarga kaya raya.


"Dasar Airish, saya pasti tidak akan membiarkannya begitu saja!"


Setelah Vota pergi, Delilah menggertakkan giginya!


Dia tidak berani untuk berbuat apa-apa terhadap Vota dan Faisal. Jadi dia hanya bisa melampiaskan semua amarahnya kepada Airish!


Di kediaman Zeni, Kawamatsu dan Airish bertiga sedang menikmati waktu sambil meminum anggur merah. Mereka makan dengan sangat gembira!


Para pelayan disamping melihat Airish yang masih muda, bisa duduk bersama dua tokoh besar di kota Bandung sambil berbicara dan tertawa. Mereka semua cukup iri!


"Tuan Airish. Hari ini kita hanya makan biasa saja. Besok, saya akan mengadakan perjamuan besar di Hotel Horison dan mengundang orang-orang dari pemerintah Kota Bandung dan para kalangan bisnis untuk hadir. Saya ingin memperkenalkan tuan Airish secara langsung....." Zeni berkata dengan wajah bangganya. Arti dari kata-kata Zeni sangat jelas. Yaitu membuka jalan untuk Airish. Setelah perjamuan kali ini, takutnya tidak ada lagi yang berani untuk mengganggu Airish di kota Bandung lagi.

__ADS_1


Airish ingin menolaknya. Dia tidak mau terlalu heboh. Dia hanya ingin melatih dirinya dengan tenteram! Namun, sebelum Airish membuka mulutnya, Kawamatsu mengatakan. "Kalau begitu, saya mewakili tuan Airish untuk berterima kasih kepada tuan Zeni. Dengan perkenalan kali ini, akan lebih mudah bagi tuan Airish untuk bertindak di kota Bandung!"


Airish melihat Kawamatsu mewakilinya untuk menjawab hal itu, dia juga tidak bisa mengatakan apa apa lagi, hanya bisa mengangguk sedikit dan berkata: "Tuan Zeni kamu terlalu sungkan!"


Setelah tiga orang itu saling menyapa, Airish dan Kawamatsu pun pergi!


"Tuan, bawahanmu baru saja mewakili dirimu untuk menerima undangan itu. Kuharap tuan tidak menyalahkan ku. Meskipun Negeri Akhirat kita berkembang pesat, dan pengaruhnya juga telah berkembang. Tetapi selain di kota Bandung, kita sekarang sangat susah untuk berpindah. Dan juga banyak pasukan yang mengincar kota Bandung jadi kami hanya bisa memperkuat jaringan hubungan kami!"


Di dalam mobil, Kawamatsu berbisik dan menjelaskan kepada Airish.


Airish tertegun: "Bukankah kamu adalah Ketua Mafia di kota Bandung? Apakah masih ada orang yang berani melawan dirimu?"


Airish tidak mengerti.


Kawamatsu di kota Bandung bagaikan langit. Selain politisi, siapa lagi yang berani mengganggu Kawamatsu?


Setiap tahun pasti melawan satu sama lain, dan saling melukai. Tapi, pemimpin Yayasan Al Hikmah Lycan, tidak tahu dimana dia belajar jurus Qi Gong Saya takut saya bukan lagi lawannya sekarang!"


Melihat Kawamatsu, Airish dapat melihat bahwa Kawamatsu tidak memiliki kehidupan yang baik beberapa tahun terakhir ini. Di mata orang luar, yang mereka lihat hanya penampilannya saja.


Orang orang seperti mereka, nyawanya berada dalam bahaya setiap saat!


"Jika ada orang yang cari masalah denganmu, kamu boleh langsung saja mencari ku!" Airish berkata dingin.


Karena Yayasan Teratai adalah markas bawahannya. Tentu saja Airish tidak bisa mengabaikannya. Kawamatsu sangat senang. "Adanya kata-kata dari tuan, saya tidak takut akan apapun lagi. Di depan tuan, hantu dan dewa juga memberi jalan, apalagi hanya seorang Lycan?"

__ADS_1


Kawamatsu melihat sendiri Airish menghancurkan sembilan naga hari ini. Dia juga sangat terkejut dan kagum! Airish tersenyum. Dia tidak menyangka bahwa Kawamatsu begitu pandai untuk mengangkat seseorang dengan kata-katanya. Setelah Airish pulang, orang tuanya tidak ada di rumah. Mereka seharusnya pergi keluar untuk jalan-jalan. Lingkungan seperti ini, akan lebih baik untuk banyak pergi keluar. Tidak ada yang mengganggu. Airish mulai berlatih di kamarnya.


Dia harus mempergunakan waktu sebaik-baiknya untuk berlatih, karena dia tidak tahu apa yang akan dia hadapi nanti.


Meskipun Mukhlas mengatakan dia akan memberinya kesempatan besar suatu hari nanti. Siapa tahu kesempatan itu juga akan disertai dengan bahaya.


Airish duduk bersilang kaki dan mulai bermeditasi. Airish berlatih sepanjang malam tanpa makan malam sama sekali!


"Hu...."


Ketika Airish membuka mata, asap berwarna hitam bertubi-tubi keluar dari mulutnya.


"Tidak disangka kekuatan dendam naga bisa begitu hebat....."


Airish dengan lembut mengepalkan tinjunya dan merasakan kekuatan dalam tubuhnya. Tidak disangka Airish bisa menerobosnya.


Sekarang, Airish telah mencapai tingkatan kelima dalam latihan Qi Gong. Ketika dia di penjara selama setahun dan berlatih di bawah bimbingan Mukhlas, dia baru saja menerobos tingkat 4 dalam latihan Qi Gong. Tapi kemarin, dia menyerap kekuatan sembilan naga dan langsung bisa menerobos ke tingkatan ke 5, yang membuat Airish sangat gembira.


Airish sepertinya menemukan cara untuk mempercepat pelatihannya. Selama dia bisa menyerap lebih banyak kekuatan kebencian dan melatihnya maka pelatihannya akan berkembang pesat.


Sangat disayangkan bahwa hal semacam ini tidak selalu bisa ditemukan. Di mana kita dapat menemukan begitu banyak energi kebencian. Airish dengan lembut menghela napasnya. Airish beranjak dari tempat tidur, dan merapikan pakaiannya!


"Apakah itu ibu?"


Saat itu, suara Shinta terdengar dari ruang tamu di luar.

__ADS_1


Ketika Shinta melihat Airish sedang beranjak turun dari kasurnya dan sedang merapikan bajunya, Shinta tertegun. "Bukankah kamu sudah bangun sekarang?"


"Kenapa? Ibu tidak ingin saya bangun?


__ADS_2