Cinta Lama Bersemi Kembali

Cinta Lama Bersemi Kembali
Bayu Memanggil Baron


__ADS_3

Melihat Bayu datang dengan membawa sekelompok orang, Tiara terkejut dan memucat, dia melepaskan Elsa dan tidak tahu harus berbuat apa. Elsa yang melihat orang-orang berwajah sangar itu juga seketika ketakutan. Hanya Airish yang tetap duduk tenang.


"Sialan, bernyali juga kamu, karena kamu tidak kabur, saya juga akan memperlihatkan kehebatanku padamu hari ini" Bayu berkata sambil meraih sebuah botol dan menerjang kearah Airish.


"Kak Bayu...." Tiara yang melihatnya segera menghampiri dan menghalangi Bayu.


"Kak Bayu, jangan marah, dia sudah menyesali perbuatannya tadi, saya memberitahunya status Kak Bayu dan dia sudah ketakutan, Kak Bayu, demi saya, ampunilah dia kali ini, saya tidak akan menerima pembayaran dari Kak Bayu untuk beberapa malam, dan dia juga akan mengeluarkan uang untuk ganti rugi pada Kak Bayu...."


Awalnya Bayu tidak berniat mengampuninya dengan mudah, tapi setelah mendengar kalau dia akan membayar ganti rugi, dia langsung meletakkan botol ditangannya, dan bertanya pada Tiara. "Berapa yang akan dia bayar? Kepalaku ini tidak bisa dipukuli oleh sembarangan orang.


Tiara tercengang, bagaimana dia tahu Airish akan mengeluarkan uang sebanyak apa, dia kemudian menatap Airish dan bertanya. "Kak Bayu bertanya padamu, berapa uang yang akan kamu bayarkan untuk ini? Aku Beritahu ya, kalau bukan karena aku katakan akan membayar ganti rugi, Kak Bayu tidak akan menyelesaikan masalah ini dengan cara damai. Meskipun kamu meminta maaf kepada kak Bayu, kak Bayu pasti akan membuatmu menjadi cacat!" Tiara mencoba menakuti Airish dan berharap Airish akan membayar uang yang cukup untuk mengganti rugi pria ini, dan mengakhiri masalah.


Melihat Tiara tidak berhenti mengangkatnya, Bayu mulai tersenyum.


Melihat Airish tidak akan membayar walaupun seribu rupiah, Bayu seketika mengamuk. "Sialan, berani mempermainkan aku, Aku akan membunuhmu...."


Tiara juga seketika mengamuk. "Airish, apa maksudmu? Saya sedang membantumu memohon belas kasihan, kamu malah tidak tahu diri dan tidak mengeluarkan uang. Aku tidak akan menghiraukan kamu lagi....." Tiara sudah kesal dibuat Airish, kalau bukan karena Elsa, dia pasti tidak akan memperdulikan Airish.


Tiara segera menghindar dan bersembunyi disamping, sedangkan Bayu meraih sebuah kursi dan bersiap menghantamkannya kearah Airish.


Kali ini dia membawa belasan orang, dia tidak takut lagi pada Airish, jelas mereka menang jumlah, jadi dia langsung turun tangan.


Dan pada saat dia menerjang kearah Airish, Airish tiba-tiba menjentikkan uang logam yang ada di tangannya, koin itu terbang kearahnya bagaikan sebuah peluru, dan langsung menembus pergelangan tangan Bayu.

__ADS_1


Suara teriakan kesakitan terdengar, kursi yang ada ditangannya seketika terlepas dari genggamannya, dia melihat pergelangan tangannya yang sudah berdarah sejak tadi.


"Bunuh dia! bunuh dia sekarang...." Bayu berteriak marah.


Belasan orang yang ada dibelakangnya langsung menerjang ke Airish.


"Kak Airish..." Elsa yang melihat itu seketika berteriak, dia ingin pergi melindungi Airish tapi Tiara memeganginya dengan erat.


Kalau Elsa kesana sekarang, itu sama saja dengan mengantar diri pada kematian. Airish melihat belasan orang itu menerjang kearahnya, dan dia tetap duduk di kursi tanpa bergerak sedikitpun, raut wajahnya juga tidak berubah.


Hanya saja, dia meraih sepiring kacang yang ada dimeja, mengambil segenggam dan melemparkannya kepada belasan orang itu.


Melihat Airish melemparkan segenggam kacang pada mereka, mereka sama sekali tidak bergeming, dan tidak menghindar.


Mereka berfikir luka seperti apa yang akan diakibatkan beberapa butir kacang?


Melihat adegan itu, Bayu seketika tercengang, sekujur tubuhnya seperti terpaku, dan tidak bisa bergerak, dia menatap bawahannya yang sudah tersungkur didepannya dalam diam.


"Ada....ada apa ini?" Bayu menelan ludahnya.


Tidak ada yang menjawabnya, karena Tiara juga sudah terkejut dan kebingungan sejak tadi, dia tidak menyangka Airish sehebat itu, Tiara menoleh kearah Elsa, dan berharap Elsa akan menjelaskan situasi ini kepadanya, kenapa Airish bisa sehebat itu.


Tapi Elsa juga terlihat sama bingungnya dengan dia, dia sendiri tidak tahu kenapa Airish bisa sehebat itu, hanya beberapa butir kacang bisa menumbangkan belasan orang, benar-benar tidak bisa dipercaya.

__ADS_1


"Kamu masih mau membunuhku?" Airish tiba-tiba bertanya sementara pada wajahnya terlihat tenang.


Pria itu kembali menelan ludah, dia ingin mengatakan sesuatu, tapi kejadian itu membuat dia tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun.


Setelah sesaat, Bayu akhirnya tersadar dari keterkejutannya, dia mencoba menarik nafas dan berkata pada Airish.


"Sialan, hebat juga kamu, tapi apakah kamu tahu siapa saya? Saya adalah anggota yayasan Budi Suci, jalanan ini adalah wilayah yayasan Budi Suci. Kamu berani memukuliku, itu akan menjadikanmu musuh seluruh yayasan Budi Suci..."


"Kenapa juga kalau saya menjadi musuh yayasan Budi Suci? Kalau kamu hebat, tunjukkan saja kemampuanmu.....” Airish berkata sambil tersenyum sinis.


Wajah Bayu seketika memerah, dia kemudian mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.


Entah siapa yang dia hubungi, tapi mereka yakin kalau Bayu pasti menghubungi bala bantuan.


Segera, setelah panggilan telepon itu berakhir, Bayu tersenyum bangga. "Bocah, habislah kamu, kali ini Kak Baron akan turun tangan sendiri, walaupun kamu punya seratus nyawa, kamu juga tidak akan bisa keluar dari sini dengan selamat....!"


Bayu ternyata menelpon Baron, sekarang Timotius sedang tidak mengurus yayasan Budi Suci, dan seluruh persoalan diserahkan kepada Baron, dan sekarang terjadi masalah seperti ini, jadi dia hanya bisa menghubungi Baron.


Setelah mendengar nama Baron, Airish langsung tertawa, dia baru saja keluar dari ruangan Baron, tidak disangka akan bertemu lagi dengannya.


"Baiklah, kalau begitu, saya akan menantikan dia, bagaimana Kak Baron yang kamu banggakan itu akan membunuhku..." Airish berkata dengan ekspresi jijik.


Sedangkan Tiara yang ada disamping kembali memucat ketika mendengar nama Kak Baron, dia segera berbisik pada Elsa. "Elsa, kamu bujuk lah Airish, kita pergi saja, jangan mengira kemampuannya itu sudah sangat hebat dan tidak takut pada siapapun, saya beritahu, Kak Baron itu adalah tangan kanan Timotius, pemimpin Yayasan Budi Suci, dia sangat hebat, dan juga sangat kejam. Kalau dia benar-benar datang, maka Airish bisa mati...."

__ADS_1


Elsa yang mendengarnya juga ketakutan, dia segera mengangguk, dan segera menghampiri Airish dan berbisik. "Kak Airish, kita pergi saja ya, ini sudah terlalu larut...“


Elsa tidak memberitahu kehebatan Baron pada Airish, karena dia tahu kalau Airish sudah menggebu-gebu, kalau dia memberitahunya dengan jujur, Airish pasti tidak akan mau pergi.


__ADS_2