
Elsa berkata dengan jujur.
"Staf pemasaran? Kalau begitu gajinya pasti banyak ya? Katanya sekarang staf pemasaran itu penghasilannya lumayan banyak...."
Gina terus bertanya, dengan seperti itu dia akan mendapatkan informasi tentang Airish sedetail detailnya.
"Saya....saya juga tidak tahu, kami baru mulai bekerja beberapa hari yang lalu!"
Elsa berkata dengan acuh tak acuh, dia sangat malas menghiraukan Gina.
Tapi semakin Elsa tidak ingin menghiraukannya, semakin Gina merasa puas, dia sengaja bertanya pada Elsa. "Kalau begitu, sebelum menjadi staf pemasaran, pacarmu ini bekerja dimana?"
Gina mendesak Elsa agar mengatakan kalau Airish pernah dipenjara, dengan begitu dia akan bisa mempermalukan Elsa.
Elsa tidak menjawab lagi, karena dia tidak tahu harus menjawab apa, karena Airish juga baru dibebaskan dari penjara, dia tidak bisa mengatakannya dengan enteng, kalau sampai menjadi bahan olokan orang, Airish pasti akan sangat malu.
"Kenapa malu-malu? Kita semua teman lama, tidak ada hal yang memalukan,
kalau pekerjaan pacarmu kurang layak, kami sebagai
dan melangkah masuk, Airish mengikuti di teman bisa membantunya mencarikan pekerjaan! Hanya saja, kami juga harus mengerti seluk-beluknya dulu dong!"
Gina membuat perkataannya terdengar sangat manis, hanya saja dia tidak berniat membantu Airish mencari pekerjaan, dia hanya ingin membuat Elsa merasa malu dengan menceritakan informasi tentang Airish sedetail detailnya.
"Saya....saya juga tidak tahu, kami baru mulai bekerja beberapa hari yang lalu!" Elsa berkata dengan acuh tak acuh, dia sangat malas menghiraukan Gina.
"Gina, kamu petugas pajak ya? Untuk apa menanyakan ini dan itu, cepat pesan saja makanan...."
__ADS_1
Tiara segera menyela perkataan Elsa yang sudah membuat Elsa merasa tidak nyaman. Tapi Gina tetap tidak peduli, dia kembali bertanya pada Elsa dengan wajah sendu. "Elsa, apakah pekerjaan lama pacarmu itu bersifat rahasia? Atau ada sesuatu yang tidak bisa dikatakan, misalnya, mantan narapidana?"
Gina yang bertele-tele tiba-tiba merujuk pada topik pembicaraannya.
Mendengar perkataan Gina, Elsa seketika terkejut, dia tidak pernah memberitahu siapapun tentang hal ini, bagaimana Gina bisa mengetahuinya?
Pada saat itu tatapan Elsa tertuju pada Tiara, karena hanya Tiara yang tahu mengenai Dave yang pernah dipenjara.
Tiara juga terkejut, dia kemudian menatap kearah Celine dengan marah. "Celine, apa kamu yang menyebarkan gosip?"
Semalam Tiara sempat memberitahu Celine, dan kalau Gina bisa tahu, berarti Celine lah yang memberitahunya.
"Tiara, apa maksudmu menyebarkan gosip? Saya kan sedang mengatakan fakta!”
Celine juga tidak mengelak dan langsung mengaku, hal ini membuat Tiara jengkel, dan sedikit khawatir.
Karena Celine juga tahu dia yang berprofesi sebagai wanita panggilan, kalau sampai itu juga dibocorkan, maka dia akan sangat malu.
"Elsa, kenapa kamu tidak berani mengatakan kalau pacarmu pernah dipenjara, kami juga tidak akan menghujatnya, dengan statusmu saat ini kalian berdua itu sangat serasi, yang satu wanita penari dan yang satunya lagi mantan narapidana, benar-benar pasangan yang cocok...."
"Hahaha...." Perkataan Elsa langsung membuat semua orang yang ada disana tertawa terbahak-bahak, tatapan mereka penuh dengan penghinaan.
Elsa sudah kesal hingga wajahnya memerah, dia tidak ingin datang karena dia tahu kalau dia pasti akan dihina oleh teman-temannya, sekarang sudah terlanjur,dan dia juga sudah tidak punya keberanian untuk tetap tinggal disana lagi.
Dia berdiri perlahan dan hendak pergi dari sana, namun Airish menahannya. "Elsa, kita belum makan, mana boleh pergi begitu saja, makan dulu baru dibicarakan lagi!"
"Benar, kami hanya bercanda kok, kenapa marah? Lihatlah pacarmu begitu murah hati, kalau bukan karena acara reuni ini diadakan di Hotel Horison, mungkin seumur hidup kamu tidak akan pernah bisa makan disini, kalau kamu takut tidak sanggup membayar bagianmu, tidak apa apa, katakan saja padaku, saya akan membantumu membayarnya, beberapa juta itu tidak ada artinya bagiku....." Gina mencibir pada Elsa.
__ADS_1
Perkataan Gina membuat Elsa tidak bisa pergi lagi, kalau dia pergi sekarang itu artinya dia tidak punya uang untuk membayar.
"Tidak perlu, uang segitu kami punya kok!" Airish berkata sambil tersenyum.
"Baiklah kalau begitu, karena kalian punya uang maka saya tidak perlu khawatir lagi, saya benar benar takut nanti kalian akan kabur setelah makan, itu akan sangat memalukan!" Gina berkata dan menatap kearah Bion. "Kak Bion, bukankah kamu sudah memesan menu jamuan sebelumnya, suruh mereka hidangkan!"
"Tidak masalah!" Bion tersenyum. "Kali ini saya memesan menu jamuan yang berharga lima puluh delapan juta delapan ratus delapan puluh delapan ribu, itu tidak termasuk dengan anggur, saya sudah memesan Chateau Palmer, kalau dihitung secara kasar, kita belasan orang akan membayar sekitar 18 juta, sekarang saya akan suruh mereka untuk hidangkan!"
Setelah berkata, Bion menelpon dan pintu ruangan VIP terbuka, satu per satu hidangan mewah mulai disajikan.
Hanya saja sekelompok orang itu tidak ada yang merasa bahagia setelah melihat hidangan mewah itu, karena bagaimanapun mereka baru bekerja belum lama, mereka juga belum mempunyai uang yang cukup untuk ditabung, dan acara reuni kali ini membuat mereka harus membayar 18 juta hanya untuk sekali makan, mereka tentu merasa tidak rela, mereka tidak mempunyai uang untuk membayar. Bion yang melihat raut wajah mereka menyeringai. "Hari ini sebenarnya makanan yang dipesan tidak terlalu mahal, tapi saya mengerti kalau sebagian dari kalian pasti tidak memiliki uang sebanyak itu,begini saja, kalau kalian bersulang untukku, saya akan membayar bagian kalian....."
Setelah selesai berkata, Bion melirik kearah Elsa dan Airish, dia jelas sedang menargetkan mereka berdua.
"Kak Bion yang luar biasa, saya akan bersulang untukmu...."
Baru saja dia selesai berkata, sudah ada orang yang mengangkat gelasnya dan bersulang untuknya.
Segera, mereka semua menyanjung dan bersulang untuk Bion, hanya tersisa Elsa, Airish dan Tiara bertiga.
"Tiara, kamu tidak mau bersulang untuk Kak Bion?" Tanya Celine.
"Kalau hanya 18 juta saya punya kok...' Tiara sangat jelas mengatakan kalau dia punya uang dan tidak mau bersulang untuk Bion.
"Untuk apa berlagak kaya, kamu harus tidur dengan berapa orang baru bisa mendapatkan kembali 18 juta ini, saya bermaksud baik kamu malah tidak tahu diri..."
Celine memutar bola matanya. Perkataan itu langsung membuat semua orang yang ada disana bagai tersambar petir, suasana menjadi heboh dan mereka menatap Tiara.
__ADS_1
Tiara menjadi pucat, tatapan semua orang padanya seperti memaksanya untuk masuk ke lubang tikus.
"Celine, sialan, kenapa bicara sembarangan? Percaya tidak saya akan membunuhmu....." Tiara seketika bangkit berdiri dan tangannya meraih botol anggur.