Cinta Tuan Muda Tampan

Cinta Tuan Muda Tampan
Ep_100 S2.. Berseri-seri


__ADS_3

Sebelum nya.....


"Apa Kaka boleh meminta nya sekarang sayang..apa kau sudah siap?" tanya Farell sambil melerai pelukan mereka dan kini kedua nya saling tatap.


"Si..siap ka..R..Rini siap" kata Arini terbata karena hanyut akan tatapan mata Farell.


"Baiklah jangan menyesali keputusan mu sayang,Kaka sudah menahan diri sejak lama karena kaka takut menyakiti mu jadi sekarang tidak ada lagi yang perlu Kaka takutkan" bisik Farell sambil memainkan jari nya di sela-sela leher Arini yang mana malah membuat Arini benar-benar merem mang.


Setelahnya....


Setelah melakukan penyatuan untuk pertama kali nya kedua nya kini terkuak di atas ranjang mereka..Farell masih memeluk Arini dengan erat tanpa menyakiti tubuh istri tercinta nya.


Mereka terlelap hingga pagi menjelang..Arini terbangun karena merasa sedikit sesak di bagian perut nya..dia membuka mata nya dan melihat ke samping,dia menemukan sang suami tengah memeluk nya erat seakan takut kehilangan nya.

__ADS_1


"Lucu banget sih kalo tidur..I love you my sweet husband" kata Arini lirih sambil mengusap wajah Farell dan perlahan menyingkirkan tangan Farell yang bertengger di perut nya.


Arini bangun dengan perlahan takut mengusik ketenangan tidur nya..dia tau Farell pasti lelah setelah melakukan perjuangan surga dunia untuk pertama kali nya bahkan sampai menambah jatah dan berakhir kelelahan.. begitu pun dengan diri nya.


Arini beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri dari sisa percintaan mereka..dia mandi dengan bersih agar terlihat segar hingga tak menimbulkan kecurigaan kedua mertua nya.


Meski untuk jalan sedikit sakit dan perih tapi Arini berusaha keras agar bisa berjalan normal lagi..dia sungguh merutuki dirinya semalam yang benar-benar terhanyut dengan permainan Farell.


"Oh astaga apa-apaan sih kenapa juga harus mengingat hal itu ishhh memalukan" rutuk nya pada diri sendiri.


Saat keluar Arini melihat Farell sudah terbangun dan tengah duduk di ranjang dengan kepala menyandar pada kepala ranjang.


"Loh Kaka sudah bangun,maaf apa Rini mengganggu Kaka?" terkejut namun Arini bisa menormalkan kembali rasa terkejut nya.

__ADS_1


"Hmm..Kaka baru bangun karena guling Kaka hilang" jawab Farell sambil bangun dan berjalan menuju Arini lalu memeluk nya dan mellumat bibir manis Arini.


Arini tentu saja terkejut dengan ulah Farell tapi dia mengikuti permainan Farell hingga di rasa mulai kehabisan nafas baru lah Arini menepuk-nepuk bahu Farell agar menyudahi acara morning kiss mereka.


"Hmmm..hmmmm"


"Good morning my lovely wife" sapa Farell sambil mengusap sisa saliva yang tertinggal di bibir Arini.


"Morning too my sweet husband..mandi lah lalu kita sarapan Rini mau melihat Matthew dulu setelah ini" kata Arini membalas sapaan Farell.


"Hmm baiklah.. cups"


Farell beranjak menuju kamar mandi setelah mendaratkan kecupan hangat di kening Arini..wajah Arini begitu berseri-seri di pagi yang manis ini akibat ulah Farell.

__ADS_1


"Dia sangat manis..ah astaga inikah rasanya di cintai" kata Arini bergumam lirih sambil menepuk pipi nya yang terasa panas.


Arini memilih mengenakan pakaian karena dia rasa sebentar lagi jagoan nya akan bangun meski ada suster tapi dia juga ingin mengurus sendiri jagoannya.


__ADS_2